Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.11


Malam yang


di janjikan pun tiba, sekretaris Ars sudah menunggu nya di ruang tamu dengan di


temani Rani.


Sementara


Lovely, diri nya masih bersiap diri di dalam kamar.


"Kita


bertemu lagi, Ars?" seru Rani sambil tersenyum tapi lebih ke menyeringai.


Pria itu


hanya diam saja, masih menunjukan wajah dingin nya hingga pandangan mata nya


beralih ke sosok Lovely yang baru saja datang mendekat.


Di tatap nya


Lovely dari ujung kaki hingga kepala, rambut nya yang tergerai indah dengan


wajah yang di poles makeup natural, gaun yang di pakai nya juga terlihat sangat


cocok dan serasi dengan warna kulit putih nya.


"Selamat


malam tuan Ars.." seru Lovely menyapa dengan ramah.


Ars


mengangguk, "Selamat malam nona, kita sudah terlambat. Ayo.." Ars


membiarkan Lovely untuk berjalan mendahului nya, beberapa menit kemudian Ars


pun menyusul.


Sebelum


pergi dia hanya menyempatkan diri untuk melemparkan tatapan tajam nya kepada


Rani, mulut nya menggumamkan sesuatu yang membuat Rani semakin tertarik kepada


Ars.


Gerakan


mulut nya seperti sedang berkata, Kenali batasan mu! Sosok dingin Ars


sangat menarik perhatian seorang Rani. Gadis yang saat ini sedang bermain-main


dengan hidup seseorang.


***


Ars


melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, suasana nya masih hening. Sama


seperti yang sebelum-sebelum nya.


Tangan


Lovely mendadak dingin, dia gugup. Ars sesekali memperhatikan wajah gadis itu


dari spion kecil yang menggantung.


"Nona


baik-baik saja?"


"Iya,


hanya gugup.."


"Hm.."


Cuma hm saja


jawaban nya? "Tuan


Ars?"


"Ya?"


Apa, hanya


menjawab dengan satu kata saja?


"Sebenar


nya kita mau kemana?"


"Hotel!"


Apa? Ho-


hotel? Lovely


tergelak saat mendengar nya, pantas saja tuan muda Sagaara meminta nya untuk


memakai gaun seperti ini. "Em, Tuan bisakah kita kembali ke rumah? Perutku


"Tidak!


Duduklah dengan tenang, nona hanya akan menghadiri pesta ulang tahun pernikahan


tuan dan nyonya besar saja.."


"Siapa?"


"Orangtua


tuan muda Sagaara."


U-


ulangtahun? Kenapa tidak memberi tahu ku? Aku bahkan tak membawa kado. "Tuan seperti nya kita harus


singgah untuk membeli kado."


"Tidak


perlu, semua sudah saya siapkan."


Apa?


Ars ternyata


cukup lihai juga, dia menggerakkan tuas mobil lalu menambah kecepatan mobilnya


menuju hotel Ballroom Swis Presidential. Hotel elit bintang 5, milik tuan muda


Sagaara.


***


Tak seberapa


lama mereka berdua pun sampai di hotel, ada banyak orang penting yang


berdatangan.


Semua nya


memakai setelan jas dan juga gaun mewah maksimal kalangan orang-orang tertatas.


"Nona,


ayo.. tuan muda sudah menunggu di dalam."


Lovely


mengangguk, sebelum melangkah kan kaki nya terlebih dahulu dia menghela nafas


panjang. Ayo Lovely kau pasti bisa, semangatlah.. semangat!


Ars


melangkah menuntun jalan untuk Lovely, dimana gadis itu juga melangkah untuk


megukuti langkah kaki Ars dengan baik dari belakang.


Mereka


berdua masuk ke dalam lift kuhusus, Ars menekan sebuah tombol angka yang akan


membawa nya ke sebuah ruangan khusus tuan muda Sagaara sedang menunggu.


Ting!


Pintu lift


terbuka setelah sampai di lantai yang di tuju, tak jauh dari nya sekitar 3


meter ada sebuah ruangan yang cukup besar.


"Ayo.."


ucap Ars yang kemudian mendapatkan anggukan setuju dari Lovely.


Ars mengetuk


pintu ruangan itu, pelayan yang juga ada di dalam ruangan tersebut segera


membukakan pintu.


"Selamat


malam tuan Ars.." pelayan itu menatap gadis yang ada di belakang nya,


"Selamat malam nona..?" bingung, tidak tahu siapa nama nya.


"Vely.."


seru Lovely.


"Selamat


malam nona Vely, silahkan masuk.. tuan muda sudah menunggu.." pelayan itu


menggerakan tangan nya dengan sopan, sembari tersenyum ramah menyambut hangat


kedatangan mereka berdua.