Pacaran Setelah Menikah

Pacaran Setelah Menikah
Eps.21


Tiba-tiba Victor mendekat kan wajah nya ke hadapan Naomy, dan Naomy sontak kaget ia memundurkan kepala nya perlahan


"Kamu itu nyonya Victor gak seharus nya kerja, uang ku tak kekurangan untuk menafkahi mu, jadi kamu dirumah aja yah" ucap Victor lembut


"Tapi aku gak tau mau ngapain kalo dirumah terus"


"Kamu boleh keluar jalan-jalan sama teman-teman mu, shopping kek tapi harus ingat waktu dan harus ingat bahwa kamu itu udah punya suami. Oya kamu bisa nyetir?"


"Dulu sih bisa tapi sekarang kayak nya udah lupa udah lama banget juga"


"Tenang aja disini ada supir kok, hmm kamu mau dibeliin mobil baru?"


"Eh ga usah ga usah yang ada aja cukup kok"


Naomy menaruh bantal guling ditengah dengan maksud sebagai pembatas


"Buat apa nih?" Tanya Victor yang tak mengerti akan maksud Naomy


"Ini batas ranjang, kamu gak boleh ngelewatin batas ini"


Mendengar perkataan Naomy Victor hanya tertawa kecil


"Kamu kan tidur mana tau kalo aku ngelewatin batas" gumam Victor sembari tersenyum


Setelah itu tak ada berbincangan apa pun di antara kedua nya. Mereka sama-sama tertidur


...


Pagi hari Naomy bangun dan menoleh ke samping ia melihat wajah suami nya yang masih tertidur


Naomy pun segera pergi kedapur hendak membuat sarapan untuk suami nya, saat di dapur ia membawa beberapa helai roti dan selai menuju meja makan


Setelah meletakan roti dan selai,Naomy kembali ke dapur untuk membuat susu, selesai menyiapkan sarapan ia pergi menuju kamar dengan tujuan membangunkan Victor


Saat ia di kamar ia tak melihat keberadaan Victor


"Pasti mandi" Ucap Naomy pelan


Tiba-tiba Ponsel Victor berdering


"Huhff selalu saja ponsel nya berbunyi kalau dia lagi mandi" gumam Naomy


Ia berjalan menuju ponsel Victor yang berada di atas ranjang, ia kembali melihat nama yang kemarin juga menelpon nya, namun kali ini Naomy tak mau mengangkat nya ia hanya diam menatap ponsel Victor hingga ponsel itu tak lagi berdering


Naomy kemudian berjalan mendekati pintu kamar mandi dan kemudian mengetuk nya


"Kenapa?" sahut Victor dari dalam kamar mandi


"Setelah mandi jangan lupa sarapan"


"Iya"


Naomy keluar dari kamar dan duduk di meja makan menunggu Victor , Namun Victor tak kunjung keluar


Beberapa menit kemudian Victor keluar dengan pakaian yang sudah rapi dengan tas kerja yang berada ditangan nya


"Maaf aku tidak bisa ikut sarapan, ada urusan mendadak" Victor berjalan dengan cepat


"Tunggu" ujar Naomy menghenti kan langkah kaki Victor


Naomy mengambil sebuah wadah dan memasukan beberapa lembar roti yang sudah ia olesi selai


"Bawa ini"


Victor pun mengambil nya dan segera berjalan menuju mobil tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulut nya


"Hmm buru-buru amat" ujar Naomy pelan


Naomy kembali ke meja makan dan melahap rotinya


"Bi biasa nya Victor jarang sarapan dirumah ya?" tanya Naomy kepada bi Ani


"nggak kok nyonya tuan biasa nya setiap pagi selalu sarapan dirumah"


"Ohh gitu ya... Bima ada kesini bi?


"Ada nyonya kemarin bima datang membawa beberapa barang"


"Dimana barang nya?"


"Dibawah tangga nyonya"


"ohh oke makasih bi"


Naomy berjalan menuju bawah tangga dan mengambil barang-barang nya yang kemarin tak sempat ia bawa, tiap anak tangga ia naiki dengan kardus besar ditangan nya


Sampai lah ia dikamar dan membuka lemari untuk menyusun beberapa sepatu nya disana, namun gerakan nya terhenti saat ia melihat sebuah kotak berwarna silver


"Kayak nya aku pernah liat deh" ujar Naomy