Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.65


Usai melalukan pelepasan pertama dengan kepuasan nya yang begitu membuncah hingga ke ubun-ubun kepala, malam penuh gairah dari seorang lelaki yang di penuhi hasrat.


 


Membuat nya menggila semakin ingin, ingin, ingin dan ingin.


 


Malam penuh kehangatan di atas ranjang, pria itu di buat lupa jika Ars masih menunggui nya di ruang kerja.


 


Nyamuk malam ini memang sedang nakal-nakal nya, pria setampan Ars bahkan di ganggu.


 


Darah nya begitu manis, membuat para nyamuk itu enggan pergi.


 


Ars menatap arloji ditangan nya, "Kenapa tuan lama sekali? Apakah lebih baik ku tinggal pergi saja?" sudah mau pergi tapi tidak jadi, dia menggeleng.


 


"Tapi jika tuan tiba-tiba saja muncul saat aku baru keluar dari halaman vila, bagaimana?" duduk di sofa, "Tidak apa-apa, akan ku tunggu setengah jam lagi.."


 


Dan sampai cicak lewat juga tuan muda tidak kelihatan batang hidung nya, "Kenapa masih lama? Setengah jam pun sudah lewat.." menghela nafas, "Ah baiklah, tambah setengah jam lagi.."


 


Dan akhir nya sekretaris malang itu pun ketiduran.


 


***


 


Pagi menyapa kedua insan yang masih tertidur hanya dengan terbungkus selimut.


 


Udara pagi ini cukup dingin, Gaara yang terlebih dahulu bangun hanya menatap penuh cinta pada wajah polos yang masih tertidur pulas.


 


"Selamat pagi, upik abu.." lirih Gaara lalu mencium kening nya. Gaara segera turun dari ranjang untuk mengambil handuk nya yang tergantung.


 


Masuk ke bath room dan mandi, 20 menit kemudian selesai mandi dia mendapati Vely masih tertidur.


 


____


 


Selesai memakai setelan jas, Gaara turun ke lantai 1 dan mendapati Ars yang sedang menyeduh susu hangat di ruang makan.


 


"Ars?"


 


Yang di panggil mengangguk, "Selamat pagi tuan.."


 


"Cepat sekali kau datang.."


 


"Itu karena tuan Ars, semalaman menunggu tuan muda.." ucap Nan sembari menyusun sarapan di atas meja.


 


 


"Benar tuan, semalaman saya menunggu.. tapi seperti nya tuan dan nona sangat sibuk.."


 


Wajah Gaara sudah merah menahan rasa malu nya, Sialan.. kenapa aku bisa lupa jika dia ada di vila ini..


 


Ketiga nya menoleh ke sumber suara yang terdengar lembut, "Selamat pagi.."


 


"Kau sudah bangun?" kan, kan, tuh lihat tuh.. wajah nya tuan muda bersemu merah. Pakaian hitam Vely terlihat begitu senada dengan kulit putih nya.


 


Gaara yang sudah mulai lupa diri jika melihat Vely dari jarak sedekat ini, dia menarik pinggang ramping dan langsung menabrakan bibirnya di bibir Vely.


 



 


Nan langsung mengalihkan pandangan mata nya, saat mendapati pemandangan yang tak biasa itu.


 



 


Sementara Ars?


 



 


Cih! Sialan, dasar tidak tahu tempat!


 


***


 


Usai sarapan Gaara meminta Vely untuk ikut dengan nya ke kantor.


 


"Hari ini, kau ikut dengan ku ke kantor, Kau dengar itu?"


 


Duh.. dia ini maunya apa sih? Padahal pernikahan kami hanya sampai 3 bulan saja.


 


"Ayo, aku sudah terlambat.. Ars, setir mobil.."


 


"Baik tuan muda."


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan rumah menuju Global Group.


 


###


 


Selamat membaca, terima kasih telah memilih novel ini sebagai teman bacaan kalian semuanya. semoga tetap dalam keadaan sehat wal Afiat ya... jaga jarak dan jangan lupa pakai masker.