Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas

Pindah Dimensi Membalaskan Dendam Putri Yang Tertindas
masuk ke gua si hui tu


Putri liu sia tak lagi mampu menahan emosu melihat kemesraan ze dan jin hu. Apa lagi mendengar ucapan menyindir ze. Dia ingin melabrak ze namun lei duan ze mencegahnya.


"Mengapa kalian mempertontonkan kemearaan kalian di hadapan banyak orang? Sungguh wanita tak sopan bersikap manja di hadapan banyak orang." ucap lei duan xi


"Sebaiknya kakak peryama istirahat di kamar wen yuan saja bersama dia (menunjuk liu sia) Aku tak ingin jika nanti kalian akan membuat istriku ini takut dengan emosi kalian.


Kami tak salah bermearaan karena ini kamar kami. Jika kalian tak di dalam sini kami justru akan lebih dari ini." ucap jin hu mengusir lei duan xi dan liu sia.


Mendengar jin hu memanggil dia pada dirinya layaknya orang asing liu sia sangat marah pada ze. Dia bersumpah akan memb***h ze.


"Kau mengusir aku?" tanya duan xi geram


"Ini kamarku tak mungkin aku yang keluar. jika kalian tak suka istriku bermanja maka kau harus keluar dari sini." ucap jin hu


"Sudahlah kakak pertama mari kita pindah ke kamar lainnya saja." ucap liu sia.


Liu sia berniat membuat lei duan xi mau menghabisi ze makanya dia butuh hanya berdua saja dengannya. Sedang lei duan xi berfikir jika liu sia ingin berduaan dengan dirinya.


"baiklah." ucap Duan xi senang.


Setelah mereka pergi suasana menjadi hening. Mengingat waktu gua si hui tu akan terbuka segera mereka bersiap.


"Kau mandilah dulu sayang kita akan segera berangkat menuju gua si hui tu." ucap jin hu dan ze mengangguk lalu bangkit menuju bilik mandi.


"Saatnya bertaruh" ucap cou guo fan


"Bagaimana jika kita bertaruh untuk keberuntungan para gadis saja?" ucap Rui huo nan


"Aku setuju Kakak ke 2 selalu menang jadi tak ada yang mau mendukung kakak pertama. Jika kakak ipar dan adik ke 6 kita masih belum tau yang mana yang akan memiliki keberuntungan paling bagus." ucap Duo you tao setuju tak perduli jika adik kandungnya pergi dengan marah.


"Aku memegang adik ke 6" ucap Duo you tao


"Aku kakak ipar" ucap rui huo nan membuat dua pangeran menyeringai. Pasalnya mereka percaya jika ze bukan apa apa yang hanya akan menjadi beban.


"Oke apa taruhannya?" tanya ke 2nya kompak


"200 butir Batu sejati istimewa." ucap rui huo nan yakin.


"Setuju" jawab mereka.


Batu sejati adalah batu energi yang juga berguna untuk kultivasi dan untuk pengobatan juga. Tingkatnya ada rendah sedang tinggi dan istimewa. sedang untuk nilai 10 batu rendah 1 batu tingkat sedang 10 batu sejati tingkat sedang 1 batu sejati tingkat tinggi begitu juga tingkat istimewa.


Mereka juga bisa menggunakan batu sejati sebagai pengganti uang. 1 batu sejati tingkat rendah senilai 10 koin emas berlipat 10 kali setiap tingkatnya.


Setelah semua siap mereka berangkat menuju gua si hui tu. Di depan sana sudah banyak orang siap memasuki gua si hui tu. Liu sia menyeringai menatap Ze karena dia fikir ze tak akan bisa masuk ke dalam.


Karena untuk masuk ke dalam setidaknya orang dengan kultivasi tingkat 3 ke atas yang bisa. Sedang yang dia tau jika ze adalah sampah yang di usir dari keluarga An.


Pintu gua terbuka dan mereka mulai masuk dengan kecepatan penuh. Bagi yang lambat akan celaka karena ada akar pemakan roh yang bersiap menerkam mereka. oleh sebab itu hanya tingkat 3 keatas yang bisa masuk.


"akh ah tolong...!" teriakan beberapa orang yang tertangkap akar pemakan roh mulai terdengar.


"Ada apa dengan orang orang itu kak jin jin?" tanya ze mengernyit


"Karena gerakan mereka lambat maka tertangkap akar pemakan roh." ucap huo nan


"jika kau takut sebaiknya tak masuk saja." liu sia tersenyum mengejek.


"Aku tak takut hanya heran saja mendengar banyak teriakan pilu." ucap ze.


Mereka kini bergerak maju bersama sama. Dengan kecepatan penuh mereka masuk ke dalam. Namun Ze berhenti melihat ada yang menarik perhatiannya. Jin hu teriak memanggilnya. Sedang liu sia tengah tersenyum bahagia melihat Ze akan segera termakan akar pemakan roh.