Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
Ze yang kejam kembali 2


Ze kembali bergerak lincah menghampiri prajurit lain yang sibuk mencari dimana keberadaannya.


"Dapat satu lagi." ucap Ze saat berhasil membekap mulut lalu mengiris dalam leher salah satu dari prajurit yang mencarinya itu.


Setelah cukup lama menyingkirkan satu per satu prajurit yang ada, Ze lalu mengamati Gufu dan Julang yang duduk santai menunggu para prajurit menjalankan tugas mencari keberadaannya.


"Sepertinya mereka berdua adalah orang yang memimpin para prajurit yang sudah aku singkirkan itu. Saatnya aku bermain dengan mereka." gumam Ze yang kembali menyeringai.


"Akh tubuhku saat ini sungguh sangat lemah. Baru bergerak sebentar untuk menyingkirkan orang-orang lemah itu saja energi ku sudah hampir habis terkuras." keluh Ze lalu kembali menelan sebutir pil roh tingkat surga sempurna yang tinggal empat butir itu.


"Sebaiknya aku menyingkirkan mereka segera karena pil roh yang aku miliki hanya tinggal 3 butir saja. Aku tidak memiliki bahan untuk membuatnya kembali. Aku pasti memiliki tempat penyimpanan lain selain dari cincin penyimpanan ini. karena, tungku tadi tidak dapat di gunakan untuk membuat pil tingkat tinggi seperti ini." gumam Ze.


"Aku pasti akan menemukan semua itu saat kembali ke dunia asal ku." gumam Ze.


"Saat ini aku harus menyingkirkan mereka. Jika melawan mereka langsung aku takut energi yang aku miliki akan habis sebelum mereka berhasil aku tumbangkan." gumam Ze sembari berfikir.


"Astaga, aku melupakan jarum beracun milikku ini. Aku akan menggunakan ini saja." gumam Ze lalu melemparkan jarum-jarum yang dia miliki dengan cepat dan tepat ke arah Gufu dan Julang beserta kedua orang yang mengawal mereka berdua.


"Akh...! " pekik mereka semua lalu tiba-tiba ambruk dan tergeletak kaku di tanah.


"Ada apa dengan tubuhku kak, mengapa aku tidak dapat menggerakkan tubuhku?" tanya Julang.


"Aku juga tidak tahu, karena aku juga saat ini tidak dapat menggerakkan tubuhku." jawab Gufu.


Ternyata racun pada jarum tadi adalah pil pelumpuh baru milik Ze sebelum celaka dan terlempar ke dalam negeri naga. Racun itu melumpuhkan seluruh tubuh kecuali kepala. sangat berguna untuk menginterogasi orang yang dia inginkan informasi darinya.


"Sangat menyenangkan memburu seseorang bukan?" ucap Ze sembari melangkah mendekati tubuh kaku mereka semua.


"Siapa kau? Apa mau mu?" tanya Gufu.


"Heh kalian tidak mengenali seseorang yang telah kalian jadikan target sasaran hm?" tanya Ze dengan nada sinis nya.


"Buktinya saat ini aku telah menumbangkan kalian dan sebentar lagi aku akan menyingkirkan kalian untuk selamanya." ucap Ze lalu membalikkan tubuh kedua pemuda yang dia yakini adalah pemimpin dari penyerangan terhadap dirinya saat ini.


"Kau tidak boleh membu*uh kami." ucap Gufu.


"Kalian dapat berniat memb*nuh aku dan aku tidak boleh memb*nuh kalian hm? Peraturan dari mana itu?" tanya sinis Ze lalu mengeluarkan belati miliknya.


"Kami adalah pangeran dari Kerajaan timur negeri naga ini. Kau akan menjadi target seluruh negeri naga jika kau memb*nuh kami. " jawab Julang sombong.


"Apa bedanya bagiku saat ini hm? Bahkan kalian sudah menargetkan aku di saat aku tidak mengusik hidup kalian. jadi, jangan salahkan aku saat aku ingin kalian rasakan akibatnya jika mengusik ku." ucap Ze.


Ze membantu mendudukkan dua orang itu agar dapat melihat apa yang dia lakukan kepada dua orang pengawal dari Gufu dan Julang itu.


Ze mengiris leher kedua pengawal itu dengan mudah dan tanpa wajah menyesal atau pun bersalah. Malah yang mereka tangkap adalah senyum puas yang membuat keduanya bergidik ngeri.


"Apa yang akan kau lakukan? Mengapa kau mendekat?" tanya Julang ketakutan saat Ze berjalan perlahan ke arah dia dan Gufu.


"Kalian sudah menjadikan aku target atas perintah dari gadis licik Luoyang bukan?" tanya Ze membuat kedua orang itu terkejut karena ternyata Ze tahu siapa yang mengutus mereka.


"Tidak perlu menjawab karena aku sudah tahu jawaban kalian dari reaksi kalian berdua." ucap Ze lagi.


Hai para pembaca novel


"pindah dimensi membalaskan dendam putri yang tertindas"


jangan lupa dukungan yang berupa vote, like dan komen untuk author.


Jangan lupa juga batas waktu lomba vote novel yang berhadiah pulsa masing-masing @25k untuk 5 orang pemenang yang memberikan vote terbanyak tinggal 3 hari lagi ya. Hari senin jam 12.00 akan di akhiri sekaligus akan ada pengumuman pemenangnya.


salam hangat dari author