
Teysan tak menjawab pertanyaan Chuan karena masih terkejut.
"bagaimana" ucap Chuan lagi.
"kami tetap ikut bersamamu" jawab mereka.
"kalau keluargamu masih bimbang jangan dipaksakan, aku tidak mau ada yang setengah setengah" ucap Chuan sambil menunjuk seseorang.
"aku,,,, " jawabnya gugup dan kemudian menunduk.
"ada apa" tanya teysan.
Pemuda itu lalu bercerita, kalau istrinya sedang sakit parah. Dia disuruh istrinya berangkat, sedang dia tak tega meninggalkannya. Untuk mengajaknya dengan kondisi tersebut tidak mungkin.
Segala usaha sudah dan obat obatan sudah diusahakannya. Racun ditubuh istrinya mungkin tinggal beberapa waktu akan merenggutnya. Dia berjanji akan menyusul setelah menemani saat saat terakhir istrinya.
"orang bodoh, kalau hanya berharap istrinya mati ngapain tidak kau cekik sekalian" ucap Chuan.
"kau,,," ucapannya tercekat saat tangisnya keluar.
"bawa aku kerumah kalian" ucap Chuan.
"tolong selamatkan dia" ucapnya sambil berjongkok pada Chuan.
"para tetua tolong jaga anak anak" ucap Chuan.
"baik" balas mereka sambil melesat kembali kerumah. "tolong sebagian kuburkan mayatnya" ucap Chuan. "serahkan pada kami" jawab teman Teysan.
"tak perlu seperti itu, bangunlah dan antar kerumahmu" ucap Chuan. Pemuda tersebut bersama Teysan dan Chuan berangkat menuju rumahnya. Mereka memasuki gang dan menuju sebuah rumah kecil. Aroma obat bercampur dengan sedikit bau tak sedap tercium.
Dengan santai Chuan memasuki rumah tersebut. Terlihat seorang wanita tergeletak tak berdaya.
"ambilkan bak mandi yang kalian punya, dan penuhi dengan air" ucap Chuan. Teysan membantu temannya menyiapkan bak mandi dan mengisi sampai penuh.
"bolehkah istrimu, aku telanjangi" tanya Chuan.
"tolong lepas semua pakaiannya" ucap Chuan.
Dikeluarkannya dua guci arak dan seguci berisi air dari kolam diruang dimensinya. Jarum peraknya juga tergeletak dimeja kecil.
"minumkan sampai habis, kalau muntah minumkan lagi" ucap Chuan sambil menyerahkan guci berisi air. Meskipun bingung dia mengerjakan semua yang diperintahkan Chuan. Beberapa kali terlihat wanita tersebut memuntahkan cairan hijau pekat.
"sudah habis" ucap orang itu.
"isi lagi dengan air bersih" ucap Chuan yang mulai sibuk dengan jarum peraknya. Dengan cekatan dan hati hati jarum jarum itu ditusukkan dititik tertentu. Lebih tiga puluh jarum menancap ditubuhnya.
Beberapa pil nutrisi hijau dimasukkan Chuan dalam guci berisi air yang baru diterimanya.
"minumkan lagi" ucap Chuan. Tumpukan handuk yang didapat kemarin malam dikeluarkan dari cincin naganya.
"tolong taruh dibawah tempat tidurnya, agar cairan yang
keluar tidak kemana mana" ucap Chuan pada Teysan. Setelah selesai memberi minum dan meletakkan handuk keduanya berdiri bersama Chuan.
"kalian berdua minum pil penawar racun ini" ucap Chuan sambil mengulurkan dua pil tersebut. Lalu dia mulai sibuk dengan mencabut jarum ditubuh wanita itu. Cairan hijau menetes dari bekas jarum yang dicabut.
Saat jarum yang diatas organ vitalnya dicabut. Keluar cairan yang cukup banyak dari ***********. Bau amis dan sedikit busuk semakin tercium. Setelah selesai, Chuan menyuruh pemuda itu mengelap seluruh tubuhnya dengan arak yang diberikannya.
Dengan ilmu naga api Chuan menghangatkan air dibak mandi, yang sudah diberi ramuan olehnya. Setelah persiapan cukup, dia menyuruh mengangkat wanita itu, dan memasukkan kedalam bak mandi.
"jaga kepalanya agar tidak masuk keair" ucap Chuan, lalu dia membantu Teysan yang membersihkan bekas cairan yang keluar. Chuan lalu duduk dikursi yang tersedia sambil minum arak yang belum digunakan. Teysan dan temannya tertegun melihat kecakapan dan sikap santainya.
"hueekkk" terdengar wanita itu muntah, lalu terdengar isak tangisnya pecah. Ternyata dia sudah siuman, meskipun masih lemas.
"bisakah keluar dar bak mandi" ucap Chuan sambil mengulurkan handuk pada pemuda itu. Lalu menuntun sang istri dan mengelap seluruh tubuhnya. Setelah kering dan berpakaian lengkap, suami istri itu lalu berjongkok.
"terimakasih tuan" ucap mereka sambil berlinang airmata. "tak perlu seperti itu, dan panggil namaku Chuan" ucapnya lalu mengarahkan keduanya untuk tinggal dipenginapan dulu. Kalau Teysan minta bayaran nanti bisa minta ke dirinya.