Contract Marriage

Contract Marriage
Apakah Aku Bodoh?


Sagaara masih begitu menikmati bibir Vely, dan mendadak dia melepaskannya saat mendengar suara di kampung tengah itu berdemo.


Dia mengusap kening Vely, "Ayo.."


Vely pun mengangguk, "Sayang, selesai makan kita jalan-jalan ya?"


"Kau mau jalan kemana?"


"Ya.. pokoknya jalan-jalan saja menikmati angin segar.."


"Hm.."


"Ya?"


"Iya.. ayo cepat.."


Keluar dari kamar dan bersamaan menuruni anak tangga, "Hati-hati, perhatikan langkahmfu.." imbuh Sagaara penuh perhatian.


"Iya.."


Di bawah mereka bertemu dengan Nan yang sudah membawa nampan berisi, "Nan, simpan saja makanannya.. istriku ingin makan soto daging di luar.."


"Oh iya tuan, tidak apa-apa.." Nan mengangguk sembari tersenyum, "Hati-hati di jalan tuan, nona.."


Nan memperhatikan ke dua punggung itu yang terus menjauh dari pandangannya.


Sagaara membukakan pintu mobil untuk Vely, "Masuklah.." Vely masih diam mematung di tempat, "Kenapa?"


Vely tiba-tiba saja berjinjit dan mencium pipinya, malu-malu dia menatap manik hitam Sagaara.


"Berani ya mencuri ciuman dariku, awas kau nanti.." Sagaara begitu gemas padanya, dia mencubit pelan hidung Vely, "Ayo masuklah.."


"Terimakasih sayang.."


Mobil yang di kemudikan Sagaara pun melaju dengan kecepatan sedang menuju resto indo, yang notabennya hanya menyajikan makanan lokal.


"Sayang, selesai makan kita ke perpustakaan ya.."


"Perpustakaan?"


"Iya, tempat pertama kali kita bertemu.."


Mendengar kalimat terkahir itu membuat Sagaara menelan, wajahnya mendadak tak suka saat ia kembali di ingatkan.


"Ketempat yang lainnya saja.." suaranya kembali dingin.


"Tapi sayang -"


Vely terdiam dan langsung menunduk saat Sagaara menatap dengan ekor mata dinginnya.


"Jika aku mengatakan tidak, kau tahu apa artinya? Jadi jangan membuatku mengulang kata-kata yang sudah ku ucapkan sebelumnya."


Resto yang cukup ramai pengunjung, dilihat dari kendaraan yang berjejer di tempat parkiran tempatnya juga cukup strategis.


Duduk di tengah ruangan dan kali ini mereka berbaur dengan pengunjung lainnya, seorang pelayan wanita datang menghampiri.


Dirinya begitu fokus pada ketampanan wajah Sagaara, wajahnya bersemu merah samar.


"Permisi tuan, nona.. mau pesan apa?" dia terus mencuri pandang.


"Soto daging dua porsi.."


"Sayang, aku mau minum juice alpukat dan air mineralnya satu botol tanggung.."


"Kau dengar?" lanjut Sagaara pada si pelayan.


"Baik, silahkan tunggu sebentar.." jadi mereka pacaran, ya? 😖


***


Mobil yang baru saja berhenti di parkiran kantor Global Group, Ars segera turun dengan membawa buket bunga serta coklat koin satu biji.


Kan yang penting coklat, apapun bentuknya selama namanya coklat maka coklat tetaplah coklat. 🤭


Semua mata yang memandang pria itu masuk sembari memegang buket kamboja ada yang merinding, dan ada juga yang tertawa pelan.


Ars merasa ini adalah hal yang memalukan, tapi ya sudahlah karena dia juga harus memberi kejelasan sebelum orang lain menyambar kesempatannya.


Masuk ke dalam lift khusus, iseng dia mencium aroma bunga itu.


"Kenapa wanginya aneh sekali ya?" lalu Ars menggeleng, "Setiap bunga punya ciri khas nya masing-masing, aku tahu itu.. dia pasti akan suka.." oh no! Bayangkan betapa kesalnya Liora nanti saat diberikan sebuket kamboja yang lengkap dengan pita warna pink.


Ting!


Pintu lift terbuka, dilihatnya Liora yang masih sibuk dengan tumpukan berkas di atas mejanya.


Perlahan dia melangkahkan kedua kakinya dengan jantung yang berdetak kencang.


Sial! Kenapa malah aku yang gugup? Seharusnya dia yang gugup, bukan aku..


Sebuah pulpen jatuh tepat di bawah kaki Liora, dia memungutnya lalu wajahnya kembali muncul di udara, dia mengernyit saat melihat sekretaris big boss itu mendekat.


Mendekat dengan sebuket bunga kamboja, aduh ala iyeh.


Kenapa dia membawa kamboja? Siapa yang berduka?


Mendadak Ars mati kutu saat di tatap seperti itu, tatapan itu seolah sedang mengatakan mau apa? Ars tak jadi menghentikan langkahnya melainkan dia terus melangkah melewati meja Liora dan masuk ke dalam ruang kerjanya.


Oh Ars, sedikit lagi kau akan mendapatkannya!