Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 126


"Cintaaaa..... " teriak Melodi.


Melodi segera mengangkat tubuh Cinta dan membawanya keluar dari ruangan kerjanya.


"Pak a.. ada apa dengan Bu Cinta?" tanya sekretaris Melodi terkejut.


"Kamu batalkan semua janji saya hari ini. Saya mau bawa istri saya ke rumah sakit" perintah Melodi.


"Baik Pak" jawab sekretaris Melodi cepat.


Melodi masuk ke dalam lift khusus pejabat langsung menuju basement dan masuk ke dalam mobilnya. Dengan sigap dan cepat Melodi membawa Cinta ke Rumah Sakit.


"Mengapa kamu pingsan lagi setelah melihat foto itu Cinta. Ada apa dengan foto itu? Apa yang terjadi sebenarnya" ucap Melodi kesal.


Dia memukul setir mobil yang sedang dia pegang. Dia baru ingat tentang foto itu, untung saja kemarin dia sempat memotret kembali foto itu.


Melodi langsung mengirimkan foto itu kepada orang suruhannya.


"Kamu cari tau apa hubungan dua orang yang ada di foto itu" perintah Melodi.


Tak lama Melodi sudah sampai di depan rumah sakit. Dia segera menggendong tubuh Cinta ke UGD untuk diperiksa.


Dokter dan beberapa perawat melakukan pemeriksaan.


"Bagaimana Dok, apa yang terjadi dengan istri saya?" tanya Melodi khawatir.


"Selamat Pak, istri Bapak saat ini sedang hamil" jawab Dokter.


"I.. istri sa ya hamil?" tanya Melodi terkejut.


"Iya Pak, lebih lanjut nanti istri Bapak akan diperiksa oleh Dokter kandungan. Tapi kondisi istri Bapak sangat lemah. Sepertinya dia mengalami stres dan tekanan. Sebaiknya istri Bapak dirawat dulu" ungkap Dokter.


"Baik Dok lakukan yang terbaik untuk istri saya" ujar Melodi.


Cinta segera diberikan perawatan dan dipindahkan ke ruangan VIP untuk perawatan lebih lanjut. Cinta juga sudah sadar dan terlihat sangat lemah.


"Kepalaku pusing sekali Mas" ungkap Cinta sambil memegang kepalanya.


"Kamu pingsan sayang? Mengapa kamu bisa seperti ini?" tanya Melodi.


"Ta.. tadi aku melihat foto Papaku dan Om Andar diatas meja kerja kamu. Mengapa bisa ada foto Papa dan Om Andar di sana?" tanya Cinta.


"Kamu mengenal Om Andar?" tanya Melodi terkejut.


Cinta menganggukkan kepalanya sambil tetap memegang kepalanya yang sangat pusing.


"Dia temannya Papa tapi uuuuh kepalaku pusing sekali" ucap Cinta kesakitan.


Jadi benar ternyata Om Andar dan Papa Cinta saling kenal. Ternyata mereka berteman? Tapi apa hubungan kecelakaan itu dengan Om Andar? tanya Melodi dalam hati.


Melodi ingat pesan dokter tadi.


"Istri Bapak mengalami trauma pada suatu kejadian. Mungkin tadi dia melihat atau mengingat kejadian yang membuat dia trauma sehingga dia pingsan. Hati - hati Pak jangan terlalu dipaksakan. Takutnya itu berpengaruh pada janin yang ada di dalam kandungan istri Bapak" pesan Dokter sebelum Cinta sadar.


"Sudah sayang jangan terlalu dipaksa. Kamu harus bisa menenangkan pikiran kamu. Agar bayi kita sehat" ucap Melodi.


"Ba.. bayi kita?" tanya Cinta bingung.


"Iya bayi kita. Kamu hamil sayang" jawab Melodi dengan mata berkaca - kaca karena haru dan bahagia.


"A.. aku hamil?" tanya Cinta tak percaya.


Melodi mengelus lembut kepala Cinta.


"Kamu hamil sayang, ada bayi kita di perut kamu. Kamu harus rileks dan jangan pikirkan apapun ya" ujar Melodi.


"Sayaaang kenapa kamu bertanya begitu? Aku benar - benar mencintai kamu sayang, kamu tau kan kalau aku tidak pernah berbohong" jawab Melodi.


"Ta.. tapi.. kata wanita itu kamu menikahiku karena ingin balas dendam" ujar Cinta.


