Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Bongkar rencana jahat Hia ling


Ze duduk sambil memperhatikan dua orang wanita yang sangat dia sayangi itu tengah serius berbicara. Sangking seriusnya, mereka tidak menyadari bahwa Ze sudah bangun dari tidurnya.


"Apa yang ibu dan nenek bicarakan hingga seserius itu?" tanya Ze.


"Ah kau sudah bangun sayang? Kami baru saja membahas masalah gadis bernama Hia ling yang baru saja dipergoki melakukan hubungan tidak pantas dengan seorang pemuda." jawab Mei yin.


"Oh, lalu dimana dia sekarang?" tanya Ze.


"Dia digiring menuju ruangan persidangan istana untuk diberikan hukuman sesuai perbuatannya." jawab Luo yin.


"Aku ingin menghadiri sidang itu." ucap Ze lalu bangkit dari tempat tidurnya.


"Setidaknya basuh wajahmu dan ganti pakaianmu dulu. Kau sudah mengenakan pakaian itu dari sore apakah kau ingin menggunakannya lagi di luar saat ini?" tegur Mei yin.


"Ibu benar." ucap Ze lalu pergi keruangan mandi untuk membasuh wajahnya.


Mei yin dan Luo yin menyiapkan pakaian sederhana yang akan Ze kenakan hari ini. Ze kembali ke dalam kamarnya dan segera mengambil pakaian yang dipilihkan oleh ibu dan neneknya lalu segera menggantinya di balik sekat untuk berganti pakaian.


"Jangan terlalu lama perginya. Kau harus melakukan perawatan kulit dan beristirahat lebih untuk persiapan pernikahanmu besok." ucap Mei yin saat Ze sudah di depan pintu.


Mei yin dan Luo yin tidak pergi mengikuti persidangan karena harus mempersiapkan perawatan untuk Ze agar tampil lebih mempesona saat hari pernikahannya. Mereka juga hendak menghiasi kamar yang akan menjadi kamar pengantin itu.


Ze melangkah keluar dari kediamannya dan mencari seseorang untuk dia tanyai karena, dia tidak tahu di mana ruangan persidangan berada.


"Di mana ruangan persidangan istana?" tanya Ze langsung saat melihat seorang pelayanan melintas di depannya sambil menunduk hormat.


"Di sebelah timur paling ujung dekat dengan ruangan administrasi tuan putri Jin." jawab pelayan tersebut dengan sopan.


Ze melangkah masuk ke dalam ruangan persidangan istana tanpa hambatan sama sekali. Penjaga di luar pintu segera membukakan dia pintu saat dia sudah di depan pintu. Itu karena Jin hu sudah memberikan peringatan pada seluruh penjaga dan pelayan bahwa tidak ada tempat yang tidak bisa dimasuki Ze dan pintu harus segera mereka buka saat Ze hendak masuk ke dalam sebuah ruangan di istana.


"Kau seorang gadis yang belum menikah dan melakukan hubungan tidak pantas dengan pemuda yang kau tidak kenali? Sungguh sangat menjijikkan." ucap seorang tetua yang berdiri di sebelah Jin hu.


Jin hu segera bangkit dan menghampiri Ze saat melihat dia memasuki ruangan persidangan. Jin hu membawa Ze untuk duduk di sebelahnya tanpa perduli tatapan semua orang.


"Kau Gong guo, apakah kau juga akan mengatakan bahwa kau tidak mengenal gadis di sebelah mu itu?" tanya tetua pada pemuda itu.


"Aku sebenarnya juga tidak mengenal gadis ini. Aku kemarin malam dibekap seseorang dan dipaksa menelan sesuatu yang membuat sekujur tubuhku merasa tidak nyaman dan kepanasan. Orang itu juga mengunci ku di dalam gudang setelah itu aku tidak ingat apa yang terjadi." ucap pemuda itu.


"Jangan mengarang cerita." bentak tetua tadi.


"Biarkan aku memeriksa pemuda itu untuk mencari tahu apakah dia sungguh telah dibius sebelumnya." ucap Ze lalu berjalan mendekati pemuda itu.


Jin hu tentu tidak tinggal diam. Jin hu ikut melangkah di samping Ze. Ze meminta tangan pemuda itu dan memeriksa nadinya. Lalu mengangguk ke arah Jin hu setelah melihat kelopak mata bawah bagian dalam pemuda itu.


"Dia memang dibius sebelumnya dengan pil yang membangkitkan gairah. Apakah di dalam kawasan istana atas awan ini ada yang menjual pil sejenis ini?" tanya Ze.


"Tidak ada sama sekali tuan putri Jin." jawab panglima besar yang juga hadir di dalam persidangan itu.


"Maka periksa siapa saja yang keluar dan masuk dari wilayah luar istana atas awan beberapa hari ini. Pil itu seharusnya diambil dari luar negeri atas awan." ucap Ze.


Jangan lupa untuk tetap semangat memberikan dukungan kalian untuk Ze dan yang lain✌