Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
mencari Ze di negeri naga 2


Zili dan Huo nan terdiam sesaat membuat Jin hu tidak sabaran untuk kembali mengajak mereka untuk segera menjemput Ze di tempat yang dimaksud Zili. Dia tidak perduli di manapun Ze berada saat ini, dia pasti akan membawanya kembali.


"Apa lagi yang kalian tunggu sehingga terdiam di tempat seperti itu?" tanya Jin hu tidak senang.


"Ayo kita pergi menjemput Ze. Aku tidak ingin jika kita terlambat menjemputnya dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan kepadanya." ajak Jin hu dengan nada sedih dan wajah khawatir.


"Ayo...!" saut Huo nan berseru dengan semangat dan dijawab anggukan oleh Zili.


Mereka bertiga akhirnya memutuskan untuk pergi ke negeri naga untuk mencari dan menjemput Ze agar dapat kembali dengan mereka. Jin hu dan yang lain sangat berharap bahwa Ze saat ini dan saat mereka menemukannya nanti, dalam keadaan yang baik-baik saja dan tidak dalam bahaya.


"Sebaiknya untuk berjaga-jaga saja, kalian harus membawa beberapa daun yiyang." saran Zili.


"Mengapa harus membawa daun yiyang untuk bekal ke negeri naga?" tanya Huo nan penasaran. Jin hu hanya menyimak sambil memetik beberapa lembar daun yiyang sesuai dengan yang disarankan oleh Zili barusan.


"Perbedaan aliran energi di negeri naga sangat jauh berbeda dengan di negeri ajaib yang lain terlebih jika dibandingkan dengan dunia manusia. Hal itu bisa menyebabkan penurunan atau pengurangan energi secara drastis di dalam tubuh manusia yang masuk ke dalam negeri naga."jelas Zili.


"Jadi, pada sebagian besar manusia yang memasuki negeri naga itu, akan merasakan lemah karena energinya cepat habis terkuras." lanjut Zili menjelaskan.


"Itu artinya Ze bisa mengalami pengurangan energi secara drastis pada tubuhnya juga bukan?" tanya Jin hu khawatir.


"Dari apa yang aku rasakan pada keberadaan tuan, berarti tuan tidak mengalami hal itu." jawab Zili.


"Karena, dalam kurun waktu yang lumayan lama tuan masih dapat bertahan hidup di negeri naga, itu artinya energi di dalam tubuh tuan tidak terkuras drastis atau bisa juga tuan memiliki sesuatu untuk membantu dia mempertahankan atau memperoleh energi pada tubuhnya." jelas Zili.


"Ayo kita segera menjemput Ze. Aku merasakan akan ada hal yang tidak baik terjadi. Aku khawatir akan terjadi hal yang tidak kita inginkan pada Ze. " ajak Jin hu lagi yang semakin tidak sabaran.


"Hm ayo." saut Zili.


"Ya ayo kita berangkat sekarang. Aku sudah siap." saut Huo nan semangat.


"Bagaimana cara kita untuk masuk ke dalam negeri naga itu?" tanya Jin hu pada Zili.


"Baik." saut Jin hu dan Huo nan bersamaan lalu segera menggenggam tangan Zili dan menutup kedua mata mereka.


Saat mereka berdua sudah menutup mata dan menggenggam tangan Zili, seketika itu pula dari genggaman tangan mereka keluar cahaya keemasan yang menutupi seluruh tubuh mereka. Saat cahaya mulai memudar, tubuh mereka ikut menghilang.


"Sekarang kalian berdua bisa membuka mata kalian." ucap Zili dan mereka berdua segera membuka mata.


Saat membuka mata, pemandangan yang mereka dapat adalah hutan lebat dan yang membuat mereka tertarik adalah ada suara berisik dari pertarungan beberapa orang yang terdengar tidak jauh dari tempat mereka.


"Apakah kalian juga mendengar suara pertarungan itu?" tanya Zili.


"Ya." jawab Huo nan dan Jin hu bersamaan.


"Ayo kita periksa untuk berjaga-jaga kalau itu ada hubungannya dengan tuan." ajak Zili.


"Ayo." saut Jin hu dan Huo nan kompak.


Mereka bertiga segera berlari ke arah suara pertarungan berasal.


Hai para pembaca setia novel


"pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas. "


Jangan lupa untuk tetap terus semangat memberikan dukungan pada author dan Ze.


Berikan vote, like dan komen sebagai bentuk dukungan untuk kami.


salam hangat dari author dan Ze.