Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
si telur ajaib


Jin hu memasang kembali cincin miliknya itu pada jarinya. Mereka semua kembali fokus untuk menemukan harta di dalam gua si hui tu.


"Sebaiknya kita berpencar dan kembali bertemu saat bunyi peluit pertama berbunyi." saran jin hu.


"Iya kau benar adik pertama jika kita terlalu banyak bergerombol maka akan sulit membagi hasilnya. Jika kita berpencar juga lebih besar peluang menemukan banyak harta karena daerah pencarian kita jauh lebih luas." saut lei duan xi


"Bagi 3 kelompok saja." saut Rui huo nan


"Aku bersama kakak ke 2 dan kakak ipar." sautnya lagi.


"tidak kami bersama liu yu saja." saut ze dan jin hu menyetujuinya.


"Biar bagaimana liu yu adalah pengawal yang di utus langsung oleh kakek ze untuk mengawalnya. jadi mereka harus bersama." jelas liu yu.


"Baiklah." pasrah Rui huo nan


Akhirnya mereka terbagi 3 kelompok. kelompok pertama terdiri dari jin hu, ze dan liu yu. kelompok ke 2 terdiri dari lei duan xi, dou liu sia dan adiknya duo you tao.


Sisanya kelompok ke 3 wen yuan, rui hou nan dan cou guo fan. liu sia sedikit jengkel tak bisa masuk dalam kelompok jin hu. Tapi, mengingat rencana yang telah dia dan keluarganya rencanakan dia jadi senang.


Mereka akhirnya berpencar dengan kelompok masing masing.


"Hati hati di sini ada banyak jebakan dan monster ciptaan pemilik gua ini." ucap jin hu


"Ada 2 jalan di depan kita seharusnya pilih jalan mana?" tanya liu yu


"Kiri" ada suara terdengar di telinga ze


"Apa?" ze bertanya membuat jin hu dan liu yu heran


"kiri tak usah bersuara cukup pikirkan saja yang ingin kau sampaikan. tak ada yang mendengarku selain kamu maka diam sebelum kau di sangka gila." bunyi suara itu lagi.


"Ada apa Ze kecil?" tanya jin hu


"Tidak sebaiknya sebelah kiri saja." jawab ze dan mereka masuk jalan sebelah kiri.


"Siapa kamu?" tanya ze pada suara tadi.


"Aku berada dalam telur yang kau ambil tadi." jawab suara itu.


"Bukan tapi aku tersegel dalam telur ini" jawabnya.


"Karena kau berhasil memb***h akar pemakan roh aku bisa berkomunikasi dengan siapapun sekarang.


Akar pemakan roh adalah segel yang di buat seorang agar aku tak bisa bangkit lagi.


Saat ini aku masih sangat lemah tapi masih berguna untuk menuntunmu di gua ini dan masih bisa melindungimu.


Saat aku lepas dari segel ini maka kau akan sangat beruntung karena aku akan menjadi pengikut yang mendukung dan melindungimu.


Kau harus lebih kuat agar bisa membantu aku bebas. Maka dari itu akan membantu agar kau bisa lebih kuat lagi." jelas suara itu.


"Di depan ada 5 pintu masuklah ke pintu 2 4 dan 5 hitung dari kiri. kau sebaiknya paling kanan pintu 5." ucap telur emas.


"kak jin hu ada pintu kita masuk maaing masing pintu. pilih pintu je 2 atau ke 4 dari kiri karena aku akan masuk pintu paling kanan." tawar ze


"Dari mana kau bisa yakin?" tanya jin hu.


"percaya saja padaku ini aku yakin akan keberuntungan aku." jawab ze


"keberuntungan heh itu aku yang katakan." ucap telur emas


"Diam telur emas aku tak mau fokusku pecah. kau juga keberuntungan ku bukan?" ucap ze


"Jangan panggil aku telur emas panggil aku hui tu." protesnya


"baiklah hui tu" jawab ze


"Baik mari kita masuk ke dalam aku pilih pintu ke 4 kau pintu ke 2." ucap jin hu


Mereka masuk bersamaan di pintu masing masing. Ze terbelalak melihat isi dari pintu 5.


"Wah batu sejati dan ramuan langka?" kagum ze


"Hm ramuan yang lain aku lihat kau sudah punya sebaiknya kau tangkap ceri ajaib di ujung sana saja." ucap hui tu.


ze melihat tanaman kecil yang di maksud hui tu dan mengernyit heran. Apa ajaibnya tanaman kecil itu fikirnya.