Akibat Pernikahan Dini

Akibat Pernikahan Dini
27 Menghapus Jejakmu


Maaf ya bab sebelumnya banyak typo. Sakit kepala aku, tapi maksain buat nulis. Happy reading ....


.


.


.


.


Selama beberapa hari, keempat pria itu mengawasi Freya diam-diam, tapi gadis yang diawasi tidak menunjukkan sikap aneh. Nilai-nilainya juga kembali normal, namun yang beebeda kali ini adalah sikapnya terhadap seseorang.


Freya semakin dekat dengan Mico, cowok tampan namun urakan dan sering seenaknya. Banyak yang berpikir bahwa keduanya sedang berpacaran, termasuk Nania.


Bersama Mico, Freya merasa bisa menjadi diri sendiri. Mico tidak pernah mengguruinya saat tahu Freya membolos. Ya gimana mau menggurui, kalau dia sendiri juga membolos.


Dua hari lagi ulang tahun sekolah mereka. Biasanya murid-murid akan melakukan pertunjukkan dengan menampilkan keahlian mereka. Para donatur dan orang tua murid juga diundang.


Murid-murid yang akan melakukan pertunjukkan berlatih, ada juga perlombaan antar kelas. Di kesempatan seperti ini, Freya hanya akan mengikuti perlombaan cerdas cermat yang memang selalu dia yang memenangkannya setiap ada perlomvaan seperti ini, membuat murid lain sebenarnya enggan untuk mengikuti, tapi terpaksa hanya untuk formalitas saja.


Hari H


Bangku-bangku sudah diisi oleh murid dan wali murid. Di tempat khusus, para petinggi sekolah juga sudah hadir sambil membahas masalah pengembangan sekolah.


Pembawa acara meminta ketua osis untuk memberi kata sambutan. Ikmal sebagai ketua osis maju ke depan. Sebenarnya yang menjadi ketua osis itu Arby dan wakilnya Ikmal, tapi dengan semaunya Arby bertukar posisi dengan Ikmal.


Selanjutnya kata sambutan dari kepala sekolah dan pemilik yayasan.


Pertunjukkan pertama dimulai dari kelas satu yang menari tarian daerah. Pertunjukkan seni terus berlangsung hingga tiba-tiba lampu padam, lalu lampu sorot mengarah ke satu arah, menampilkan sosok yang sedang berdiri namun belum terlihat jelas siapa orangnya.


Musik mulai mengalun, lalu suara merdu terdengar.


Wajah Freya terlihat jelas dengan penampilan yang membuat orang menelan salivanya.


Aku enggak tahu kalau Freya akan tampil, biasanya enggak pernah.


Memang Freya bisa nyanyi?


Itu serius, Freya?


Sejak kapan Freya suka nyanyi?


Freya memakai hotpants dengan kemeja yang cukup besar namun diikat dibagian perutnya. Bibirnya merah, sangat kontras dengan kulitnya.


Sebenarnya yang menjadi masalah bukan hotpantsnya, karena sebelumnya dari kelas tiga juga ada yang menampilkan modern dance dengan hotpants, bahkan lebih seksi. Tapi entah mengapa, Freya terlihat sangat seksi dan menggemaskan.


Lagu ini diiringi oleh gitar yang dimainkan oleh Mico.


🎶 Terus melangkah melupakanmu


Belah hati perhatikan sikapmu


Jalan pikiranmu buatku ragu


Tak mungkin ini tetap bertahan


Perlahan mimpi terasa mengganggu


Kucoba untuk terus menjauh


Perlahan hatiku terbelenggu


Kucoba untuk lanjutkan itu


Engkau bukanlah segalaku


Bukan tempat tuk hentikan langkahku


Usai sudah semua berlalu


Biar hujan menghapus jejakmu


Terus melangkah melupakanmu


Belah hati perhatikan sikapmu


Jalan pikiranmu buatku ragu


Tak mungkin ini tetap bertahan


Perlahan mimpi terasa mengganggu


Kucoba untuk terus menjauh


Perlahan hatiku terbelenggu


Kucoba untuk lanjutkan itu


Engkau bukanlah segalaku


Bukan tempat tuk hentikan langkahku


Usai sudah semua berlalu


Biar hujan menghapus jejakmu


Lepaskan segalanya


Lepaskan segalanya


Engkau bukanlah segalaku


Bukan tempat tuk hentikan langkahku


Usai sudah semua berlalu


Biar hujan menghapus jejakmu


Nanananana


Nanananana


Nanananana


Nanananana


Nanananana


Nanananana 🎶


"Gila, suaranya bagus banget."


"Paket komplit ini, mah."


"Cewek idaman banget."


Celetukan-celetukan terdengar di sana-sini, membuat keadaan semakin riuh.


Sebagian orang tentu tahu lagu itu ditujukan pada Arby, membuat sahabat-sahabat Arby menahan nafas tanpa sadar.


Kok bisa ya Freya nemu lagu yang cocok banget buat mereka?


