Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.49


Hai guys bantu author dong votte nya biar masuk rangking baru 🥰 dan jangan lupa untuk like, komen, plus klik favorite yaa hehe..


_____


Vely baru saja sampai di vila, sekarang dia sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang, memikirkan sesuatu yang sejak tadi mengusik fikirannya.


Beep.. beep.. beep..


Telefon masuk di hp Vely dari nomor tak di kenal.


"Siapa yang menelefonku?" masih diam bahkan telefonnya sempat mati, beberapa menit kemudian nomor yang tak di kenal itu kembali menelefon nya. Kenapa dia masih menelefon ku?


Masih ragu untuk mengangkat, tapi tak mungkin orang itu akan menelefon nya jika tidak penting.


"Hallo?"


Dengan suara yang disamarkan, "Hotel Giant 9999!!" tut tut tut..


Vely terbelalak, dirinya ingat saat keluar dari bandara tuan Gaara meminta di turunkan di hotel itu.


"Hotel Giant?" diam sejenak, Eh, tunggu.. apakah dia ingin membuat sebuah kejutan? Kenapa tidak berterus terang saja?


Sudahlah memikirkan hal itu nanti saja, segera saja kau datang kesana Vely. Mereka memang sudah menyiapkan kejutan yang sangat besar untuk mu.


Dengan berpakaian rapih Vely meminta sopir untuk mengantarkan nya ke hotel giant, rasanya sudah tak sabar lagi ingin segera sampai ke tempat itu.


Mobil yang di kemudikan sopir masih melaju dengan kecepatan sedang, Vely yang duduk dengan santai itu malah terlihat begitu gugup jantungnya berdetak kencang.


***


Tak lama kemudian Vely sampai di hotel, memasuki lift yang akan membawanya ke kamar 9999.


Wajahnya sudah berseri-seri bahkan hatinya saja sudah menebak-nebak kejutan apakah yang akan di dapatkannya dari tuan muda Sagaara yang maha nyelekit kalau bicara suka se-enak jidatnya.


Di dalam kamar itu tuan muda sedang memeluk Rani, mencium lembut keningnya, dan saat bibir mereka saling mengecap..


Klek!


Pintu kamar terbuka membuat kedua orang itu menoleh bersamaan.


Sumpah demi apapun saat itu perasaan Vely sudah tak karuan, inikah alasannya pernikahan mereka hanya bertahan selama 3 bulan.


"Vely!" Gaara membelalak saat di pergoki seperti itu, sudah seperti seorang pencuri yang tertangkap.


Dalam dekapannya Rani tersenyum samar, masih dengan memeluk Gaara.


Serasa nyawanya sudah ada di ujung tanduk membuat Vely hancur berkeping-keping, semua rasa dan perhatian yang di berikan Gaara untuknya wanita itu menangis.


"Keterlaluan.. kenapa, kenapa kau mengikatku dengan semua omong kosong itu!" teriak Vely yang terbalut emosi.


Dia melangkah cepat lalu melayangkan tangannya di wajah Gaara, plak!!


Pria itu melepaskan pelukannya, "Berani sekali kau menamparku!!" dia mendorong Vely dengan kuat membuatnya terhuyung beberapa langkah ke belekang.


"Kau marah saat kak Damian menghubungiku, lalu malam itu aku hanya minum kopi bersama Keanu, dan kau marah besar. Kau mengatakan semua omong kosong itu.." air matanya jatuh tak terbendung, dia mengusap air matanya berkali-kali.


Sesegukan, "Apa salahku padamu, sampai-sampai kau tega menyakitiku? Kau begitu marah saat aku bebicara dengan saudara sepupumu? Lalu apa ini!!" dia menyentak sambil menuding wajah Rani.


"Kalian berdua sungguh pasangan yang menjijikan! Aku benci kalian, aku benci. Tidak perlu menunggu 3 bulan! Kita akhiri pernikahan gila ini sekarang!" pekik Vely serasa mendorong tubuh Gaara.


Rasa sakit yang sudah seperti menghujam jantungnya hingga ke ubun-ubun, membuatnya pergi berlari.


###


Salam jumat semuanya, hari ini awal bab sport jantung dulu yaaaaa 🤭🤭🤭🤭