
Jin hu tengah ketakutan melihat ze berhenti sedang jika telah masuk sudah tak bisa keluar lagi kecuali telah saatnya keluar.
Akar akar mulai menyerang ze dan ze fengan lincahnya menghindar dan dengan belatinya ze menusuk titik titik seperti mata pada akar itu.
Ze fikir jika itu adalah kelemahan dari akar akar itu. Mereka yang melihat keceoatan ze dan keberaniannya nelawan akar pemakan roh berdecak kagum.
"Bukankah adik ke 6 bilang dia tak berbakat?" tanya duo yuo tao heran
"Melihat kecepatannya dia bukan tak berbakat tapi sangat berbakat. Kecepatannya mencapai level bumi malah jika aku lihat" ucap cou guo fan
Sedang ze sudah semakin dekat dengan apa yang menarik perhatiannya dan sudah banyak akar yang sudah di buat tak mampu bergerak lagi.
"jleb sret" ze menusuk tempat dia melihat cahaya emas samar lalu di sayatnya.
Di lihat sebutir telur berwarna emas dan banyak batu berharga. Di ambil telur itu namun langsung di sembunyikan dalam batu dimensinya sedang batu batu itu di isi dalam sebuah kain.
Dari luar dan dalam gua tak ada yang melihat apa yang di lakukan ze. Tapi orang orang banyak yang berterimakasih pada ze dalam hati.
karena akar pemakan roh audah tumbang sumuanya. Ze masuk ke dalam gua dan bergabung dengan jin hu dan rombongan.
"Kau membuat aku khawatir ze kecil." ucap jin hu memeluk erat ze. Ze bisa merasakan jika tubuh jin hu sedikit bergetar dan dia tau jika jin hu sunggu takut dia celaka.
"Aku baik baik saja. Aku melihat ada yang menarik di dalam sana makanya aku berhenti." ucap ze sambil membalas pelukan jin hu.
"Aku tak akan mungkin mencelakai diriku sendiri jika tak yakin bisa melawan akar akar itu oke. cup tenanglah." ucap ze mengecup singkat bibir jin hu untuk menenangkannya dan berhasil.
"Blush" wajah jin hu merona karena ulah ze.
"ha ha ha kak jin jin wajahmu memerah." ucap ze berbisik membuat jin hu menariknya pergi dari gerombolan orang yang sedang menatap kagum pada ze.
para pangeran, putri liu sia, wen yuan dan liu yu mengikuti mereka dari belakang.
"Apa itu yang kau bawa ze kecil?" tanya jin hu saat sudah bisa mengontrol jantung dan ekspresinya lagi.
"entahlah. ini yang aku ambil dari tengah akar akar itu." ucap ze lalu membuka buntalan kain miliknya. Melihat isi dari buntalan itu semua mata terbelalak.
"Astaga batu istimewa tingkat tertinggi yang sangat langka." seru cou guo fan terkejut.
"Apakah ini berharga?" tanya ze
" jika batu rendah sama dengan 10 keping emas 1 batu istimewa sama dengan 1000 batu rendah dan 1 batu sejati milikmu ini sama dengan 100 batu istimewa maka kau tau sendiri jika hanya dengan 1 batu itu saja kau akan kaya. maka jumlah puluhan batu itu kau sungguh gadis paling beruntung." jelas rui huo nan.
Liu sia semakin iri dan cemburu dengan keberuntungan ze. Dia tak tau jika ze menyimpan lebih banyak lagi di batu dimensinya tak hanya batu istimewa tingkat tertinggi tapi ada banyak yang lain juga.
Ze memperlihatkan 20 batu itu agar tak ada yang curiga dia bertaruh nyawa untuk hal apa. Dia tak ingin jika banyak yang mencari tau nantinya jika penasaran.
"Jika seperti itu ini untukmu (memberi sebuah batu sejati untuk rui huo nan) ini untukmu(satu untuk cou guo fan) karena telah menjelaskan padaku.
ini untuk kalian(memberi pada wen yuan dan liu yu masing masing 1) untuk sarapan yang aku makan tadi. Dan kak jin jin tolong simpankan sisanya untukku." ucap ze membuat 4 orang yang mendapat hadiah memasang wahah bahagia dengan mata berbinar. sedang 3 sisanya memasang wajah masam.
Jin hu memasukkan batu milik ze dalam cincin penyimpanan miliknya.
"Ambillah cincin ini agar kau bisa membawa apapun yang kau temukan dengan mudah." ucap jin hu membuat semua semakin iri pada ze.
Karena cincin itu sangat berharga hanya ada beberapa buah di dunia dan hanya orang hebat yang memilikinya dan jin hu memberikan begitu saja pada ze.
"Tidak kak jin jin saja yang menyimpannya. Bukannkan apa yang di miliki istri juga milik suaminya? maka itu juga milik kak jin jin." Ze masih ingin membuat api di hati liu sia semakin membakarnya.
"Baiklah istriku." ucap jin hu bahagia walau dia tau tujuan menyebutnya suami karena liu sia
"Ada gunanya juga pengganggu ini." batin jin hu.
Karena dukungan yang gak surut dari kalian
Melihat banyak vote like dan koment dari para readers author kasih 4 up lagi deh
Selamat membaca
semoga sehat selalu dan menjalani hari yang menyenangkan
terima kasih
Author
😊😊😊😊😊