Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru

Jodoh Itu Unik: Lembaran Yang Baru
77. Pengawasan Rahasia.


Ledakan itu membuat Andre terdiam sambil menatap ke atas dengan bengong termenung, pikirkan kacau bercampur khawatir- gelisah, dan menyalahkan diri sendiri karena tak bisa menjaga dan melindungi Elisa dengan baik.


" Tidak!!! Tidak, Elisa ku mohon jangan seperti ini, jangan pergi tinggalkan aku- ini gak lucu. Kembalilah padaku, elisa- aku mau cari kamu kemana lagi yang seperti mu itu tidak ada lagi, nggak akan ada wanita yang seperti mu lagi di dunia ini. Aku mohon kembalilah padaku, jangan tinggalkan aku" Ucap Andre dengan parau sudah lemes.


Seluruh tubuh Andre bergetar hebat, tak bisa bicara lagi hanya di ungkapkan dengan air mata yang terus membanjir pipinya.


" Kevin, cari tahu di rumah sakit mana korban di bawa untuk perawatan" Zacky berbisik pada Kevin untuk bertanya-tanya.


" Baik paman zacky!" Kevin pergi meninggalkan tempat.


Sebelum pergi Kevin juga terdiam sambil menatap gedung sekali lagi yang runtuh sedikit demi sedikit, belum di ketahui ada korban jiwa atau tidak dalam kejadian tersebut hanya di ketahui korban luka-luka saja.


Berita itu tersebar luas di berbagai tempat, tapi di suatu tempat seorang wanita berdiri di depan jendela kaca besar dengan pemandangan gedung apartemen Andre yang terbakar, ia sangat puas dengan hasil yang ia lihat tersebut, wanita dengan elegannya sedang asiknya minum 🍷 anggur terlihat sangat senang karena kejadian kebakaran di gedung 50 lantai itu.


Datanglah seorang pria berjodet menghampiri yah, dengan jaket kulit tebal warna hitam legam


PRIA CODET : Nona Ariana, saya sudah melaksanakan tugas yang di perintahkan anda


ARIANA : Bagus, tak ada yang tahu kan dengan apa yang kau lakukan


PRIA CODET : Tidak ada


ARIANA : Bagus! Ambil uangmu, jangan pernah datang lagi ke sini


PRIA CODET : Baik!


Hp Try tiba-tiba berdering, dengan nomer baru belum ada nama yang tertera di sana.


" Hallo, ... Saya sendiri ada apa?... Keluarga dari siapa?... Ouh! baiklah kami akan segera kesana" Jawaban Try menanggapinya.


" Ada apa Try" Tanya Zacky yang saat ini penasaran karena ekspresi wajah try cukup menegangkan.


" Andre, sudah aku katakan jika Elisa pasti akan selamat dia ada di rumah sakit sekarang" Ucap try yang bicara dengan halusnya di samping Andre.


Menoleh ke samping menatap Try, menatap Try seakan tak percaya. " Apakah kau yakin, dia selamat lalu dimana dia sekarang?" Tanya Andre.


" Rumah sakit, Dream Hospital" Jawab Try yang saat ini terdiam, sedikit-sedikit bangkit di bantu Zacky dan Try yang menopang tubuhnya.


" Ayo, kita kesana sekarang" Ujar Andre yang saat ini sudah berdiri tegap dengan tatapan mata yang merah karena menangis, Andre menghapus air mata yah.


" Iya. ayo kita kesana" ucap Zacky.


Setelah sampai di sana, Andre mencari informasi dimana Elisa di rawat saat ini.


"Andre tunggu disini, biar aku saja yang mencari informasi" Ujar Zacky menahan Andre diam di tempat untuk menyerahkan urusan itu pada dirinya.


" Iya Dre biar kak Zacky saja" sambung try yang saat ini menahan tangan Andre.


Zacky menemui suster yang ada di depan untuk melihat data apakah ada pasien yang di maksud, sedangkan Andre terdiam dengan try yang hanya menonton.


ZACKY : Maaf, tadi kami mendapat kabar dari sini jika ada pasien bernama Elisa?...


Zacky Kebingungan dengan nama lengkap Elisa yang belum pernah di sebutkan, ia langsung menoleh pada Andre karena kebingungan. Andre langsung maju kedepannya, untuk mengambil alih untuk bertanya-tanya.


" Andre siapa nama asli Elisa" Tanya Zacky kebingungan, menoleh kepada Andre.


ANDRE : Maaf suster, saya suaminya apakah ada pasien wanita sekitar 20 tahunan yang datang kesini bernama Elisa Nurhaliza


SUSTER : Baik saya cari dulu datanya


ujarnya sambil sibuk mengoperasi komputer, saat sudah menemukan nama yang di cari.


