
Beberapa episode terakhir
"Siapa yang datang sayang?" tanya Daffa
"Ini mas teman sekampus ku," jawab Putri.
Daffa berjalan dan keluar dia melihat Lucas datang dengan berkas di tangannya.
Daffa sudah mengira kalau Lucas adalah anak Rektor kampus dimana Putri kuliah.
"Kamu pasti Lucas ya?" tanya Daffa
"Iya pak," jawab Lucas dengan wajah yang memucat.
Ternyata Daffa yang sering dia lihat menjemput Putri adalah atasan ayahnya, lalu siapa Putri? adik, kekasih atau istri Daffa? berbagai pertanyaan datang masuk ke dalam pikiran Lucas sehingga membuatnya mematung dan tidak mendengar kata-kata Daffa maupun Putri.
"Lucas, Lucas kamu baik-baik saja," kata Putri sambil menepuk bahu Lucas.
"Eh iya Put," sahut Lucas gugup dengan wajah yang masih pucat.
Daffa menyuruhnya masuk namun Lucas menolak karena ada keperluan lain yang harus ia kerjakan.
"Mikir mikir kamu sekarang," batin Putri menertawakan Lucas.
Setalah di rumah Lucas bertanya pada papanya siapa Daffa, papa menjelaskan semua kalau dialah sebenarnya pemilik kampus dan dia juga bertanya terkait Putri namun papa Lucas hanya bilang kalau Putri adalah mahasiswi berbakat yang mendapatkan beasiswa penuh karena kejeniusannya.
Lucas juga bilang pada papanya kalau saat di rumah Daffa tadi ada Putri, dia juga bilang kalau Daffa lah yang mengantar jemput Putri.
Papa Lucas bingung, pasalnya baik Daffa atau Putri tidak bilang apa-apa, hingga suatu ketika karena kesiangan Putri terburu-buru begitu pula dengan Daffa jadi mereka berdua tidak sempat sarapan.
Saat jam istirahat Putri juga tidak sempat makan karena dia mengerjakan tugasnya, baru selesai mengerjakan tugasnya sudah datang jam kuliah berikutnya.
Di tengah pelajaran perut Putri tiba-tiba sakit hingga Mega teman Putri membawa Putri ke UKK.
Daffa yang dapat pesan dari istrinya tersebut segera datang ke kampus untuk menjemput istrinya.
Daffa tidak sendiri, dia datang bersama Shane.
Lucas dan kawan-kawannya melihat Daffa datang ke kampus dan papanya menyambut Daffa.
"Dimana ruang UKK?" tanya Daffa dengan raut wajah tak karu-karuan.
Papa Lucas mengantar Daffa menuju UKK, dan saat melihat Putri terbaring di sana dia segera membopong istrinya tersebut.
"Shane cepat kita ke rumah sakit," kata Daffa
"Ada apa pak?" tanya papa Lucas
"Istri saya sakit, kenapa anda masih bertanya," jawab Daffa lalu meninggalkan papa Lucas.
"Astaga, ternyata Putri adalah istri pak Daffa," gumam papa Lucas lalu segera menyusul Daffa yang berjalan lebih dulu.
Kebetulan sekali jam kuliah sudah selesai mahasiswa/mahasiswi melihat Daffa menggendong Putri yang sakit.
Banyak mata mahasiswi yang menatap kagum pada ketampanan Daffa dan juga Shane.
"Itu kenapa si Putri," tanya Dika
"Sakit gitu kok," jawab Andy
"Papa Lucas nampak menyusul Daffa dan Shane, itu bukannya papa kamu," tanya Dika
"Iya," jawab Lucas
"Pria yang menggendong Putri itu adalah pemilik kampus ini yang sebenarnya, sedangkan Putri kelihatannya istri pria tersebut. Kemarin saat aku mengantar laporan ke rumahnya, ada Putri juga di sana," imbuh Lucas
Dika dan Andy hanya bisa melongo
"Matilah kita Lucas," kata Andi dan Dika barangan.
"Sakit mas," rintihan Putri.
"Sabar ya sayang," sahut Daffa dengan mengelus perut istrinya tersebut.
Sesampainya di rumah sakit Daffa segera membawa Putri ke ruang gawat darurat, dokter segera memeriksanya.
