Senandung Cinta Melodi

Senandung Cinta Melodi
Bab 90


Pagi - pagi setelah sarapan pagi Melodi memanggil Cinta ke kamar mereka.


"Sayang siapkan semua pakaian kita. Aku akan mengajak kamu ke suatu tempat" ucap Melodi.


Cinta menatap wajah suaminya dengan penuh penasaran.


"Ki.. kita mau kemana Mas?" tanya Cinta.


"Aku ingin mengajak kamu honeymoon ke suatu tempat. Tempat dan waktunya sudah aku tetapkan kamu hanya tinggal menyiapkan semua kebutuhan kita selama lima hari. Dua jam lagi kita akan berangkat" perintah Melodi.


"Kamu serius Mas?" tanya Cinta tak percaya.


Dia memang pernah membayangkan indahnya pengantin baru. Tapi saat menikah dengan Melodi dia melupakan hal ini. Mungkin karena pernikahan mereka sangat dadakan.


Apalagi saat ini mereka masih dalam tahap pengenalan diri masing - masing. Membuat Cinta tidak mau membuat sebuah permintaan apapun pada Melodi.


"Serius sayang.. aku tidak pernah main - main kepada kamu. Aku serius ingin membuat kamu bahagia" tegas Melodi.


Cinta kini tersenyum manis. Akhirnya impian indahnya tentang pernikahan terkabul juga. Dia segera menyiapkan semua pakaian mereka berdua untuk lima hari.


Satu jam kemudian semua pakaian mereka sudah masuk ke dalam koper. Melodi mengeluarkannya dari kamar.


"Mengapa kamu tidak memanggilku?" tanya Melodi yang sedang menonton TV.


"Gak apa - apa Mas aku bisa kok sendiri" jawab Cinta.


"Lain kali jangan terlalu mandiri sayang, biarkan aku melakukan sesuatu untuk kamu. Walau pun itu sesuatu yang sangat kecil dimata kamu tapi bagitu itu sangat berarti karena aku melakukannya untuk kamu" ucap Melodi lembut.


Dia segera menarik tangan Cinta membuat Cinta duduk diatas pangkuannya. Cinta memberontak ingin lepas. Aksinya itu malah membuat sesuatu dalam tubuh Melodi terbangun.


"Aaakh... kamu membuat dia bangun sayang" bisik Melodi di telinga Cinta.


Sontak tubuh Cinta tegang dan dia langsung diam patut di atas pangkuan Melodi. Melodi langsung memeluk Cinta dari belakang. Tangannya dengan sangat aktif bergerak.


Membuat nafas keduanya kembali memburu hingga Melodi tidak kuat lagi. Dia langsung mengangkat tubuh Cinta dan menggendongnya ke dalam kamar.


"Masih ada waktu kita satu jam lagi sayang. Itu sudah sangat cukup untuk kita melakukannya" ucap Melodi.


Melodi meletakkan tubuh Cinta dengan lembut di atas ranjang kemudian dia melucuti satu persatu pakaian Cinta. Mereka kembali mengulang aktivitas mereka tadi malam.


Satu jam kemudian keduanya sudah berada di mobil Melodi menuju bandara.


"Mas aku belum kabari Ratna kalau kita akan pergi" ucap Cinta.


"Ya sudah kabari gih, kalau Wildan dia sudah tau. Malah dia yang aku suruh mempersiapkan semua untu perjalanan kita ini" Sambut Melodi.


Cinta meraih ponselnya dan menghubungi Ratna.


"Assalamu'alaikum Ratna. Kamu lagi ngapain?" tanya Cinta.


"Wa'alaikumsalam. Aku lagi belanja ke supermarket. Tadi sebelum berangkat kerja Pak Wildan menyuruhku untuk berbelanja bahan makanan untuk dimasak di apartement nya" jawab Ratna.


"Waaah ternyata dia gerak cepat ya" sambut Cinta.


"Yah begitulah. Katanya sejak kalian menikah perutnya terancam kelaparan setiap malam" jawab Ratna.


"Oh iya Rat aku mau bilang, aku dan Mas Melodi akan pergi selama lima hari. Tolong kamu jagain apartement ku ya" pinta Cinta.


"Ada petugas keamanan juga masak aku harus jagain juga" protes Ratna.


"Yah maksudku tolong kamu perhatikan, kalau kotor ya kamu bersihin" perintah Cinta.


"Oh begitulah, baiklah. Nanti akan ke atas" sambut Ratna.