SUSTER : Ouh ! beliau ada di ruang rawat bangsal 7, sebelah sana


Sambil menujukkan arahnya, Andre dan kedua temanya langsung berjalan menuju tempat yang di tunjukan.


TRY : Baiklah terimakasih


Diruangan yang di tuju, dokter baru saja keluar dari ruangan tersebut karena mengecek pasien lainya yang satu kamar dengan Elisa di rawat.


" Andre, itu Elisa" Ucap Try yang melihat Elisa berbaring di ranjang.


Mereka tanpa pikir panjang langsung masuk kedalam dengan serentak, membuat dokter sedang mengecek pasien yang satu kamar dengan Elisa menatap tajam.


DOKTER : Maaf! kalian Siapa?


TRY : Kami keluarga pasien


DOKTER : Tiga-tiga yah! keluarga pasien ?!tapi hanya satu saja yang di perbolehkan masuk, lagi pula 3 pria dengan 1 pasien wanita ini seperti mencurigakan. Apakah kalian benar keluarga pasien, bisa minta data diri kalian


TRY : Kamu!


" Try, tenanglah lebih baik kalian keluar dulu" Ucap Andre yang menahan tangan try yang sudah mengepal kesal.


ANDRE : Maaf, saya suaminya, mereka adalah kakak dan adik saya


DOKTER : Begitu! ikut dengan saya


ANDRE : Iya, baiklah


Beranda di ruangan dokter, ia berjalan duduk di tempatnya belum menyilakan Andre untuk duduk.


ANDRE : Bagaimana keadaannya


DOKTER : Boleh saya minta data diri anda dulu


ANDRE : Tidak bisakah anda katakan dulu keadaan pasien untuk saat ini, aku begitu sangat penasaran dan khawatir dengan kondisi yah


Dokter itu langsung menatap tajam pada Andre, yang saat ini dengan membulatkan matanya dengan sungguh-sungguh.


DOKTER : Pasien mengalami demam tinggi, flu, stress dan tekanan batin dalam, kurang istirahat hingga asam lambung naik. Apakah dia punya riwayat penyakit lambung, jangan terlalu membuat dia tertekan dan makan dengan teratur, hingga jam istirahat juga perhatikan


ANDRE : Baiklah terimakasih, akan saya perhatikan lebih baik lagi


ujar Andre yang sudah akan berbalik badan ia langsung di cegat dengan ucapan sang dokter.


DOKTER : Eh! apakah kamu lupa dengan janjimu, aku minta data dirimu dulu, seharusnya tidak kukatakan semua sebelumnya, aku belum memperoleh kau keluar sebelum kamu menujukan data dirimu


ANDRE : Ini buktinya


DOKTER : Bisa saja foto ini di edit


ANDRE : Apartemen ku baru saja kebakaran, semua data diriku ada di sana, jika ingin data diri lengkap. Aku harus pulang kerumah sedangkan rumahku ada di Indonesia


DOKTER : Alasan klasik, anda bener-bener hebat dalam drama, apakah anda seorang aktor


Andre menghela nafas yah, frustasi bagaimana cara untuk membuat dia percaya dan lolos dari pertanyaan bertubi-tubi saat ini, tiba-tiba ia teringat dengan buku pernikahan dan paspor yang ada di mobil.


ANDRE : Tunggu disini, akan aku tunjukan bukti yang mungkin kau percaya padaku jika aku benar-benar keluarganya


Andre berlari keluar menuju Zacky meminta kunci mobilnya. " Kak, minta kunci mobilku" ujar Andre yang meminta dengan tergesa-gesa.


" Untuk apa kau memintanya, jangan buat aneh-aneh dre" Ujar Zacky yang begitu khawatir.


" Dia mempersulit ku, jadi aku harus membuktikan kebenaran yah" Ucap Andre menjelaskan pada Zacky.


" Caranya" Tanya Zacky.


" Berikan saja kunci ku dulu" Ucap Andre yang panik.


" Ini" Zacky langsung memberikan kuncinya.


Karena kunci mobil ada padanya, setelah mendapat kunci mobil Andre bergegas menuju mobil yang terparkir di halaman, mencari di dasbor miliknya menemukan tas hitam, apa yang dia cari akhirnya ketemu.


Buku nikah Andre dan paspor milik Elisa dan milik yah, setelah itu ia kembali lagi keruangan dokter tadi.


ANDRE : Ini paspor kami, dan ini buku nikahku puas dengan bukti ini


Langsung menyerah bukti itu di depannya, dokter itu menatap sinis dan menaikkan satu alisnya.


DOKTER : Baik, kamu telah membulatkan tekad rupanya, untuk membuktikan kebenaran, seharusnya kamu jaga dia baik-baik bukan malah pergi meninggalkan dia sendiri


( Aneh sekali dengan dokter ini, bagaimana dia tahu bahwa aku pergi) gerutu andre dalam benaknya, Andre Kebingungan dengan penuh curiga pada dokter tersebut, heran seribu pertanyaan dalam benak Andre.