"Bagaimana keadaaan istri saya dok?" tanya Daffa
"Maag istri bapak kambuh, ini karena perut istri anda tidak terisi makanan sama sekali, setelah ini kami akan memindahkannya ke ruang perawatan sehingga bisa memantau keadaan istri anda, saya sudah memberikan obat maag. Sesudah minum obat maag istri anda harus makan supaya ada yang dicerna di dalam biar pihak rumah sakit yang menyiapkan bubur untuk istri anda," jawab dokter panjang kali lebar.
Daffa mengikuti dokter saja.
***********
Semenjak kejadian itu banyak yang segan pada Putri, mereka tidak menyangka kalau Putri adalah istri dari atasan pak Rektor.
Lucas dan temannya juga tidak mengusili Putri lagi dan untuk rencannya yang ingin membuat Putri bertekuk lutut pupus sudah karena tidak mungkin Putri mencintainya karena Daffa sudah segala-galanya untuk Putri namun meskipun begitu Lucas yang sebaliknya ada sinyal-sinyal kalau dirinya mengagumi Putri.
Kepandaian, keberanian serta ketidaksombongan Putri membuat Lucas kagum pada sosoknya apalagi sifat-sifat baik lainnya.
"Put," panggil Lucas
"Ada apa?" tanya Putri
"Aku mau minta maaf padamu," jawab Lucas.
"Aku masih ingat saat itu kamu pernah bilang kalau aku mati baru kamu minta maaf," ucap Putri.
"Sudahlah jangan bahas itu lagi, sekarang aku hanya ingin minta maaf padamu," sahut Lucas
Kini Putri dan Lucas berbaikan bahkan mereka berdua kini nampak akrab dan ini membuat iri teman-teman Putri.
Di sisi lain Shane dan Amira di sibukkan dengan pesta tunangan mereka yang akan diadakan nanti malam, Shane sangat bahagia karena sebentar lagi dia akan menyusul para teman-temannya yang menikah terlebih dahulu.
Teman-teman Shane juga turut menghadiri pesta pertunangan Shane dan Amira.
"Akhirnya Shane akan segera menikah," kata Nick
"Iya dong Nick melihat kalian bisa panjat memanjat tentu jiwa laki-laki ku meronta ingin juga memanjat yang sah," sahut Shane terkekeh.
"Bearti kamu dulu suka memanjat yang tidak sah?" tanya Amira dengan tangan di pinggang.
"Kan itu masa lalu sayang yang terpenting hatiku kini hanya untukmu, kalau kamu tidak percaya bedah lah dadaku ini pasti warnanya merah," jawab Shane dengan terkekeh.
"Dasar Casanova gadungan," ejek Arini
"Hey Arini, suami lebih parah daripada aku, dulu kami sama-sama berburu wanita." Shane membuka kartu Sean sehingga membuat Sean marah.
"Untung hari ini adalah hari tunangan kamu coba kalau tidak ingin rasanya aku menghajar dirimu saat ini juga," ujar Sean.
Mereka semua tertawa, hingga kini acara yang ditunggu-tunggu yaitu pakai cincin.
Shane berlutut memakaikan cincin pada Amira, lalu dia pun menyanyikan lagu romantis untuk Amira sayangnya di tengah lagu dia lupa liriknya sehingga membuat semau tertawa, dan Amira lah yang melanjutkan lagi Shane.
"Payah," ejek Daffa sambil membalikan jempol miliknya.
"Haha untung Amira bisa melanjutkannya," ucap Shane sambil terkekeh.
"Untung Amira bisa melanjutkannya, kalau nggak bisa menyanyikan lagu bahasa asing nggak usah sok sok an, daripada buat malu," kata Sean.
Meraka semua tertawa, memang jika keempat orang somplak ini bertemu ada saja candaan mereka.
Pesta pernikahan Shane tanggalnya selisih tiga hari dengan Daffa, kemungkinan mereka akan bulan madu bersama ke Amerika.
Halo kak, mungkin cerita Sean dan kawan-kawannya akan segera berakhir sebelum melebar kemana-mana, untuk kelanjutan ceritanya entah bersambung disini atau novel baru masih belum tau ya kak😊