
Tanpa terasa besok adalah hari wisuda Cinta. Hari ini Bibik, Kak Amel dan Mas Suryanya akan datang ke Jakarta. Rencananya mereka akan tiba sore ini. Bibik dan Kak Amel akan tidur di kosan Cinta sedangkan Surya kakak iparnya Cinta titipkan di kos - kosan teman prianya.
Cinta sangat senang sekali hari ini, pagi - pagi dia sudah tiba di apartement Melodi. Sejak malam traktiran itu Melodi tidak banyak protes dengan pekerjaannya dia apartement.
Cinta juga jarang terdengar mengumpat nya di apartement. Meskipun setiap hari Melodi tetap melihat rekaman CCTV di sela - sela pekerjaannya.
Dengan alasan ingin mengecek cara kerja Cinta, menonton Cinta bekerja dari CCTV sudah menjadi suatu hiburan tersendiri bagi Melodi. Dia sering tersenyum bahkan tertawa melihat tingkah aneh Cinta di apartement.
Terkadang Cinta bernyanyi ala ratu rock di apartementnya. Dengan ikat kepala dasi kerja Melodi, gagang sapu andalan sebagai gitar dan deodoran Melodi sebagai mikropon.
Cinta melakukan konser di kamarnya. Terkadang Cinta juga melakukan konser dangdut di dapur. Dengan panci dan wajan sebagai gendangnya.
Melodi tidak pernah komplain akan hal itu, dia anggap itu adalah cara Cinta menyamankan dirinya di apartementnya miliknya. Dia juga terhibur sekali akan hal itu.
Kadang Cinta juga sering berlagak Bos sebagai pemilik apartement yang sedang menikmati hidup berenang dan bersantai di apartement milik Melodi. Cinta membawa kain balinya dan berjemur di teras samping apartement Melodi sambil menikmati sirup dan makanan ringan yang dia masak.
Pernah Melodi tertawa terbahak - bahak ketika Cinta ketiduran dan tanpa sadar terjatuh ke lantai. Cinta juga pernah jatuh terpeleset setelah dia berenang di kolam renang.
Atau Cinta jatuh di dapur karena lantai basah akibat dia mengepel lantai. Ada saja tingkah Cinta yang membuat Melodi bisa tersenyum tanda dia sadari.
Hal itu sudah menjadu perhatian Wildan yang sudah sejak lama mengetahui kebiasaan Melodi mengintai Cinta lewat CCTV.
Tanpa Melodi sadari dia juga sudah banyak berubah. Sudah beberapa bulan ini Melodi tidak pernah ke diskotik saat dia kesepian. Melodi jarang sekali marah - marah tak jelas di kantor karena moodnya yang sedang tidak baik.
Dan akhir - akhir ini Melodi jadi sering tersenyum bahkan Wildan pernah memergokinya tertawa lepas sambil menatap layar ponselnya yang ternyata sedang menonton Cinta bekerja di apartementnya.
Wildan sangat bersyukur dengan keadaan Melodi saat ini. Dia tidak kesepian lagi dan melupakan dendam lamanya. Wildan berharap semua ini tidak akan berakhir, malah dia berdoa semoga hubungan Melodi dan Cinta bisa berubah naik tingkat.
Bukan hanya sekedar majikan dan asisten rumah tangga. Walau Wildan tidak berharap banyak tapi dia tetap berdoa semoga Melodi dan Cinta bisa berjodoh kelak.
Cinta adalah gadis yang tepat bisa mengisi kekosongan hati Melodi. Cinta juga wanita yang baik bisa mengurus Melodi dengan baik, bisa merubah hidup Melodi menjadi lebih terarah.
Hari ini Cinta akan masak rendang karena rencananya besok dia akan izin bekerja di apartement Melodi. Rendang salah satu makanan yang akan lebih enak jika dipanaskan.
Oleh sebab itu rencananya Cinta akan memasak rendang lebih banyak dari biasanya agar majikannya itu bisa makan untuk dua hari saat dia tidak datang.
Sambil bersenandung Cinta memasak rendang di dapur. Setelah semua pekerjaannya selesai Cinta bersiap - siap untuk pulang.
Seperti biasa Cinta tidak akan lupa meninggalkan memo untuk Melodi di pintu kulkasnya.
Bos
Hari ini aku sudah memasak rendang dengan penuh cinta. Makanan ini enak sekali jika besok Bos panasin lagi. Kali ini jangan malas ya Bos panasin rendangnya karena besok aku mau izin tidak datang ke apartement dikarenakan besok adalah hari wisudaku.
Keluargaku datang dari kampung dan besok setelah wisudaku selesai aku ingin membawa Kakak beserta suaminya dan juga Bibik kami keliling kota Jakarta.
