Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Extra Part


Tujuh tahun berikutnya.


"Gubrak... plak... pluuuk... @#&$@"


"Jiyaaaad.. Jayiiid apa yang kalian lakukan?" teriak Wildan dari dalam rumah Cinta dan Melodi.


"Jiyad godain Dyta Papa" protes Jayid.


"Aku cuma menciumnya" jawab Jiyad.


"Tapi Dyta gak suka kamu cium" ujar Jayid.


"Kalian berdua tidak boleh mencium adikku" larang Adit.


"Kak Adit pelit, kami cuma ingin cium Dyta aja gak dibolehin" protes Jiyad.


Ranta dan Wildan tersenyum lucu melihat tingkah kedua anak kembarnya.


"Sepertinya anak kita turunan kamu Mas suka godain cewek" ujar Ratna.


"Nanti kalau mereka besar pasti mereka akan menemukan teman sejati mereka. Seperti aku yang menemukan kamu sayang" jawab Wildan.


"Iya tapi mereka kembar Mas, gimana kalau mereka selalu rebutan cewek sampai besar seperti itu?" tanya Ratna khawatir.


"Tenang, kan ada anak Melodi dan Wahyu" jawab Wildan.


Tak lama kemudian Wahyu dan Rania sampai di rumah Melodi dan Cinta.


"Eh ada Yura" sapa Ratna.


"Jayid dan Jiyad mana Onty?" tanya Yura.


"Tuh di belakang sama Dyta dan Kak Adit" jawab Ratna.


"Aku ke sana ya, mau ketemu Kak Adit" ujar Yura dengan senyuman genit ala anak - anak.


Yura langsung lari ke belakang. Ratna dan Wildan saling pandang.


"Yura aja fansnya Adit" ucap Ratna.


Wildan tersenyum sambil mengangkat kedua bahunya.


"Mereka masih anak - anak sayang" ujar Wildan.


Seperti biasa Cinta, Ratna dan Rania lebih sering bertemu karena Suri dan Loly sudah tinggal di luar kota mengikuti suami mereka. Sedangkan Santi biasa lebih sering ke rumah orang tuanya di akhir pekan.


Sejak menikah dengan Wahyu persahabatan Rania dengan Cinta dan Ratna semakin kental. Mereka sering saling mengunjungi ke rumah masing - masing.


"Papa kamu sehat Ran?" tanya Wildan.


"Yah begitulah Wil lagi proses pemulihan" jawab Rania.


Pak Sudibyo sebulan yang lalu terkena serangan jantung dan harus operasi pasang ring. Sekarang Pak Sudibyo sedang dalam masa pemilihan.


"Kak Adiiiiiiiit" panggil Yura.


"Ada apa Yura?" tanya Adit.


"Aku mau minta gendong" rengek Yura.


"Kak Adiiit pelit banget sih, aku kan pengen di gendong sama Kak Adit" bujuk Yura.


"Dyta sini kamu aja yang Kakak gendong. Kakak gak mau gendong Yura" ucap Adit pada adiknya.


Jayid dan Jiyad datang mendekati Yura.


"Yur.. gimana kalau kami aja yang gendong kamu?" bujuk Jayid.


"Iya Yur kami gendong gantian" sambung Jiyad.


"Gak mau, kalian gak sekuat Kak Adit" tolak Yura sambil melipat tangannya ke dada.


"Anak - anak yuk makan dulu" panggil Cinta.


Adit datang sambil menggendong Dyta, lalu di ikuti oleh Yura, Jayid dan Jiyad dari belakang.


"Ayo semua makan yang banyak. Jayid dan Jiyad kalian juga yang banyak makannya biar kuat gendong Yura" ucap Ratna memberi semangat kepada putra kembarnya.


Semua anak - anak makan dengan semangat. Mereka duduk di atas gazebo belakang rumah Melody. Para orang tua juga sedang menikmati makan siang mereka.


Ratna mulai makan dengan lahap tapi begitu makanan masuk ke dalam perutnya tiba - tiba dia langsung berdiri dan berlari menuju kamar mandi.


Semua menatap Ratna dengan tatapan penasaran.


"Ueeeeeek... Ueeeeeek... " Ratna memuntahkan semua isi perutnya.


"Waaah Mas Wildan selamat ya sepertinya si kembar sebentar lagi akan mendapatkan adik" ucap Cinta.


Sontak Wildan terdiam.


"Benarkah?" tanya Wildan terkejut.


"Aaaah kamu sudah punya anak saja lupa gimana istri ngidam" ledek Melodi.


Tak lama kemudian Ratna sedikit lemas kembali ke tempat duduknya dan melirik suaminya.


"Maaaaas tolong donk ambilkan aku mangga muda itu. Perutku mual sekali, kalau aku makan yang asem - asem pasti enak sekali" pinta Ratna sambil merengek.


"Fix deh Ratna lagi hamil, dulu waktu Cinta hamil kedua aku pernah merasakannya. Udah Wil sebaiknya secepatnya kamu bawa Ratna ke Dokter kandungan gih" ucap Melody.


.


.


SELESAI


Alhamdulillah akhirnya novel ke sepuluh selesai juga di awal tahun 2023. InsyaAllah secepatnya akan segera menyusul novel terbaru yang berjudul Kita Yang Berbeda.


Kisah dua anak manusia yang berbeda keyakinan. Memadu kasih dengan pertentangan dua keluarga hingga akhirnya dengan berat hati mereka harus berpisah.


Akankah jodoh berpihak pada mereka?


Yuk teman - teman tungguin ya novel aku yang terbaru. Terimakasih buat kalian semua yang sudah membaca dan mendukung novelku ini hingga selesai.


Semoga novel ini bisa menghibur dan membawa banyak manfaat untuk kita semua.


Wassalam..