
Ratna dan Santi sudah selesai makan di kantin. Saat mereka sampai di ruangan kerja mereka Ratna sangat terkejut melihat Cinta tidak ada.
Lho Cinta kemana? Apa dia janjian pergi bersama Baim? Dia sengaja berbuat seperti itu untuk ngibulin aku? Eh tunggu.. tunggu.. Baim kan tadi makan siang di kantin. Huf... hampir aja aku nuduh Cinta yang nggak - nggak. Batin Ratna.
Ratna langsung meraih ponselnya dan mengirim pesan kepada Cinta. Dia takut terjadi sesuatu kepada Cinta bisa bahaya kedudukannya. Dia kan di tugaskan Melodi di kantor ini untuk menjaga Cinta dari makhluk apapun. Baik yang kasat mata atau ghaib.
Kalau Cinta diculik makhluk ghaib bisa gawat dia dipecat Melodi. Eh bukan hanya di pecat mungkin dia akan dihabiskan nyawanya oleh Melodi.
Ratna
Cin kamu dimana?
Beberapa menit kemudian pesan Ratna tidak juga dibalas.
Ratna
Woi.. Cintaaa.... kamu dimana?
Sementara Cinta dan Melodi baru saja selesai makan siang bersama.
"Mas aku balik ya ke ruanganku" ucap Cinta pamit.
Cinta baru saja hendak berdiri Melodi langsung menarik tangannya membuat Cinta kembali duduk diatas sofa.
Melodi langsung memeluknya dari belakang.
"Jangan sayang" cegah Melodi.
"Tapi aku harus kembali Mas, pekerjaan aku belum selesai" ujar Cinta.
"Kamu tidak akan aku pecat walau kamu bolos untuk menemani aku di sini" ungkap Melodi.
Ya iyalah, wong kamu pemilik perusahaan ini, lagian aku ini istri kamu Mas. Batin Cinta.
"Aku tau Mas tapi inikan sebuah tanggung jawab. Aku tidak bisa bekerja tanpa melakukan apapun" balas Cinta.
"Siapa bilang kamu tidak melakukan apapun? Kamu di sini kita bisa melakukan banyak pekerjaan sayang" Melodi mengecup puncak kepala Cinta.
"Mas jangan di sini, please... aku mohon. Ini dikantor Mas" bujuk Cinta.
Melodi akhirnya menarik nafas panjang dan mencoba mengalah.
"Cintaku begitu besar untuk kamu sayang. Apapun yang kamu mau akan aku penuhi" ujar Melodi.
Cinta menarik nafas lega.
"Tapi.... ada tapinya" sambung Melodi.
Cinta langsung menatap wajah Melodi. Dia langsung menggoda Melodi agar bisa lepas saat ini.
"Aku akan beri kamu kejutan nanti malam" bisik Cinta ditelinga Melodi.
Sontak Melodi terkejut dan langsung tersenyum senang.
"Benar ya.. bukan aku yang minta tapi kamu yang ngomong duluan" tagih Melodi.
"Iya, aku janji. Aku akan buat kejutan untuk kamu nanti malam. Jadi lepaskan aku dulu agar aku bisa melakukan apa yang kamu mau, gimana?" tanya Cinta dengan tatapan nakal.
Dia mengedipkan sebelah matanya kepada Melodi.
"Oh sayang rasanya aku gak sabar menunggu malam" suara Melodi terdengar parau.
Gawat aku harus segera keluar dari sini sebelum Mas Melodi berubah pikiran. Batin Cinta.
Cinta langsung memegang pipi Melodi dengan kedua tangannya lalu mengecup lembut kedua pipi Melodi dengan cepat.
"Makasih sayang kamu memang suami aku yang paaaaling aku sayang" ujar Cinta.
Cinta langsung berdiri. Wajah Melodi tampak cerah dan sumringah.
"Pergilah dan selesaikan pekerjaan kamu dengan cepat. Tapi lain kali kalau aku meminta kamu datang lagi ke sini kamu harus datang. Banyak yang ingin aku lakukan di sini dengan kamu" pinta Melodi.
"Baiklah" jawab Cinta.
"Sampai ketemu lagi di apartement sayang" pamit Cinta.
Cinta berjalan meninggalkan ruangan kerja Melodi dan kembali ke ruangannya. Wildan yang melihat Cinta baru saja keluar dari ruangan kerja Melodi langsung gantian masuk ke dalam.
