Teman Ranjang Billionaire

Teman Ranjang Billionaire
Extra part 3 Welcome Arthur dan Aaron


Beberapa waktu kemudian Amira dan Putri juga melahirkan anak mereka.


Kelihatannya empat sekawan ini memang kompak bahkan anak mereka memiliki gender yang sama yaitu laki-laki.


Anak Amira dan Shane bernama Arthur sedangkan anak Daffa dan Putri bernama Aaron.


Setelah Putri melahirkan dia melanjutkan kuliahnya lagi yang sempat tertunda selama tiga bulan.


Putri mengambil cuti tiga bulan untuk melahirkan.


Baik Amira maupun Putri mengambil baby sitter, karena setiap malam mereka harus melayani suami mereka yang doyan panjat pinang.


Suatu ketika mereka kumpul bersama dengan membawa bayi mereka.


Lengkap sudah kebahagiaan mereka sekarang.


"Bagaimana jika nanti kita menyekolahkan anak kita di sekolah yang sama biar mereka bisa meneruskan persahabatan kita," ide Shane


"Iya, setuju," sahut Sean.


Daffa dan Sean mengangguk, dia setuju sekali dengan begitu mereka bisa menjalin persahabatan mereka dari kecil supaya kuat.


Para istri setuju-setuju saja, supaya tali silaturahmi mereka nggak putus begitu saja dimakan waktu dan usia.


"Sayang ya, anak kita cowok semua coba kalau ada cewek pasti kita bisa saling menjodohkan dan jadi besan," kata Nick


"Ya maka dari itu kita harus memanjat lagi supaya mendapatkan anak cewek," sahut Daffa.


Amira melirik para suami-suami, "bagaimana kami bisa memiliki anak perempuan jika manjat kalian luar biasa, kami para istri selalu kalian puaskan dengan rudal kalian jadi kesempatan untuk ****** Y menang dan ****** X kalah," timpal Amira


Vani dan Arini saling pandang dengan mengangkat bahu mereka, yang mengartikan kalau mereka tidak paham dengan statement Amira.


"Begini mas, saat kami mendapatkan pelepasan kami, kami melepaskan cairan alkali yang bersifat basa, itu membuat ****** Y yang membawa gen laki-laki menang dan mengalahkan gen wanita, jadi kalau kalian ingin anak wanita jangan buat kamu puas, dan lagi penetrasi kalian jangan terlalu dalam juga," jawab Amira dengan panjang kali lebar.


Semuanya manggut-manggut dengan penjelasan Amira, meskipun Amira adalah seorang desainer namun pengetahuan biologi jangan diragukan.


"Begitu ya kak Amira, jadi mas Daffa juga gitu ya jangan puaskan aku," oceh Putri yang membuta semau tertawa.


"Nggak gitu juga kali sih karena masih banyak cara supaya memiliki anak wanita," sahut Amira.


"Aku cukup satu saja, operasi sesar itu menyakitkan sekali, aku harus susah payah berjalan," timpal Vani


Mereka semua ngobrol kesana-kemari sehingga lupa waktu.


Mereka juga akan merencanakan liburan bersama ke Luar negeri, rencana ini di sambut dengan suka cita oleh para istri.


"Bagaimana kalau kita suit siapa yang menang dialah yang menentukan negara mana yang akan kita kunjungi," kata Daffa


"Ok," sahut Sean.


Daffa dan Putri ingin pergi ke Inggris, Amira dan Shane ingin pergi ke Prancis, Nick dan Vani ingin ke USA sedangkan Sean dan Arini ingin pergi ke Tunisia negara yang terletak di Afrika Utara yang berdekatan dengan Algeria dan juga maroko


Mereka semua suit dan ternyata Sean dan Arini lah yang menang, jadi mereka akan pergi ke Tunisia beberapa hari lagi.


"Tunisia memang ada apanya?" tanya Shane


"Banyak lah Shane, aku sudah bosan ke Eropa dan Amerika jadi sesekali kita ke Afrika," jawab Sean.


Mereka semua setuju dengan ide Sean, Minggu depan rencananya Meraka akan liburan ke Afrika Utara.