
Ze berkata dengan mantap sambil menatap batu tapa yang cukup besar yang terlihat melayang di udara itu.
"Jika memang putri menyanggupi untuk menanggung rasa sakit itu, maka putri silahkan makan daun yiyang ini dan segeralah memulai tapa putri." ucap Zili sambil mengulurkan selembar daun yiyang berwarna emas.
"Mengapa warna daun yiyang ini berbeda dari yang biasanya aku makan di negeri naga?" tanya Ze.
"Ini adalah daun yiyang dari tumbuhan yiyang yang telah berkultivasi. Sama seperti ceri emas milik anda tumbuhan yiyang yang memiliki daun emas ini adalah tanaman roh." jawab Zili.
"Oh... Lalu, mengapa kau memberikan aku daun yiyang yang sangat spesial ini?" tanya Ze.
"Bertapa di atas batu itu membutuhkan energi yang jauh lebih besar untuk itu, daun yiyang biasa tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan energi untuk tubuh putri." jawab Zili.
Ze lantas memakan daun yiyang emas itu dan seketika itu tubuh Ze mengeluarkan sinar keemasan. Perlahan sinar itu memudar dan hilang. Zili tersenyum melihat itu semua.
"Bagus putri, daun yiyang emas itu cocok untuk tubuh putri. Maka lakukan tapa putri sekarang. Aku juga harus memulai tapa untuk dapat lebih kuat agar dapat membantu putri sewaktu waktu putri dalam bahaya." ucap Zili dan Ze mengangguk lalu segera naik ke atas batu tapa.
Zili tersenyum lalu pergi dari tempat itu saat melihat Ze sudah mulai fokus pada tapanya. Ze meringis menahan rasa sakit pada tubuhnya yang semakin lama semakin terasa menyiksa.
Ze berusaha tetap fokus pada tapanya di tengah rasa sakit yang semakin menyiksa. Di tempatnya Jin hu dan yang lainnya sedang fokus juga dengan tapanya. Jin hu bertekad untuk menjadi jauh lebih kuat agar dapat melindungi kekasihnya agar kejadian dia kehilangan Ze tidak terulang kembali.
Mereka semua melakukan tapa di tempat masing-masing selama beberapa minggu. Ze mampu melalui proses yang sangat menyakitkan untuk menjadi lebih kuat.
Mereka semua bangun dari tapa tepat setelah 3 bulan melakukan tapa. Ze bangun dari tapa dengan penuh peluh bahkan baju yang ia kenakan basah kuyup dengan keringat.
"Mengapa tubuhku terasa remuk hingga susah untuk aku gerakkan?" gumam Ze yang tidak mampu bergerak setelah bangun dari tapa.
"Biar aku membantumu untuk turun dari batu tapa." ucap seseorang tiba-tiba dan langsung mengangkat tubuh Ze.
Ze hanya mengangguk pasrah karena tubuhnya yang begitu lemah. Orang itu adalah Jin hu yang segera pergi ke tempat Ze bertapa saat mendengar dari Zili bahwa Ze menjalani tapa panjang yang menyiksa.
"Ini bukan salahmu. Ini adalah keputusan yang sudah aku buat. Aku tidak boleh hanya bergantung pada kekuatan dirimu dan yang lainnya. Karena, yang di incar oleh orang dan mahluk jahat itu adalah diriku, mereka tentu akan mencari cara untuk menjauhkan kalian dariku. Saat itu terjadi, tentu saja aku harus bisa mengandalkan kemampuan diriku sendiri."ucap Ze.
"Bawa dia kembali ke kolam suci untuk memulihkan tenaganya. Setelah itu, kita dapat kembali ke dunia bawah." ucap Zili dan dijawab anggukan oleh Jin hu yang segera membawa Ze menuju kolam suci.
"Turunkan dia di dalam kolam suci. Biarkan seluruh rasa sakit pada tubuhnya menghilang di dalam sana." ucap Zili yang mengikuti Jin hu yang membawa Ze menuju kolam suci.
"Ayo, biarkan dia di sini sementara waktu." ajak Zili dan Jin hu hanya terdiam menatap Ze.
"Dia akan baik-baik saja, tidak ada apa pun yang akan terjadi dengan dia selama di dalam kolam suci. Sebaiknya kau ikut denganku sebentar saja. Aku akan memberikan sesuatu padamu untuk membantu kalian di saat terdesak." ucap Zili berusaha meyakinkan Jin hu agar mau meninggalkan Ze di dalam kolam suci.
"Baiklah aku akan ikut denganmu." pasrah Jin hu yang berfikir bahwa apa pun untuk dapat melindungi Ze adalah yang terpenting.
"Pilihan yang bijak. Ayo...!" puji Zili lalu melangkah pergi meninggalkan Ze di ikuti oleh Jin hu di belakangnya.
Untuk para pembaca setia novel
"pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas. "
Mohon dukungannya dengan tidak bosan untuk memberikan dukungan berupa Vote, like dan komen.
Untuk@Neng tiyaz dan @amelia lampow, tolong minta untuk memfollow akun author dan PC author untuk mengklaim hadiah mereka yang belum mereka klaim. Bagi yang kenal tolong kabari mereka.
selamat membaca dan semoga hari kalian menyenangkan.
salam hangat dari author