Jangan rindukan aku ya Bos, karena aku hanya cuti satu hari aja kok. Dan esok harinya aku akan menagih janji Bos. Aku akan memberikan surat lamaran ke perusahaan Bos. Jangan lupa ya Bos untuk menerima aku sebagai karyawan di kantor Bos. Sedangkan di apartement ini aku sudah ajarin Ratna untuk menggantikan pekerjaanku.
Akhir kata terimakasih atas semua kebaikan Bos selama ini. Kedepannya saya akan bekerja lebih giat lagi.
Wassalam.
Ttd
Cinta ❤
Cinta tersenyum puas setelah menulis memonya yang lebih panjang kali ini. Setelah itu dia pergi keluar apartement Melodi dengan membawa sampah dan pakaian kotor Melodi yang akan dia antar ke tempat loundry.
Sore harinya seperti biasa Melodi pulang bersama Wildan. Begitu mereka masuk ke dalam apartement, mereka sudah mencium wangi aroma makanan yang membuat perut lapar.
"Kamu sepertinya sudah ketagihan masakannya" sambut Melodi.
"Halah bro.. akuilah kamu pun begitu juga. Kita dua pria yang selalu memperebutkan masakan Cinta" balas Wildan.
Melodi hanya diam dan tidak menyangkal ucapan Wildan tadi. Mereka berjalan ke dapur untuk menikmati kopi buatan Cinta seperti biasa setiap harinya.
Wildan mengintip hidangan makan malam hari ini.
"Waow... rendang, pasti lezat sekali" pekik Wildan.
Wildan melihat memo di pintu kulkas dan membacanya.
"Cinta izin besok Od" ucap Wildan.
"Iya, besok dia wisuda" sambut Melodi.
"Waaah kamu udah tau rupanya?" tanya Wildan terkejut.
"Sudah dari sebulan yang lalu" jawab Melodi.
"Kok aku gak tau?" tanya Wildan lagi.
"Kamu siapa? mengapa harus tau tentang kehidupan Cinta. Yang jadi majikannya di sini itu siapa?" tanya Melodi.
"Iya tapi kan aku yang carikan dia buat bekerja di apartement kamu, masak kamu gak mau cerita sih ke aku?" tanya Wildan.
Melodi menyeruput kopinya yang masih panas.
"Dan apa ini? Dia kamu suruh melamar di perusahaan kita? Kapan kamu menyuruhnya?" tanya Wildan semakin penasaran.
"Sebulan yang lalu saat dia minta di traktir setelah lulus sidang skripsi" jawab Melodi jujur.
Ups.. aku jadi keceplosan. Umpat Melodi menyesal.
"What??? Kamu mentraktir Cinta bulan lalu? Itu artinya kamu sudah bertemu dan bertatap muka langsung dengan Cinta gitu?" tanya Wildan tak percaya.
"Apa ada orang mentraktir makan tanpa bertemu?" tanya Melodi.
"Wah.. wah.. apa yang terjadi di sini. Aku mencium bau - bau perselingkuhan" komentar Wildan.
"Perselingkuhan apa? Aku tidak sedang menjalin hubungan asmara dengan wanita manapun, jadi aku tidak sedang selingkuh Wil" ucap Melodi membela diri.
"Kamu selingkuh dibelakangku. Kamu janjian dengan Cinta tanpa mengabari aku atau mengajak aku ikut serta. Kamu tega Od, yang kamu lakukan padaku itu ja... haaaat" protes Wildan kesal.
"Halaaah lebay. Gitu aja aku kok harus laporan sama kamu. Bukan sesuatu yang istimewa juga. Cinta hanya buat satu permintaan, kalau dia lulus dengan nilai yang baik maka dia minta aku traktir. Aku rasa tidak ada yang salah, agar dia termotivasi dan semangat jadi aku iyakan saja. Ternyata dia gadis yang pintar wisuda dengan pringkat terbaik dan lulusan termuda. Makanya aku penuhi janjiku padanya. Dan kami makan malam tepatnyanl sebulan yang lalu. Di situ lah aku beri dia tawaran untuk bekerja di perusahaan setelah dia selesai wisuda" ungkap Melodi.
Wildan menatap tak percaya kepada Melodi. Dia tidak menyangka hubungan Melodi dan Cinta sudah melangkah sangat jauh dan sepertinya mereka sudah sangat dekat.
Pelan - pelan Wildan mengucap syukur atas semua yang terjadi kepada Melodi. Dan dia terus berdoa semoga hubungan mereka ini melangkah lebih maju lagi kedepannya.
.
.
BERSAMBUNG