
Sifat tuan
muda Gaara yang tak ingin barang nya di sentuh oleh siapa pun, meskipun
hanya sebuah mainan.
Lalu apa
yang akan terjadi selanjut nya? Tuan muda Gaara hanya perlu memberi perintah.
Sisanya serahkan saja kepada bos Longe.
____
Lovely yang
baru saja duduk di jok mobil, tubuh nya masih gemetaran.. berkali-kali dia
mengusap air mata nya.
Rona merah
di wajah nya menyembul saat Gaara mengusap lembut pucuk kepala nya,
"Sudah, jangan menangis lagi.. orang-orang itu tidak akan pernah bisa
melupakan hukuman yang diberikan oleh Longe!"
Kenapa dia
bisa tahu aku berada di gedung ini? Vely terdiam sejenak, Aaa bodohnya aku.. dia itu
kan tuan muda Sagaara.. mencari informasi bukan lah hal yang sulit, terlebih
lagi mencari tahu keberadaanku.
"Terimakasih,
tuan mu -"
💋
Lovely
membelalak saat bibir nya di kecup tuan muda.
"Ini
tidak gratis, kau harus membayar nya dengan tubuh mu.. nanti, setelah kita
sampai di hotel X!" menyeringai.
Tatapan yang
membuat Vely mendesah sakit, memang benar adanya julukan Gaara si hati dingin,
tak peduli keadaan apa yang di alami oleh mangsa nya selama hal itu bisa
memberi nya keuntungan.
Mobil yang
di kemudikan Gaara melaju dengan kecepatan tinggi. Rasa-rasanya dia sangat
menggebu dan tak sabaran, sesuatu di dalam dirinya ingin segera tersalurkan.
Begitu
sampai di kamar hotel X, tepat seperti apa yang Vely bayangkan tadi saat tuan
muda mengatakan bahwa pertolongan nya tadi itu tidak gratis.
Gaara
melempar nya dengan handuk putih, "Pergilah bersihkan tubuh mu.. aku tidak
mau menikmati nya dengan kondisimu yang sudah di sentuh pria lain!"
Apakah kau
fikir aku rela di perlakukan seperti itu? Mata Vely sudah berkaca-kaca, di menundukan wajah nya
menginginkan nya!
"Tidak
dengar?" seru Gaara, dingin dengan tatapan tajam nya.
"Ma-
maafkan saya tuan muda.."
Vely meraih
handuk itu dan bergegas masuk ke dalam bath room untuk membersihkan tubuh nya.
Tubuhyang tidak ingin di nikmati Gaara
jika tidak bersih. Apakah kejadian tadi itu juga termasuk kesalahan Vely?
.....
Selesai
mandi Vely segera keluar dari bath room dengan memakai balutan handuk di tubuh
putih nya, aroma yang tercium dari rambut dan tubuh nya itu sungguh memikat.
Gaara yang
sudah duduk di tepi ranjang hanya tersenyum nakal, "Kemarilah.." ucap
nya sembari menepuk tempat kosong di sebelah nya.
Vely
mengangguk sebagai jawaban ya, dia melangkah dan duduk di tempat itu.
Handuk kecil
yang masih menutupi rambut coklat itu pun lolos dari tempat nya setelah di
lepas Gaara.
Tangan nya
mengangkat dagu Vely lalu menabrakan bibir nya di bibir ranum wanita itu,
mulailah Gaara melakukan aksi nya tanpa mau memikirkan rasa shock yang telah di alami Vely.
Handuk dan
pakaian yang berserak di bawah, decitan ranjang dan desahan sakit yang
terdengar dari mulut Vely benar-benar membuat tuan muda Gaara bahagia.
Ini adalah
yang ke tiga kali nya pria itu berhasil menggagahi nya.
Sorry telat
update, soalnya seharian kemarin review satu bab nyangkut di MT. Jadi nya
merembet ke bab lainnya.
Kalau hari
ini kalian baca bab ini, itu artinya kalian bisa nikmati crazy update ya hehe.
Selalu ada
hikmah dari apapun yg terjadi, yee kan? ðŸ¤
Votte nya
dong bantu masuk rangking karya baru 🥰