Contract Marriage

Contract Marriage
Ch.76


Mobil pun sampai juga di garasi vila, "Turun!"


Jadi ini tempat tinggal nona dan tuan muda? Seumur hidup ku bekerja, sekalipun aku tak pernah tahu di mana tempat tinggal mereka.


Liora tergelak saat mendengar suara pintu mobil yang di banting keras. Apakah sekretaris itu masih marah?


Di dalam vila, Vely menyambut kedatangan mereka berdua.


"Liora?" menggenggam kedua tangannya, "Aku ingin sekali makan kue kelinci buatan mu.."


Hah? Kenapa aku.. aku tidak bisa membuatnya, kalau soal bahan aku memang tahu.. matilah aku!


"Ayo, kita ke dapur..." mereka berdua melangkah ke dapur bersamaan, Vely menoleh ke belakang dan tersenyum jenaka.


Ars hanya menatap kesal pada nona mudanya, dengan kedua tangannya yang terkepal erat, lalu memalingkan wajah.


Cih!


***


"Nan, panggilkan seorang koki untuk membantunya membuat kue kelinci.."


"Segera saya panggilkan, nona muda.."


Nan berjalan cepat menuju beskem belakang, untuk memenuhi permintaan nona muda.


Sementara itu di dapur, "Nona, sejak kapan nona memakan kue kelinci yang saya buat?"


"Haha.." tangannya bergerak ke samping wajah, seperti sedang mengibaskan rambut. "Aku membohonginya."


"Apa, tapi kenapa nona?"


"Kau kan menyukainya.."


50% tebakannya tidaklah salah, Liora tertegun saat mendengarnya.


"Si- siapa yang bilang jika saya menyukainya?" menggeleng, "Saya tidak menyukainya nona.. sungguh."


"Ah sudahlah.." Vely mendekat lalu menyentuh bahu kanannya Liora, "Jangan menutupinya, aku mengetahuinya kok.."


***


Akhirnya kue kelinci jadi juga, lumayan Liora bisa sekaligus belajar cara membuat kue kelinci.


"Nan, panggilkan sekretaris Ars.. dia harus mencoba kue kelinci buatan calon istrinya.."


Godaan Vely membuat Liora tersedak, "No- nona...." seru Liora dengan wajah merah merona nya.


"Calon istri?" Nan tersenyum lalu mengangguk.


----------


Hari ini sudah membuat Ars membuang waktu nya yang berharga, Awas saja nanti, saat aku bertemu tuan muda.. lihat apa yang bisa ku perbuat.


Ars yang saat ini sedang duduk di ruang tamu, mendadak dia menegakan tubuh nya dalam posisi sikap sempurna saat mendapati tuan muda Sagaara di hadapannya.


"Tuan muda, anda sudah pulang?"


"Hm.. kenapa kau disitu, tidak masuk ke dalam.."


Vely yang muncul dari ruang makan pun segera mendekat, memeluk suaminya.


"Sayang, kau sudah pulang? Cepat sekali.."


"Kenapa pertanyaan mu itu, aku merasa seolah-olah kau tak suka melihat ku!"


"Aaa tidak, itu tidak benar.. malahan aku sangat merindukanmu.." Vely mengecup pipi Gaara di hadapan Ars.


Aku tidak akan terpancing.


"Sayang ayo kau juga harus mencicipi kue kelinci buatan.." Vely berbisik di telinga Gaara, "Calon istri sekretaris Ars.."


Hah? Keningnya bahkan mengerut, lalu dia menatap heran pada sekretaris pribadinya itu.


"Ayo, ayo.." Vely menarik-narik tangan suaminya agar segera ikut, "Sekretaris Ars, ayo.."


Ars hanya mengangguk, entah suka ataupun tidak hanya dirinya lah yang tahu.


***


Di meja makan, Gaara malah terkejut saat tahu siapa calon istri yang di maksud.


"Liora?"


"Se- selamat siang tuan muda Sagaara.."


"Sayang ayo duduk.. jangan ngobrol terus, nanti kue nya dingin.. sekretaris Ars kau juga ayo cepat duduk.."


Gigitan pertama di mulut Ars, Rasanya enak sekali.. apakah benar jika dia yang membuatnya?


"Sayang katakan aaa..." seru Vely sembari mempraktikannya, yang juga di tiru Gaara.


Oh romantis sekali, di tambah lagi dengan suasana canggung di rasakan kedua insan itu.


.


###


Berikutnya hanya akan membahas tuan muda Sagaara dan Lovely saja ya, insya Allah hehe 🤭