
Luka pada dada Jin hu seketika mengering. Ze memberikan pil pemulihan pada Jin hu untuk ditelan.
"Telan pil ini untuk memulihkan kondisimu." ucap Ze dan Jin hu menolak untuk menelan pil pemberian Ze.
"Aku baik-baik saja sekarang." ucap Jin hu.
"Jangan konyol, kau harus memulihkan kondisimu dengan pil ini. Cepat telan! " bentak Ze.
"Apapun yang terjadi puasa hari ini harus tetap berlanjut. Aku akan menelan apapun itu setelah waktu puasa ini usai." ucap Jin hu membuat Ze hanya mampu menghela napas pasrah.
"Baiklah, terserah padamu saja." ucap Ze.
Liu yu juga sudah di tolong oleh Hui tu. Hui tu menabur bubuk pada luka Liu yu dan luka itu mengering seperti luka Jin hu. Liu yu menelan pil pemulihan dan pil roh dari Hui tu membuat keadaan Liu yu semakin membaik.
"Terima kasih." ucap Liu yu saat merasa bahwa tubuhnya sudah baik-baik saja.
"Sebaiknya kau menjaga temanmu yang terluka tadi. Karena ular api ada di sini untuk membantu kita, tentu temanmu itu tidak ada yang menjaganya." ucap Hui tu.
Liu yu mengangguk dan segera pergi menuju tempat Wen yuan terbaring lemah. Ze kehabisan pil regenerasi sehingga dia tidak dapat memulihkan kondisi Wen yuan secara total.
"Bagaimana keadaanmu?" tanya Liu yu saat sudah dekat dengan Wen yuan dan melihat Wen yuan membuka matanya.
"Selain tangan yang buntung dan merasa lemas, aku baik-baik saja." jawab Wen yuan berusaha tersenyum.
"Bagaimana dengan yang lain?" tanya Wen yuan.
"Keadaan semakin kacau. Mahluk yang tersisa semakin kuat dan berhasil melukai aku dan tuan Jin hu. Beruntung ular api datang membantu kami." ucap Liu yu.
"Semoga ular api dapat mengalahkan mahluk aneh itu." ucap Ze penuh harap.
"Ular api sangat kuat, dia akan dapat memusnahkan mahluk aneh itu dengan mudah." ucap Jin hu.
"Aku harap seperti itu." ucap Ze.
Sedangkan ular api saat ini tengah membelit tubuh mahluk aneh itu dengan eratnya membuat mahluk aneh itu tidak mampu bergerak.
"Bagus ular api." ucap Ze saat melihat mahluk aneh itu tidak berdaya di dalam belitan ular api.
Setelah cukup lama berusaha untuk melepaskan diri dari belitan ular api, mahluk aneh itu berhasil menggigit ular api membuat belitan ular api melemah. Mahluk aneh itu menghantam ular api dan melemparkan tubuhnya ke arah pohon besar membuat ular api tidak lagi mampu bergerak karena luka gigitan mahluk aneh itu juga sangat dalam.
Tidak hanya menggigit, mahluk aneh itu juga memakan bagian tubuh ular api yang dia gigit tadi membuat luka ular api semakin besar.
"Ular api....!" seru Ze melihat ular api tidak berdaya lagi.
Mahluk aneh itu kembali mengincar Ze dan yang lain. Ze dan yang lain kembali bersiap untuk bertahan dari serangan mahluk aneh itu.
Kembali terjadi pertarungan antara Ze, Jin hu, dan Hui tu melawan mahluk aneh. Lagi-lagi tubuh Ze dan yang lain terlempar oleh kibasan ekor mahluk aneh itu.
Ze dan yang lain sudah tidak mampu untuk bergerak lagi. Mahluk aneh itu mendekati tubuh tidak berdaya Ze dan ingin meraihnya.
jangan lupa untuk tetap semangat memberi dukungan untuk Ze ✌