"Oh iya yank, katakan pada Ratna. Minggu depan dia sudah bisa mulai bekerja di kantor" potong Melodi.


"Benarkah? Waaah.. alhamdulillah. Terimakasih Booos" teriak Ratna senang.


Cinta menekan tombol speaker sehingga Melodi dapat mendengarnya.


"Dasar gadis barbar" umpat Melodi sambil tersenyum.


"Ya sudah Rat lanjut belanjanya. Habisin aja duit Pak Wildan" ucap Cinta.


"Jangan donk Cin, kalau uang Pak Wildan habis trus untuk masa depan kami mana donk" protes Ratna.


"Cie.. cie.. yang mikirin masa depan" ledek Cinta.


"Hehehe aku kan pengen kayak kamu juga. Bahagia dunia dan akhirat" ucap Ratna.


"Aamiin. Udah dulu ya. Kami udah sampai bandara nih" pamit Cinta.


"Dah Cinta selamat honeymoon ya.. selamat bersenang - senang. Kalau pulang jangan lupa baw oleh - oleh. Dan jangan lupa nanti kalau pulang bawa bibit unggul di dalam perut kamu. Aku mau punya ponakan yang tampan dan cantik seperti kalian berdua" sambut Ratna riang.


"Aamiin.. kamu juga hati - hati ya. Daaah Ratnaaa Assalamu'alaikum.. " tutup Cinta.


"Wa'alaikumsalam" jawab Ratna.


Mobil berhenti di parkiran bandara, mereka berjalan berdua menuju pintu masuk bandara. Kemudian berjalan menuju ruangan tunggu.


Cinta melihat sekeliling dan membaca tulisan - tulisan di sekelilingnya. Dia ingin mencari kemana tujuan perjalanan mereka


"Kenapa sayang? Kamu penasaran kemana kita akan pergi?" tanya Melodi sambil tersenyum misterius.


Cinta mengangguk malu.


"Kita akan honeymoon di Raja Ampat. Disana sangar bagus untuk bepergian saat honeymoon. Perjalanan kita kali ini akan sangat indah dan panas" ucap Melodi pelan setengah berbisik ke telinga Cinta.


Cinta merasa merinding saat mendengar kata terakhir yang Melodi sebut. Seolah - olah Melodi sengaja memberi penekan saat mengucapkannya. Wajah Cinta kembali bersemu merah tak sanggup membayangkan seberapa panasnya perjalanan mereka ini.


Akhirnya panggilan masuk untuk mereka terdengar. Cinta dan Melodi mulai melakukan penerbangan menuju kota tujuan honeymoon mereka.


Beberapa jam kemudian mereka sudah sampai di tempat tujuan. Cinta sangat terpesona dengan apa yang dia lihat dan alami saat ini.


"Selamat datang di kamar kita selama lima hari kedepan sayang. Di sini kita akan melewati malam - malam panas kita. Dan aku akan membuat satu permintaan kepada kamu" ucap Melodi misterius.


"A.. aapa itu Maaas?" tanya Cinta.


"Setiap malam kamu harus memakai semua yang sudah aku persiapkan untuk kamu" jawab Melodi.


Ada perasaan takut di hati Cinta. Apakah suaminya itu sedang merencankanan sesuatu yang mengerikan. Tubuh Cinta menegang dan merinding membayangkannya.


Melodi tersenyum seperti mengerti isi kepala Cinta.


"Kamu pasti sedang berpikir yang aneh - aneh? Aku tidak akan menyakiti kamu justru aku akan memanjakan kamu selama di sini sayang. Biarkan aku membuat kamu bahagia untuk selamanya. Percayalah padaku aku akan tetap membuat kamu nyaman dan hangat setiap malamnya" ungkap Melodi


Cinta bernafas lega sekaligus malu karena Melodi bisa mengetahui apa yang sedang dia pikirkan.


"Ma.. maaf Mas. A.. aku hanyaaa" ucap Cinta.


"Aku hanya ingin selama di sini kita hanya memikirkan tentang kita, jangan pernah pikirkan yang lain ya sayang. Fokus pada saling mengenal bagian - bagian tubuh kita masing - masing selama di sini" ucap Melodi dengan tatapan genitnya.


Wajah Cinta langsung bersemu merah. Entah mengapa dia merasa Melodi sangat manis. Sebenarnya sejak mereka menikah Melodi memang berubah sangat manis kepadanya terlebih hari ini. Dia berharap lima hari ke depan seterusnya Melodi akan terus semanis ini mencintainya.


.


.


BERSAMBUNG