Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 47


Sudah dua minggu Cinta pergi tugas ke luar kota. Selama itu juga sifat Melodi uring - uringan. Semuanya salah terlebih soal makanan.


Tidak ada makanan yang sesuai dengan lidahnya. Melodi marah - marah ketika makan di kantin, dia menegur pengelola kantin dan mengancam akan mengganti mereka jika makanan di kantor tidak diperbaiki.


Wildan sebenarnya pusing dengan sikap Melodi seperti ini. Tapi dia tau apa penyebab Melodi menjadi seperti ini. Hanya saja saat Wildan berusaha mengingatkan Melodi. Melodi malah kesal dan marah.


Egonya sangat tunggu sekali dan sangat berat untuk mengakui perasaannya sendiri.


"Kamu seperti kehilangan sesuatu Od" ucap Wildan saat mereka duduk di pinggir kolam renang.


"Aku? kehilangan apa?" tanya Melodi tidak mengerti.


"Kamu kehilangan gairah dan semangat hidup" jawab Wildan.


"Itu sudah lama sejak kedua orang tuaku meninggal dunia" ujar Melodi.


"Tidak, beberapa bulan ini aku melihat kamu punya semangat hidup baru. Tapi kamu tidak mau menyadarinya. Kalau kamu malu padaku setidaknya akuilah dalam hati kamu sendiri. Kamu kehilangan Cinta. Dua minggu ini kamu galau Od. Marah - marah gak jelas, apalagi kalau soal makanan. Selalu saja ada yang kurang. Keasinan, kemanisan, terlalu masak, belum matang, semuanya salah. Lidah kamu sudah terbiasa dengan masakan Cinta" ucap Wildan dengan sangat hati - hati.


"Sok tau kamu" bantah Melodi.


"Kita sudah berteman dari kecil Od. Aku sudah mengenal kamu puluhan tahun. Aku tau sifat kamu, aku tau kamu terhibur dengan keceriaan Cinta, kecerobohannya dan juga kelucuannya. Tapi kamu terlalu sombong untuk mengakuinya hanya karena Cinta adalah seorang asisten rumah tangga kamu. Kini Cinta sudah menjadi karyawan di perusahaan kamu, kamu tetap tidak mau juga mengakuinya" nasehat Wildan.


"Ya karena aku memang tidak memiliki perasaan istimewa untuk gadis itu. Dia bukan tipe aku Wil. Dari segi mana coba aku tertarik padanya. Cantik nggak, tubuhnya juga tipis seperti papan triplek, mulutnya cerewet dan dia gadis ceroboh yang suka bernyanyi dan berjoget saat memasak" ungkap Melodi.


Wildan tersenyum saat mendengar ucapan Melodi.


"Tuh kamu begitu memperhatikan Cinta selama ini, kamu sampai tau kebiasaannya yang suka bernyanyi dan menari saat memasak" sambut Wildan.


Melodi terdiam kaku karena Wildan berhasil menjebaknya. Lagian kenapa juga dia jadi terpancing dengan ucapan Wildan.


Sial.. kamu menjebak aku Wil. Melodi mengumpat dalam hati.


Tiba - tiba ponsel Melodi bergetar tanda pesan masuk. Melodi membuka ponselnya dan membaca pesan baru.


Cinta


Apa kabar Bos? Selama dua minggu aku tinggalkan apakah ada masalah di rumah? Ratna baik - baik saja kan Bos kerjanya? Gimana dengan masakannya, Bos suka kan?


Melodi langsung membalas pesan Cinta.


Melow Dingin


Sebentar lagi teman kamu itu akan aku pecat. Dia tidak becus memasak, aku rasa sebentar lagi aku akan terserang stroke karena tekanan darah tinggiku naik. Teman kamu itu selalu masak dengan asin.


Cinta tersenyum membaca pesan Melodi. Dia baru saja mendapat pesan dari wakil CEO nya yang mengabarkan kalau Melodi CEO di perusahaan tempat dia bekerja sedang tidak enak badan dan tidak mau makan.


Makanya Cinta mengirim pesan kepada Melodi. Sebelumnya Cinta juga sudah bertanya pada sahabatnya Ratna apakah Melodi pernah komplain dengan masakannya? Tapi Ratna berkata tidak pernah.


