
**Kilas Balik percakapan Jessi dan Lena**
Lena berusaha keras membujuk Jessi..
"Tolong lah,tolong nak. itu kewajiban kamu sebagai anak, paling tidak,,nanti kita bisa melihat Papa itu bahagia, karena ngeliat kamu itu nikah sebelum papa itu meninggal." ucap Lena sembari memegang i bahu Jessi
Sementara itu,Dani juga berusaha keras membujuk Reyhan.. "Tolong. sekali ini saja,dengar kan Papa,, dengar kan Om Farhan."
"Yaah..tapi,," kata-kata Reyhan terhenti
"Reyhan,Papa ini mengerti lo. pernikahan itu bukan main-main,pernikahan itu adalah ibadah. Tapi kalo pernikahan ini bisa membuat orang lain bahagia, orang lain yang sudah membuat keluarga kita seperti ini, artinya pernikahan itu adalah berkah dan bahagia." ucap Dani pada Reyhan
Sementara itu,diruangan Farhan..
"Permisi buk. Dokter hanya memberikan waktu satu jam untuk melaksana kan pernikahan,setelah itu kami akan segera membawa pak Farhan ke ruangan operasi." ucap seorang suster
"Iya sus,kita udah siap kok. Terimakasih." ucap Lena
"Sama-sama,mari bu."
Pernikahan pun di laksanakan di ruangan Farhan..
"Saya terima nikah nya Jessica Evelin binti Farhan,dengan mas kawin.." kalimat Reyhan terhenti karena dering hp nya
"Drrrt...Drrrt..." seperti itu lah kira-kira
Reyhan segera melihat Hp nya yang terus berbunyi. Sedang kan Jessi yang melihat Reyhan panik pun tersenyum dan menahan tawa nya. semua orang yang berada di sana pun heran melihat tingkah Reyhan,tak terkecuali, kedua orang tua nya dan orang tua Jessi. sampai penghulu nya pun hanya bisa menggeleng kan kepala nya.
"Reyhan.kamu kalo melakukan ijab kabul,itu harus tenang,tidak boleh salah. harus atur nafas,jangan ada jeda. Matikan dulu telepon nya." ucap sang penghulu
Jessi tertawa lirih karena melihat Reyhan yang di Nasehati.. "udah,angkat aja dulu.abis itu lo kabur,biar ga jadi pernikahan ini." ucap Jessi lirih
"Enak banget lo ngomong,gue yang kena ntar." ucap Reyhan
"Haahh,," Reyhan menghela nafas panjang
"Saya terima nikah nya Jessica Eve..ve.. e, hahh.. siapa sih nama lo?" tanya Reyhan pada Jessi
"Gimanaa sih?" tanya Jessi
"Ya mana gue tau nama lo." ucap Reyhan
Dani yang melihat Reyhan kesulitan pun langsung mendekat ke arah Reyhan..
"Reyhan,kamu masih inget kan apa yang papa bilang tadi. Ini satu-satu nya cara kita membalas jasa baik nya Om Farhan. Tolong lakukan hal ini dengan ikhlas dan lakukan dengan sebenar-benarnya, Jangan main-main." ucap Dani berbisik pada Reyhan
"Ya tapi paaa?" ucap Reyhan
"Papa gak mau tau." ucap Dani lalu pergi
"Hahhh." dengus Reyhan
YA Alloh.. mimpi apa sih gue,bisa nikah kaya gini. *Batin Jessi
"Reyhan,ini yang terakhir kali nya ya. Saya pikir,kamu pasti bisa. Kalau kamu gagal,pernikahan ini batal." ucap sang penghulu
"Alhamdulillah. jadi batal?" ucap Jessi ke senangan
Lena langsung menggerak kan bahu Jessi "syuutt." ucap Lena
"Kamu sudah siap?ayo kita mulai?" ucap sang penghulu pada Reyhan
"Haahhh.. siap." ucap Reyhan
Sang Penghulu pun mulai menjulur kan tangan nya lagi kepada Reyhan...
"Saudara Reyhan Abraham bin Dani,saya nikah kan dan kawin kan saudara,dengan Jessica Evelin binti Farhan,dengan mas kawin berupa uang 100 juta Rupiah dibayar tunai. ucap penghulu