Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 111


Esok harinya sesuai dengan rencana Melodi seluruh karyawan berkumpul di aula. Suasana di aula begitu ramai. Para karyawan sibuk membicarakan tentang foto Cinta dan Melodi yang beredar kemarin sore.


Mereka juga sibuk membahas apa maksud dan tujuan mereka dikumpulkan di aula ini. Ratan dan Santi juga ada di dalamnya.


"Rat kamu tau sesuatu kan tentang Cinta?" tanya Santi kepada Ratna.


Ratna menganggukkan kepalanya.


"Kamu percaya San dengan apa yang mereka semua katakan dan tuduhkan pada Cinta?" tanya Ratna.


Santi menggelengkan kepalanya.


"Aku gak percaya, selama aku berteman dengan Cinta dia adalah gadis yang baik dan sopan. Aku yakin Cinta tidak berbuat hal yang mereka katakan. Pasti ada alasan Cinta tentang foto itu, aku sangat yakin hal itu adalah sesuatu yang baik" jawab Santi.


Ratna tersenyum menatap Santi.


"Ternyata masih ada orang yang melihat Cinta dari cara yang berbeda seperti kamu San, nanti kamu akan tau kebenarannya. Sabar ya" sahut Ratna.


Hari ini Ratna pergi ke kantor sendiri, Cinta berangkat ke kantor bareng Melodi dan Melodi sengaja datang sedikit lebih lama agar para karyawannya sudah berkumpul lebih dahulu saat dia tiba di kantor.


"Tenang semuanya, hari ini CEO kita Bapak Melodi Sanjaya akan menyampaikan suatu berita gembira untuk kita semua, jadi diharapkan kalian semua tenang ya" ucap Wildan.


Bukannya malah tenang suasana di aula semakin ramai. Karena para karyawan sangat penasaran berita apa yang akan mereka dengar pagi ini.


Sebelum memasuki aula, Cinta dan Melodi turun dari mobil dan berjalan masuk ke kantornya.


"Kamu sudah siap sayang?" tanya Melodi.


Cinta tersenyum lembut menatap wajah suaminya.


"Sudah Mas" jawab Cinta.


"Selamat datang Nyonya Melodi Sanjaya di Sanjaya Corp. Mulai hari ini seluruh karyawan pasti akan menghormati kamu sebagai istriku. Tidak akan ada yang berani berbicara ataupun berbuat macam - macam kepada kamu" sambung Melodi.


Melodi meraih tangan Cinta dan menggenggamnya erat.


"Bismillah" gumam Cinta.


Mereka memasuki pintu aula, otomatis semua mata menatap ke arah mereka. Suasana aula sangat riuh terdengar.


"Tenang.. tenang... semuanya di harap tenang" ucap Wildan dari atas pentas.


Melodi membawa Cinta berjalan hingga ke atas pentas. Tatapannya terlihat sangat bahagia dan penuh Cinta.


Suasana aula jadi hening begitu Melodi berdiri di atas pentas. Melodi langsung berjalan menuju podium dan mengambil alih microphone yang terpasang di atasnya.


"Selamat pagi semua, mungkin saat ini kalian pasti akan bertanya - tanya mengapa kalian semua saya kumpulan di aula ini. Saya tau kemarin sore ada seseorang yang sudah menyebarkan foto - foto saya bersama seorang wanita. Sebagian diantara kalian mungkin sudah ada yang mengenal wanita itu. Saya tidak ingin kesalahpahaman terjadi berlarut - larut hingga menimbulkan fitnah kejam. Berhubung saat ini saya sedang bahagia maka saya akan memaafkan orang yang menyebarkan berita miring tentang saya dan wanita yang ada di foto tersebut" ucap Melodi memulai pembicaraan.


"Baiklah pagi ini saya akan menyampaikan berita penting kepada kalian semua. Kabar gembira tentang pernikahan saya" sambung Melodi.


Sontak suasana di aula kembali riuh.


"Tepat dua minggu yang lalu saya sudah menikah dengan seorang wanita yang bernama Cinta Aurora. Salah satu karyawan dari bagian keuangan" ungkap Melodi.


Layar pentas menampilkan foto - foto pernikahan Cinta dengan Melodi saat di kampung. Sontak Cinta menutup mulutnya karena terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini. Dia benar - benar tidak menyangka Melodi sudah menyiapkan semua ini.


