Akibat Pernikahan Dini

Akibat Pernikahan Dini
Bab 1 Permintaan papa


Seperti biasa..


setiap hari Jessi selalu berangkat ke kampus


( kecuali hari libur ya😅).


Jessi berangkat dengan mengendarai mobil.


saat tiba di kampus,Jessi merasa ada yang memanggil..


"Jessi..." . Ya,dia sahabat Sasa Jessi


"ngapain sih lo manggil gue pake teriak-teriak,lo mau buat gue tuli?" ucap Jessi kesal,


"Hehehe ya maap."


"Hahh..yaudah"


Jessi langsung berjalan masuk kampus diikuti Sasa..


"Jes,napa lo kemaren kaga masuk?" tanya Sasa penasaran.


"Gpp ko,cuman urusan keluarga." ucap Jessi sambil mengalihkan topik..


"eh..? ayo ke kantin,gue laper nih." Jessi berkata sembari memegangi perut


"eh...ga biasanya lo ke kantin pagi-pagi?" tanya Sasa heran.


"ya gpp lah,gue juga belom sarapan tadi" Jessi langsung berdiri dan berjalan menuju kantin.


*Skip Kantin


Jessi dan Sasa pun langsung balik menuju kelas.saat masuk kelas,tiba-tiba saja ada yang memeluk Jessi dari belakang..


"pagi sayang". Ya,dia Erick pacar Jessi


"eh...kamu sayang,kirain siapa." ucap Jessi senang karena melihat Erick.


"Lah,emang kalo bukan aku,siapa lagi yang manggil kamu *sayang*?" ucap Erick pura2 marah.


"eh,ya maap sayang,jangan ngambek dong." ucap Jessi tersenyum dan menunjukkan ekspresi memohon..


"Hm..yaudah deh,lagian aku juga ga bisa marah lama-lama sama kamu."


"Hahaha bisa aja kamu." ucap Jessi tertawa kecil


" oh ya,kenaapa kemaren ga masuk?" tanya Erick


"ah gpp ko,cuman ada urusan keluarga." ucap Jessi santai,agar Erick tidak curiga.


Flashback


Jessi pun lansung berlari dan tidak sengaja menabrak seseorang. Ya,orang itu adalah Reyhan,orang yang paling dibencinya.


"sorry gue ga liat." ucap Jessi dingin


tiba-tiba saja Reyhan menarik tangan Jessi..


"Ayo ke rumah sakit!" ajaknya.


"apaan sih lo!" bentak Jessi


"Ya mau ngajak lo kerumah sakit lah,bokap nyuruh gue kerumah sakit,sekalian suruh bawa lo." ucapnya langsung menarik tangan Jessi ,dan berjalan menuju mobil.


"ga usah pegang-pegang juga." Jessi kesal,dan menarik tangannya kembali.


"oh,sorry gue reflek." ucap Reyhan dingin


Reyhan langsung masuk kedalam mobil diikuti Jessi..


sepanjang perjalanan,tidak ada obrolan apa pun di antara mereka berdua. karena Jessi merasa canggung,akhirnya Jessi memulai pembicaraan..


"bisa cepet dikit ga sih nyetirnya?"


"iya"


Sesampainya di rumah sakit,Jessi langsung berlari menuju ruangan Farhan..


"papa..." ucap Jessi saat melihat papa terbaring lemah.


Jessi yang tidak bisa lagi membendung air matanya pun langsung menangis ..


"pa..pa".ucapnya terbata bata


"papa gpp nak, papa baik2 saja. sebelum papa operasi,papa ingin membicarakan hal penting"


Air mata Jessi terus saja mengalir tanpa diminta, mama yang melihatnya menangis langsung memeluk Jessi dan berkata..


"sudah nak,semua akan baik2 sajaa".


Farhan akhirnya memulai pembicaraanya..


"papa mempunyai permintaan pada kalian berdua,apa kalian bisa mengabulkannya?


tanya Farhan kepada Jessi dan Reyhan.


"apa pun akan Jessi lakukan demi papa".ucap Jessi tersedu


"papa mau kamu menikah dengan Reyhan".


Maaf ya guys kalo tanda bacanya kurang tepat.