Melodi tidak pernah memberikan catatan ataupun mengirim pesan kepada Ratna kalau dia tidak menyukai masakan yang Ratna masak.


Itu artinya Melodi tidak masalah dengan masakan Ratna tapi mengapa Wildan menyuruh nya untuk mengirim pesan kepada Melodi dan bertanya tentang masakan Ratna?


Cinta merasa bingung tapi karena dia patuh dan menghormati Wildan sebagai Bos yang baik. Cinta akhirnya melaksanakan perintah Wildan.


Cinta


Jangan donk Bos, temanku kan sudah berusaha sebaik mungkin. Kalau Bos pecat dia siapa lagi nanti yang bersihin apartement Bos?


Aku kan tinggal dua minggu lagi tugasnya Bos, harap maklum dengan masakan Ratna ya..


Melow Dingin


Begitu kamu pulang nanti kalian berdua akan aku pecat 😡


Cinta


Waduh gawaaat. Aku cuma bercanda lho Bos. Kok sensitif banget sih. Ya sudah sebagai permintaan maaf ku bagaimana kalau aku pesankan makanan secara online? Masakan dari restoran langganan aku? Soal rasa dijamin enak Bos, aku yakin Bos pasti suka.


Melow Dingin


Ya


Dasar Melow Dingin aku udah panjang ketik pesan lagi - lagi dia cuma balas satu kata. Huuuh... awas nanti kalau aku pulang. Aku akan taburi cinta sebanyak - banyaknya di apartement kamu, sampai kamu tidak bisa menolaknya Bos. Hahahaha... tawa Cinta dalam hati.


"Hey... ngapain sih senyum - senyum sendiri?" tanya Baim yang tiba - tiba datang dari arah belakang Cinta.


"Ah mau tau aja. Aku lagi kirim pesan sama seorang pria yang sangaaaaat dingin. Udah ketik pesan panjang dia cuma jawab singkat, ya" ungkap Cinta.


"Apa pria itu sangat berarti dalam hidup kamu?" tanya Baim.


"Bisa di bilang ya, bisa juga tidak. Ya karena dia sudah banyak membantu aku sampai aku bisa menyelesaikan kuliahku dan aku bekerja sekarang. Tidak karena dia hanyalah orang lain. Kami tidak punya hubungan apapun antara pria dan wanita. Lagian dia bukan tipeku" ungkap Cinta.


Baim bernafas lega.


"Jadi pria seperti apa yang menjadi tipemu?" tanya Baim.


Cinta menatap langit, mereka sedang berdiri di balkon Mes perusahaan.


"Pria yang soleh, bertanggung jawab dan pekerja keras" jawab Cinta.


"Mengenai wajah?" selidik Baim.


"Tidak ada spesifikasi nya yang penting good looking aja" jawab Cinta.


"Apa kamu sudah menemukannya?" tanya Baim lagi penasaran.


"Belum dan memang belum saatnya. Aku harus mengejar mimpi dan masa depanku. Masih banyak yang belum aku capai. Bukan aku ingin mengejar dunia, aku hanya punya beberapa mimpi untuk aku dan keluargaku dan belum ada satu pun yang bisa aku wujudkan" ungkap Cinta.


"Kalau orang itu sudah datang dan bersedia jalan bersama kamu meraih cita - cita dan impian kamu bersama - sama gimana?" tanya Baim penuh harap.


Cinta kembali menarik nafas pangang.


"Haaaah... aku belum pernah memikirkannya. Aku harus menata hidupku dulu. Masih terlalu jauh dari apa yang aku harapkan. Mungkin aku harus fokus dulu pada masa depanku" jawab Cinta.


"Tapi dia juga adalah masa depan kamu Cin, tak mungkin kan selamanya kamu sendiri?" tanya Baim.


Cinta kembali diam dan berpikir keras. Entah mengapa tiba - tiba wajah Melodi yang terbayang di dalam angan - angan nya.


Kenapa wajah si Bos yang muncul, apa dia terlalu merindukanku makanya aku jadi memikirkannya? Ah tidak.. tidak.. kamu harus tau diri Cinta. Dia memang good looking, pekerja keras dan bertanggung jawab tapi dia bukan pria soleh. Dia suka jajan sembarangan dan semua itu penuh dengan dosa. Dia juga pria yang sangat dingin. Pasti mati beku berada di samping nya. Batin Cinta.


.


.


BERSAMBUNG