Akibat Pernikahan Dini

Akibat Pernikahan Dini
Bab 5 Sah


"Saudara Reyhan Abraham bin Dani,saya nikah kan dan kawin kan saudara,dengan Jessica Evelin binti Farhan,dengan mas kawin berupa uang 100 juta Rupiah dibayar tunai." ucap sang penghulu


"Saya trima nikah nya Jessica Evelin bin Farhan,dengan mas kawin tersebut di bayar tunai."


"Bagaimana saksi? Sah?" ucap penghulu


"Saaah." sahut Farhan lirih


"Barakaallaahu laka wabaaraka alaikuma wa jamaa bainakumaa fii khoir,Allhadulillah hirobbil alamin." ucap sang penghulu


Pernikahan Reyhan dan Jessi pun terlaksana kan. kini Reyhan dan Jessi berjalan ke arah Farhan dan berdiri tepat di samping tempat tidur Farhan.


"Kini kalian sudah sah menjadi pasangan suami istri. Jangan pernah kalian lepas genggaman tangan kalian ini,sampai ajal menjemput kalian berdua." ucap Farham sembari menyatukan tangan mereka berdua


Reyhan dan Jessi hanya bisa saling menatap satu sama lain karena mendengar ucapan Farhan..


"Reyhan,saya titip Jessi sama kamu. Saya yakin,kamu bisa jadi suami yang,,, yang baik,,,karena kamu anak yang baik,sama seperti papa kamu. Dan kamu Jessi,mulai hari ini buang jauh-jauh sikap manja mu itu. Kamu harus jadi wanita yang kuat,istri yang berbakti buat Reyhan." ucap Farhan lemah


******


"Maaf pak,waktu nya sudah habis. Dokter sudah menunggu di ruang operasi." ucap seorang suster


"Iya sus,saya siap." Jawab Farhan


"Papa harus sembuh yaa. Harus!" ucap Jessi kepada Papa nya


Jessi mendekat ke arah Papa nya,lalu memeluk dan mencium kedua pipi Farhan..


*******


Jessi yang melihat ada Reyhan di sana juga ,langsung menatap nya dengan tatapan tidak suka. Reyhan yang merasa ada yang memperhatikan nya pun menoleh..


"Eh ini emang gila,gue nikah sama cewek yang gue ga suka." batin Reyhan


"Hihh! dia pikir gue seneng apa di nikahin sama dia. sorry,sampai kapan pun gue ga pernah merasa menikah. nikah ini karena cuma permintaan bokap gue aja yang mau meninggal,gue cuma ngehormatin permintaan itu." batin Jessi


Jessi pun akhirnya memutus kan untuk pergi.


Lena yang melihat Jessi akan pergi pun bertanya "Jessi kamu mau kemana??"


"Aku mau ke toilet dulu maa." Alasan Jessi. Jessi langsung melangkah kan kaki nya dan berhenti tepat di depan Reyhan


"Gue mau ngomong sama lo!" ucap Jessi lirih kepada Reyhan.


Jessi langsung berjalan pergi dan diikuti oleh Reyhan..


"Hehh!" bentak Jessi


"Kenapa?Lo mau ngomong apa lagi sama gue!?" tanya Reyhan kesal


"Lo denger ya!lo jangan anggep pernikahan tadi itu serius. lo jangan pikir gue nerima gitu aja,karna gue ga pernah anggep pernikahan tadi itu ada. Gue cuma asal ngelakuin aja,karna permintaan bokap gue,supaya dia bisa meninggal dengan tenang." Jelas Jessi pada Reyhan


"Setuju. Tapi kalo bokap lo ga meninggal gimana?" jawab Reyhan


"Ya bagus dong. Berarti dia sembuh dan umur dia panjang,dan gue bakal bilang kalo gue ga cinta sama lo. Dan kita sepakat untuk cerai,gue bakal yakin bokap gue,suatu hari nanti gue bakal nikah sama orang yang gue cintai,,karna bokap gue selalu kabulin apa yang gue mau." ucap Jessi