ANDRE : Bagaimana anda tahu jika aku pergi meninggalkan dia sendirian


ujar Andre kebingungan dengan ucapan dari sang dokter, menatap tajam penuh pertanyaan.


DOKTER : Hanya menebak karena dia datang bukan dengan suaminya, tapi malah datang dengan orang lain


Dokter itu seakan menyembunyikan sesuatu, ia terdiam sejenak mencari alasan yang tidak membuat Andre tidak curiga, masih tenang di tempat.


ANDRE : Apakah dia di bawa seseorang untuk datang kemari


DOKTER : Hemm-- seharusnya kamu tanyakan pada diri kamu sendiri, aku masih ada pasien lainnya. Saya permisi


Dokter itu menghindari apapun pandangan dan tatapan mata Andre yang mulai curiga padanya, ia langsung meninggalkan ruangan. Andre hanya bisa menatap kepergian sang dokter yang mencurigakan itu, terdiam sambil menatap sekeliling ruangan dokter.


( DOKTER VICTOR VALENTINO Seperti aku mendengar nama ini. Siapakah dia? apakah salah satu mata-mata kiriman papah lagi) Gerutu Andre yang saat ini penuh dengan pertanyaan.


Akhirnya Andre keluar dari ruangan tersebut setelah mengingat semuanya, dan akan mencari tahu tentang siapa si Victor itu.


Zacky dan Try langsung bangkit dari tempat duduk didepan ruangan Elisa, melihat Andre yang keluar dari ruangan si Dokter terlihat seperti orang linglung.


" Dre, ada apa? Elisa baik-baik saja kan" Tanya Zacky yang sangat penasaran dan khawatir.


" Hemm, Elisa baik-baik saja" Jawab Andre yang wajahnya penuh pertanyaan.


" Lalu ada apa dengan wajahmu, jika Elisa baik-baik saja seharusnya kamu sedikit agak lega" Ujar Try.


" Apakah sakit Elisa parah, tapi kamu tidak mau memberitahu pada kami agar kami tidak khawatir" Saut Zacky.


" Elisa hanya demam kak, tidak ada yang serius hanya saja aku di buat binggung dengan dokter yang menangani elisa" Penjelasan Andre.


" Maksudnya?" Try Kebingungan juga dengan ucapan Andre.


" Dia seperti tahu jika aku meninggalkan Elisa, dia tahu dari mana. Saat aku tanya dia malah berusaha menutupi dan menghindariku, bukankah itu cukup membuat curiga ku" Penjelasan Andre.


" Iya juga sih itu cukup aneh sih" Ujar Try yang mengelus-elus dagunya yang tak ada rambut jengot itu.


" Ada yang lebih aneh lagi, Elisa katanya di bawa kesini 10 menit sebelum kejadian kebakaran oleh seseorang" penjelasan Zacky.


" Lalu bagaimana suster itu tahu nomer hp milikku, hanya orang-orang tertentu saja yang memiliki nomer telfon Hpku yang nomer di Indonesia" Ucap Try.


" Itu juga yang ingin aku tanyakan, tapi dia malah meninggalkan sejuta pertanyaan untukku" Ucap andre yang kebingungan juga.


" Tunggu kamu bilang tadi, seseorang yang memiliki nomer hp Indonesia hanya beberapa kan, sebutkan Siapa saja yang memiliki nomer hp Indonesia mu" Ucap Zacky.


" Andre, Junlion, Istri, ibu mertuaku, guru anak TK, dan terakhir orang tua Andre" Ucap Try yang menyebutkan satu persatu.


Andre terdiam sejenak sambil berfikir dengan keras, semua itu tidak mungkin kecuali orang tua yang protektif terhadap dirinya sejak masih kecil.


Andre tersenyum, membuat kedua temanya kebingungan. " Ada apa dengan senyum mu itu membuat ku takut saja" Ujar Try yang semakin khawatir.


" Sepertinya kau tahu sesuatu dre" Tebak Zacky.


" Kakak benar, aku tahu jawabannya" Ucap Andre.


" Kau yakin sudah tahu" Ucap Try yang penasaran.


" Iya, dasar orangtua itu" Ucap Andre sambil menepuk wajahnya.


" Apa maksudnya" Tanya khawatir try.


" Hah? pasti papahku yang telah mengikutiku sampai kemari, lewat anak buahnya"


BERSAMBUNG...


Terimakasih atas kunjungan Anda ke cerita saya jangan lupa untuk like, share dan masukan komentarnya...


Jangan lupa follow athour dan masuk ke grup saya ditunggu kedatangannya


Senin 6 Desember 2021