Lalu lagu mulai berganti. Ekspresi Freya juga langsung berubah. Freya membuka ikatan rambutnya yang sebelumnya dikuncir kuda dan membiarkannya tergerai indah.


🎼 Mama, tolonglah, aku sedang bingung


Pusing kepalaku memikirkan dia


Aku yang selalu terus disakitinya


Dia tak tampan, tak juga rupawan


Dia tak juga bergelimang harta


Tetapi mengapa gayanya seperti superstar?


(Superstar, superstar, superstar, superstar)


Mama, mama, mama


Tolonglah aku yang sedang bingung


Kurasakan virus-virus cinta


Badannya meliuk dengan lincah, sangat cocok dengan irama musik.


🎼 Papa, papa, papa


Inikah yang dinamakan cinta?


Mengapa sakitnya kurasakan?


Freya mulai turun dari panggung, berjalan menuju mendekati meja yang diisi oleh empat pria yang mejanya juga berada dekat dengan tiga gadis sambil tetap bernyanyi.


🎼 Oh, mengapa ini harus terjadi


Kepada aku yang mencintaimu?


Oh, celaka jika lelaki seperti kau sudah tak setia


Oh, mengapa ini harus terjadi


Kepada aku yang mencintaimu?


Oh, celaka jika lelaki seperti kau sudah tak setia


Mama, mama, mama


Tolonglah aku yang sedang bingung


Kurasakan virus-virus cinta


Ku butuh dokter cinta


Papa, papa, papa


Inikah yang dinamakan cinta?


Mengapa sakitnya kurasakan?


Freya berdiri di antara Arby dan Ikmal


🎼 Oh, papa, tolonglah aku


Laki-laki yang seperti apa lagi?


Yang begini saja sudah menyakitkan hati


Oh, mama, tolonglah aku (tolonglah aku)


Perempuan mana yang tak sakit hati (tak sakit hati)


Bila sang kekasih tak jadi kekasih hati? 🎼


Matanya menatap Arby. Lalu tangannya berada di pundak Ikmal. Wajah cantik nan menggoda itu tersenyum manis kepada Ikmal, membuat atmosfer menjadi panas.


🎼 Mama, mama, mama


Tolonglah aku yang sedang bingung


Kurasakan virus-virus cinta


Ku butuh dokter cinta


Papa, papa, papa (papa, pa-)


Inikah yang dinamakan cinta?


Mengapa sakitnya kurasakan? (Kurasakan)


Ku butuh dokter cinta


"Freya, aku padamu."


"Freya, lulus nanti abang halalin, ya."


"Freya, kapan ketemu mertua?"


Freya mengedipkan matanya pada Ikmal, membuat Ikmal berdeham pelan.


Ya ampun Freya, jangan bikin panas dingin napa.


Itu suara hati bukan hanya milik Ikmal saja, tapi juga Marcell dan Vian. Mereka sesekali melirik Arby yang sepertinya menahan kesal.


Kedua orang tua Freya yang hadir, tidak ada yang menyangka bahwa Freya memiliki suara yang bagus, termasuk sahabat-sahabatnya. Arah cs pun dibuat kagum.


Freya mendekati meja tiga gadis itu, dan menyanyikan lagu baru.


🎼 Sahabat sejatiku


Hilangkah dari ingatanmu


Di hari kita saling berbagi


Dengan kotak sejuta mimpi


Aku datang menghampirimu


Kuperlihat semua hartaku


Kita slalu berpendapat


Kita ini yang terhebat


Kesombongan di masa muda yang Indah


Aku raja kaupun raja


Aku hitam kaupun hitam


Arti teman lebih dari sekedar materi 🎼


Nania, Nuna dan Aruna, menatap sedih pada Freya. Meskipun mereka berada di meja yang sama, tapi tetap saja tak saling menegur sapa.


🎼 Pegang pundakku jangan pernah lepaskan


Bila ku mulai lelah


Lelah dan tak bersinar


Remas sayapku jangan pernah Lepaskan


Bila ku ingin terbang


Terbang meninggalkanmu hu ho ho ho 🎼


Murid-murid yang lain mulai ikut bernyanyi, membuat acara semakin meriah dan menyenangkan.


🎼 Ku slalu membanggakanmu


Kaupun slalu menyanjungku


Aku dan kamu darah abadi


Demi bermain bersama


Kita duakan segalanya


Merdeka kita kita merdeka 🎼


Mereka menangis dalam diam, teringat akan kenangan-kenangan yang telah mereka lalui bersama. Senang, sedih, pura-pura ngambek dan keisengan-keisengan yang membuat persahabatan mereka semakin erat. Tapi kini?


🎼 Pegang pundakku jangan pernah Lepaskan


Bila ku mulai lelah


Lelah dan tak bersinar


Remas sayapku jangan pernah Lepaskan


Bila ku ingin terbang


Terbang meninggalkanmu ho ho ho ho ha ho


Tak pernah kita pikirkan


Ujung perjalanan ini


Tak usah kita pikirkan


Ujung perjalanan ini ho ho ho ho 🎼