Penduduk Bunian

Penduduk Bunian
FLASH BACK TENTANG BARA DAN RANI KECIL


Khayalak ramai ingin tahu rasanya menjadi anak indigo karena penasaran akan fenomena ghaib yang mereka dengar. Padahal setiap hari yang akan anak indigo lihat dan rasakan tidak sekadar makhluk gaib, tapi hal yang seharusnya tidak mereka lihat. Rani kecil baru berhenti menundukkan kepala setelah menginjak di bangku kuliah. Semua bermula ketika dia berumur empat tahun, ketika dia melihat berbagai sosok genderuwo berdiri tegak di hadapannya.


"Kau bisa melihat bangsa kami, hidup mu yang malang dan penuh derita ! bocah kecil kau akan menjadi milik ku" kata si genderuwo.


Badannya tinggi besar di penuhi bulu berwarna hitam lebat, giginya runcing menjulur kebawah dan matanya melotot berwarna merah. Rani kecil kaget dan menjerit histeris melihatnya, dia berlari menjauhi makhluk itu sampai terjatuh dan terjungkal ke dalam jurang.


"Argh ibu, Rani takut! hikss"


Rani kecil terguling-guling di antara semak-semak dan badannya luka-luka.


Pelipis matanya sobek dan berdarah.


Genderuwo mengikutinya dan menarik Rani kecil tersentak dia menjerit menangis ketakutan. Rani kecil yang sudah di angkat oleh Makhluk mengerikan itu di tarik lagi oleh wanita berambut panjang dengan tampilan buah dada membesar yang tidak kalah menakutkan dengan sosok Genderuwo, sangat mirip menyerupai wujud wewe gombel. Seperti sebuah makanan santapan hasil buruan yang ingin di mangsa oleh predator. Nasib Rani kecil di pertaruhkan pada hari itu. Langit mendung berselimut kabut asap hitam tebal. Muncul bayangan wanita menarik Rani kecil dari tarikan antara Genderuwo dan wewe gombel.


Makhluk yang telah menyelamatkannya Rani kecil saat itu berkata, "Wahai anak kecil, aku akan menjadi mendamping mu di kala kau membutuhkan ku ! panggilan aku dengan sebutan bara, di waktu kau remaja kelak kita akan bertemu."


Rani kecil hanya terdiam dan melihat makhluk tersebut menghilang.


Seiring berjalannya waktu, Rani kecil saat Rani kecil tumbuh dewasa akhirnya dapat membiasakan diri dengan kemampuan sedikit demi sedikit Rani telah berhasil melawan rasa takut. 


"Ini adalah rekaman masa lalu saat pertemuan kita Rani", Bara mengeluarkan bola kristal di tangannya dan seperti siaran televisi telah menunjukkan masa lalu Rani.


Rani mengernyitkan dahi dan menjawab, "Sungguh aku telah lupa masa lalu itu."


"Baiklah kau sudah mengetahui siapa aku sebenarnya?"


tanya Bara sambil tersenyum dan melirik tamsi.


Bara menarik tangan Rani dan menghilang, mereka berpindah tempat ke suatu hutan di tepi telaga yang hijau dan jernih.


Rani bingung, dia menjadi takut kalau bara hanya mempermainkannya. Jauh di lubuk hatinya masih belum percaya dan ingin berteman dengan makhluk halus tidak kasat mata.


"Bara, aku ingin pulang. Kenapa Tamsi tidak kau bawa bersamaku? " Rani menarik tangan bara.


Bara tidak bergeming dan hanya memandangi telaga hijau itu.


Dia menangis dan menunjukkan kepada Rani bahwa jasadnya berada di tepi telaga. Bara menunjukkan jasadnya yang telah hancur menjadi tulang belulang.


"Aku turut berduka, kenapa jasad mu ada disana?" tanya Rani.


"Aku tidak ingat, setelah kematian ku. Aku terbangun di wilayah makhluk bunian , mereka yang menyelamatkan ku dan pengusaha disana yang memberikan kekuatan ku ini. Aku bisa menjadi penyihir terkuat di wilayah makhluk bunian karena asal ku adalah dari seorang manusia", sahut bara sambil mengusap air matanya.


Rani memeluk bara, seakan dia telah percaya akan cerita bara dan berkata, "Bara, aku ingin menyelamatkan mu. Aku ingin menguburkan jasad mu secara baik-baik."


Rani mencari dedaunan di sekelilingnya, dia ingin meraih serpihan tulang belulang itu namun Rani tidak bisa menyentuhnya. Bara memegangi Rani dan menepis tangan yang hampir dapat di raih.


" Ini adalah wilayah tempat masa lalu jasad di atas kematian ku dulu Rani, jika kau ingin mengambil jasadku maka kau harus mencari di dunia nyata."


Bara dan Rani kembali berpindah ke depan halaman rumah.


"Aku berjanji akan mencari jasad mu Bara" kata Rani sambil memeluk bara.


Bara menghilang bersama kabut tebal dan hembusan angin kencang.