Kurang ajar, ternyata Sofia berkata seperti itu kepada Cinta. Eh tunggu? Kenapa Sofia bisa tau tentang balas dendam ku dan mengapa Sofia tau kalau Cinta adalah gadis yang selama ini aku cari? Aku kan tidak pernah bicara masalah pribadi sama Sofia atau siapapun juga? Tanya Melodi.


Banyak fakta yang mencurigakan dia ketahui dari Cinta.


"Aku mau balas dendam kepada kamu? Balas dendam untuk apa sayang? Kamu jangan percaya omongan wanita itu. Dia hanya ingin merusak rumah tangga kita. Dia marah karena aku memilih kamu dan menikahi kamu dari pada dia" sahut Melodi.


"Aku memang tidak percaya Mas padanya. Aku lebih percaya kepada kamu. Tapi entah mengapa seharian ini ucapannya selalu terngiang di telingaku" balas Cinta.


"Sudah.. sudah.. kamu tenang ya jangan fikirkan yang macam - macam. Yang penting kamu harus sehat agar bayi kita juga sehat sayang" ucap Melodi.


"Iya Mas" Cinta menutup kembali matanya mencoba untuk menenangkan pikirkannya.


Akhirnya Cinta kembali tertidur.


Tiba - tiba ponsel Melodi berdering dari orang yang dia suruh untuk menyelidiki tentang Cinta. Melodi segera keluar dari kamar rawat inap Cinta agar Cinta tidak bisa mendengar pembicaraannya di telepon.


"Halo.. kamu sudah mendapatkan informasinya?" tanya Melodi.


"Sudah Pak, Cinta Aurora adalah gadis yang selama ini Bapak cari ternyata gadis itu adalah istri Bapak" lapor pria suruhan Melodi.


"Ya dia istriku dan aku mengetahui semua ini setelah aku menikahinya. Lalu apa lagi yang kamu dapatkan?" tanya Melodi lagi.


"Saat kecelakaan dia mengalami cidera berat dan shock pasca kecelakaan. Dia koma selama enam bulan dan lupa semua tentang kejadian kecelakaan. Tapi ada sesuatu yang aneh Pak dengan keluarga istri Bapak" sambung sang pria.


"Apa?" tanya Melodi tak sabar.


"Saat istri Bapak dirawat beberapa kali ada orang misterius yang mencoba untuk mencelakai istri Bapak, Bu Cinta Aurora. Oleh sebab itu Kakaknya Amelia menjual semua harta orang tua mereka untuk melakukan penjagaan ketat pada adiknya yang sedang koma. Bu Cinta mendapatkan perawatan terbaik hingga akhirnya dia sadar. Kakaknya menghapus semua data mereka di rumah sakit dan mereka menghilang dari Jakarta pergi ke sebuah kampung di daerah Cirebon" ungkap pria itu.


"Ya Cinta dan Kakaknya memang tinggal di Cirebon bersama Bibiknya. Tapi siapa orang yang ingin mencelakai Cinta?" tanya Melodi penasaran.


"Itu yang belum saya ketahui Pak" jawab Pria itu.


"Oh iya baru saja istri saya berkata kalau Papanya adalah teman dari Andar asisten pribadi Papa saya. Coba kamu cari tau apa hubungan Andar dengan kecelakaan Papa saya dan Papa Cinta" perintah Melodi.


"Baik Pak saya akan selidiki hal ini secepatnya" jawab Pria itu.


"Ya sudah aku akan segera kirim uang ke rekening kamu. Gerak cepat saya butuh informasi ini secepatnya" desak Melodi.


"Siap Pak" sahut pria itu.


Telepon langsung terputus.


"Ada orang yang ingin mencelakai Cinta makanya Mbak Amel menghilangkan jejak mereka. Pantas saja Mas Surya dan Mbak Amel seperti menyembunyikan sesuatu. Aku harus segera bekerja sama dengan mereka menjaga Cinta agar semua masalah ini selesai dan Cinta juga selamat dari bahaya" Gumam Melodi.


Melodi segera menghubungi Kakak Iparnya.


"Assalamu'alaikum Melodi" ucap Amel dari seberang.


"Wa'alaikumsalam. Mbak saat ini Cinta sedang di rawat di Rumah Sakit karena dia sedang hamil. Tapi saat ini dia tidak boleh banyak pikiran. Aku ingin menghiburnya dan membuatnya bahagia. Bisakah Mbak dan Bibik datang ke Jakarta untuk menghiburnya?" pinta Melodi.


"Bisa Melodi kami akan segera datang ke Jakarta hari ini juga. Tolong kamu jaga Cinta ya sampai kami tiba di Jakarta" sambut Amel.


.


.


BERSAMBUNG