Contract Marriage

Contract Marriage
Mencari


Mobil yang membawa Vely sudah sampai di sebuah mansion besar yang terletak di pinggir laut.


"Turun!"


Tubuh Vely sempat terhuyung saat pria itu menoyor nya dengan kasar.


"Ayo cepat, lihat apa kau? Tuan William sudah menungmu.. bodoh!" dia memberikan penekanan pada kalimat bodoh.


Sagaara, tolong aku.. bisakah kau mendengar suara hatiku? Vely kembali menitikan air matanya.


Dia berjalan disamping nya dengan keadaan tangan yang sudah di borgol.


Seorang penjaga pintu depan membuka kan pintu, "Tuan William sudah menunggu mu, kenapa kau begitu lama -"


Bugh!


Sebuah tinju melayang di sudut bibirnya hingga berdarah, "Apakah kau yang menjalankan misi ini? Jika tidak, maka diamlah kau bedebah!"


Pria yang di ketahui bernama Bram pun segera menarik tangan Vely dengan begitu kasarnya, "Apa yang kau lihat, cepat jalan!"


---------


Sebuah pintu besar berwarna coklat pekat itu pun terbuka, Vely seorang diri masuk kedalamnya.


Di sebuah kursi tuan William tersenyum melihatnya, "Sepertinya aku sudah cukup memberikan mu waktu untuk bahagia bersama Sagaara!"


"Kau tidak punya hati, untuk apa kau melakukannya?!"


"Menikahlah denganku.."


Eh? Me-menikah? "Jangan gila! Aku sudah menikah dengan Sagaara, kami saling mencintai -"


"Tidak!" William membentak sembari memukul meja itu dengan kuat, membuat Vely menggigit kecil bibirnya hingga bergetar.


Dia ketakutan.


William yang melihatnya ketakutan pun segera mendekat, dia menatap sendu tangannya bergerak mencoba membelai wajahnya.


Namun dengan cepat Vely menepisnya, "Jangan menyentuhku, kau pria yang tidak tahu malu! Aku wanita yang sudah bersuami!"


William memanas, dia mencengkram kuat rahang Vely, "Hanya aku yang akan menikahimu!" bruk!


"Aa!!" sakit!! "Lebih baik aku mati dari pada harus menikah dengan mu!"


"Haha.. baiklah, kau ingin mati? Tak masalah." William kembali kemejanya, meraih hp dan menelefon seseorang.


Telefon nya pun terhubung, "Kau mencarinya?!"


"William!!" bentak Sagaara di ujung telefon, "Apa yang kau lakukan padanya?!"


"Tidak!" teriak Vely, "Jangan mempercayainya.."


"Diam kau dasar jal*ng!" William


"WILLIAM! Aku akan melenyapkan mu, jangan berani-bernai nya kau menyebut istriku seperti itu!"


"Haha.. datanglah ke mansion xx, waktumu hanya 30 menit, jika kau terlambat maka aku akan melempar wanita yang kau cintai ini ke lubang buaya!"


"Sehelai saja rambutnya jatuh, kau tak akan sanggup menanggung akibatnya!"


Sagaara mematikan telefon, di mall itu dia sudah seperti orang gila.


Rekaman telefon barusan segera dikirim ke hp Ars.


Hanya sekretaris muda itu yang tahu bagaimana prosesnya dalam mencari.


***


Sebuah helikopter sudah menunggu kedatangan Sagaara, dengan langkah penuh amarah seolah di sekeliling tubuhnya sudah di penuhi api.


Dia masuk dan duduk dengan penuh ke khawatiran, semoga saja Damian memperlakukan Vely dengan baik. Tidak mengasarinya berharap semua perlakuan buruk itu hanya akan terjadi padanya saja.


"Bertahanlah sayang.. aku akan menyelamatkan mu.."


Baling-baling heli mulai berputar pelan kemudian cepat, dan segera pilot mengemudikannya mengudara di antara awan-awan yang terlihat mendung.


Di dalam heli itu hanya ada pilot dan tuan Sagaara, lalu Ars?


Pria itu menyusul melalui jalur darat bersama dengan bos Longe dan beberapa anak buahnya.


"Tuan Ars, sebenarnya apa yang terjadi?"


"Detailnya aku tidak tahu, karena aku saua baru tiba di kota ini setelah melakukan perjalanan dinas keluar kota. Tapi intinya William saat ini sedang menahan nona."


"Cih! B*jingan itu lagi?"


"Kau mengenalnya?"


"Ya, dulu di kota Liu-Liu dia hanya seorang pemulung yang secara kebetulan di angkat menjadi anggota keluarga orang kaya. Dewi keberuntungan sepertinya sedang tidur saat menjalankan tugasnya. Bagaimana bisa seorang pemulung seperti dirinya mendapatkan keberuntungan itu?"


Ars hanya diam tak menjawab, dia masih tetap fokus menyetir mobilnya menuju mansion William tersebut.


###


Vottenya dong, down di posisi 39 😣, kemarin udah naik ke 34 🥺.. naik lagi dong ampe masuk 10 besar, 🙏