"Kalian mungkin banyak menyimpulkan segala sesuatunya yang belum jelas benar adanya. Pada kesempatan ini saya akan ceritakan asal mula saya bertemu dengan istri saya. Saya sudah mengenalnya sekitar satu tahun yang lalu. Saat itu istri saya masih kuliah, setelah dia wisuda saya menawarkan pekerjaan di Perusahaan ini. Dua minggu lalu saya melamarnya di kampung halamannya, dikarenakan kami berdua sama - sama seorang anak yatim piatu kami mengambil kesepakatan kalau pernikahan dipercepat. Akhirnya pada kesempatan itu juga saya menikahi Cinta. Jadi tidak benar ya kalau Cinta itu merayu dan menggoda saya di kantor karena jauh sebelum itu saya sudah tergoda pada kejujurannya, kebaikannya, kepolosannya dan tingkah lucunya" ungkap Melodi tersenyum penuh Cinta.


Belum pernah karyawannya melihat Melodi seramah, sehangat dan sebahagia hari ini. Beberapa orang kini percaya bahwa Bos mereka sedang jatuh cinta.


"Mengapa kami merahasiakan pernikahan kami? Itu karena permintaan istri saya. Dia tidak mau teman - temannya berpikiran buruk tentangnya padahal sejak awal saya sudah mengajaknya terbuka. Tebakan saya benar kalian malah berpikir yang tidak - tidak tentang kedekatan kami. Oleh sebab itu untuk mencegah tersebarnya fitnah yang tidak bertanggung jawab pada kesempatan ini saya umumkan dan perkenalkan kepada kalian istri saya Cinta Aurora" sambung Melodi.


"Sini sayang" Melodi memanggil Cinta untuk mendekat.


Melodi langsung menggenggam erat tangan Cinta dan memperkenalkan istrinya kepada seluruh karyawan di Perusahaannya. Cinta merasa terharu atas kejutan dan Melodi rencanakan.


Kini dia semakin yakin besarnya cinta yang Melodi punya untuknya. Kejadian kemarin benar - benar Cinta simpan di dalam hatinya. Dia akan lebih berhati - hati berhubungan dengan laki - laki manapun karena suaminya tipe pria pencemburu.


Aula kembali riuh karena tepuk tangan para karyawan.


"Gila.. pintar banget ya Cinta merahasiakan hubungan mereka?" tanya Loli


"Pantas saja saat Cinta jatuh di Bandung kemarin Pak Melodi sangat panik dan langsung menggendong Cinta" sahut Wahyu.


"Ah aku jadi iri pada Cinta.. dia kok pintar banget sih membuat Pak Melodi jatuh cinta kepadanya. Aku mau donk seperti Cinta bisa dapatin Pak Melodi yang tampan dan kaya" sambut Suri.


"Aku pernah melihat Cinta masuk lift khusus pejabat, ternyata ingin bertemu Pak Melodi" ujar Santi.


"Yah begitulah San, mereka saling mencintai satu sama lain. Semoga rumah tangga mereka samawa, langgeng sampai anak cucu" sambut Ratna.


"Aaamiin" jawab Santi.


Baim mengepalkan tangannya karena cemburu, dia menundukkan kepalanya juga karena malu. Pantas saja Melodi selalu tampak marah setiap kali dirinya mendekati Cinta.


Pantas saja Cinta mengetahui minuman kesukaan Pak Melodi, ternyata dia suaminya Cinta. Mengapa kamu merahasiakannya dari ku Cinta? Kalau tidak aku bisa membentengi hatiku untuk kamu? tangis Baim dalam hati.


Dia benar - benar kecewa dan patah hati mendengar kabar gembira dari Cinta dan Melodi pagi ini.


"Terimakasih atas perhatian kalian semua, tidak akan ada yang berubah. Cinta akan tetap bekerja di Perusahaan ini sesuai bidang yang dia kuasai. Bersikaplah seperti biasa karena itu adalah permintaan istri saya" ucap Melodi mengakhiri pidatonya pagi ini.


"Begitulah kabar gembira yang kita dapatkan pagi ini. Kita doakan semoga Pak Melodi dan Ibu Cinta Aurora hidup bahagia menjalani rumah tangga yang sakinah mawaddah dan warraahmah. Diberikan keturunan yang soleh dan solehah dan langgeng hingga ke anak dan cucu. Aami.." potong Wildan.


"Cukup sekian pengumuman pagi ini, terimakasih buat semuanya karena sudah bersedia hadir dan berkumpul di aula ini" tutup Wildan mengakhiri pertemua mereka.


Melodi, Cinta dan Wildan keluar dari aula dan kembali ke ruangan mereka masing-masing.


.


.


BERSAMBUNG