"Gimana makan siangnya? Mantap gak?" tanya Wildan.
"Mantap banget, kamu harus sering - sering melakukannya untukku" jawab Melodi.
"Aku sangat senang melihat perubahan dalam hidup kamu Od" sambut Wildan.
"Mungkin inilah yang dinamakan jodoh Wil. Kamu tau nasib aku dan Cinta sama. Orang tua kami meninggal di tanggal yang sama dan penyebabnya juga sama. Meninggal karena kecelakaan. Kami sama - sama menjadi anak yatim piatu dihari yang sama. Sama - sama merasa sedih dan kehilangan diwaktu yang sama" ungkap Melodi.
Wildan sangat terkejut mendengar pengakuan Melodi. Dia menghitung - hitung usia Cinta saat kejadian itu terjadi.
Mata Wildan seketika membesar. Apalagi dia ingat Cinta memiliki seorang Kakak. Ciri - cirinya sangat pas dengan gadis yang selama ini Melodi cari.
Wildan juga ingat foto keluarga Cinta yang pernah dia temukan tanpa sengaja di apartement Melodi.
Apakah gadis yang Melodi cari selama ini adalah kamu Cin? tanya Mely dalam hati.
Sepertinya aku harus mencari kebenarannya sebelum semuanya terlambat. Kalau itu ternyata benar dan Melodi mengetahuinya, aku tidak tau apa yang akan dilakukan Melodi kepada kamu. Apakah dia memaafkan kamu atau mungkin sebaliknya dia akan menyakiti kamu? sambung Wildan dalam hati.
"Itulah kekuatan jodoh Od. Mudah - mudahan seberat apapun cobaan dalam rumah tangga kalian bisa kalian selesai dengan cara yang baik karena kalian berdua saling menyayangi dan mencintai satu sama lain" ucap Wildan.
Melodi tersenyum sangat bahagia.
"Aku sangat bahagia saat ini Wil.. sangat - sangat bahagia. Cinta memang benar - benar telah merubah duniaku" ungkap Melodi.
Wildan hanya bisa tersenyum di dalam hatinya berdoa.
Semoga bukan Cinta ya Allah gadis yang selama ini Melodi cari. Pinta Wildan dalam hati.
Cinta sudah sampai di ruangannya.
"Kamu dari mana Cin? Aku sudah kirim pesan ke kamu dari tadi tapi gak kamu balas?" tanya Ratna sambil berbisik kepada Cinta begitu Cinta tiba di ruang kerja mereka.
Cinta langsung meraih ponselnya dan membukanya. Ternyata Ratna sudah mengirim beberapa pesan dan panggilan tak terjawab ke ponselnya.
"Maaf aku tidak tau, ponsel aku silent" jawab Cinta.
"Bukan itu yang aku ingin dengar, kamu dari mana?" desak Ratna.
"Ooh aku dari ruangan Mas Melodi" bisik Cinta kepada Ratna.
Ratna langsung bernafas lega.
"Huuuf syukurlah ternyata kamu dari sana. Aku kira tadi kamu kemana? Aku takut kamu disembunyikan sama makhluk halus" ungkap Ratna.
"Makhluk halus? ada - ada saja kamu" ujar Cinta sambil tertawa kecil.
"Ya habis si Baim tadi ada di bawah makan bareng kami. Jadi gak mungkin kalau kamu pergi sama dia. Makanya aku mikirnya makhluk halus yang culik kamu. Ternyata tebakan aku benar. Kamu di culik sama makhluk halus bin tampan. Sampai lipstik kamu habis semua tuh di bibir" sindir Ratna.
Cinta sontak mengambil cermin dari tasnya dan melihat tampilan wajahnya saat ini.
Gawat tadi udah ketangkap basah sama Pak Wildan nah sekarang ketangkap basah sama Ratna. Duh Mas Melodi... malu banget aku jadinya. Umpat Cinta dalam hati.
"Yah namanya mau kasih service buat suami tercinta" gumam Cinta.
"Cie.. yang udah punya suami.. Apalagi suaminya si Bos, jadi bebas deh mau ngapain aja di kantor" goda Ratna.
"Sssst.. nanti Santi dengar" bisik Cinta.
Ratna hanya bisa tersenyum melihat tingkah sahabatnya ini.
.
.
BERSAMBUNG