Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.88


Ars memijit pelan keningnya, serasa sudah pusing 7 keliling.


Kemana kontraktor itu kabur melarikan diri bahkan membawa uang yang nilainya bukan 1 atau 2, melainkan 7 triliun.


Tangannya mengepal erat membuat berkas yang baru saja di antar Liora jadi kusut.


"Sial!"


Beberapa menit kemudian, hp nya bergetar ada telefon masuk dari Longe.


"Hallo, bagaimana apakah ada kabar?"


"Mendapatkannya dalam waktu 3 hari, itu mustahil.. setidaknya -"


"3 hari dan tidak ada tawar menawar! Kau bahkan bukan orang asing yang tak mengetahui sifat tuan muda kan?"


"Ck! Sialan! Kenapa di dunia ini bisa terlahir pria seperti dirinya.." mengeluh.


"Jika tidak ada tuan, apakah hidup mu bisa menjadi lebih baik dari 3 tahun yang lalu? Tanpa tuan muda, kau akan mati hingga membusuk di dalam penjara.."


"Aku tidak pernah melupakan jasanya, karena dia.. aku bisa mendapatkan kekuasaan di kota Liu-Liu.. baiklah aku tidak akan membuat nya kecewa."


"Bagus, lakukan segala cara yang kau bisa meskipun harus melenyapkan keluarganya.."


"Kau memang gila tuan Ars.. apakah itu sebabnya hidupmu selalu sendirian?" Longe terkekeh.


"Tutup mulutmu, sialan kau!" Langsung memutus telefon.


Ngomong-ngomong soal keluarga, bahkan Ars hampir lupa jika dirinya bisa mencoba untuk menemui keluarga kontraktor itu.


Jika mereka bisa di ajak bicara baik-baik, maka Ars tak perlu menggunakan tangannya untuk menyelesaikan sesuatu dengan kekerasan.


Tangannya bergerak meraih hp yang baru saja ia masukan ke dalam saku jasnya.


Menelefon seseorang yang bernama Jack! Ketua gangster Elang yang tunduk patuh pada tuan muda Sagaara.


"Bawa semua anggota mu!" 3 kalimat saja sudah cukup, sisanya Ars akan mengirimkan titik koordinat lokasinya.


***


Mencari alamat kontraktor itu tidaklah sulit bagi Ars, dia sudah seperti google saja.


Jack mendobrak pintu yang ternyata di dalam rumah itu sudah tak ada lagi tanda-tanda kehidupan.


"Ars, seperti dugaan mu.. mereka semua sudah kabur."


Tangannya terkepal erat, sorot matanya begitu dingin penuh ancaman.


"Bakar!"


"Baik.." Jack menggerakkan tangannya memberi perintah kepada anak buahnya, "Lakukan!"


Si jago merah yang awalnya hanya sebuah percikan kini berubah menjadi kobaran api yang besar.


Beberapa menit kemudian, Longe menelefon.


"Hallo, ada kabar apa?"


"Periksa IP 000xxxx, aku mendapatkan kabar dari anak buah ku barusan.. jika ingin tahu detailnya periksa saja IP yang barusan ku sebutkan.."


"Baiklah aku mengerti, lanjutkan kembali pekerjaan mu.."


Ars yang sudah duduk di dalam mobil, menyalakan laptop kemudian memasang modem di portabel USB agar bisa connect dengan internet.


Selesai menyetel semua, segera Ars memeriksa IP 000xxxx, cukup sekian menit dirinya menunggu hingga ia terhenyak se kaget itu.


"Damian?" jaringan telefon yang menghubungkannya dengan William dan kontraktor di kota Jian Cheng, kota kelahiran Vely.


Tangannya terkepal erat, "Dasar manusia tak tahu di untung!!" Ars mengirimkan hasil pelacakannya kepada tuan muda.


Tahu apa yang terjadi?


Di dalam kantor CEO itu, Sagaara sudah mengamuk sejadi-jadinya. Segera dia melangkahkan kedua kakinya dengan tergesa-gesa. Dia melonggarkan dasi yang serasa mencekiknya, membuatnya tak bisa bernafas dengan baik.


###


Hai, pagi jumat barokah ya 🌷


Votte nya dong.. bantu masuk rangking karya terbaru, ya 🥰