
Hana berada di daycare tempat ia menitipkan Kiki. Ia hendak menjemput Kiki dan Seon Ho.
"Kiki eomma ... bisa kita bicara sebentar." Salah satu pengurus daycare berbicara ke Hana.
Hana merasa cemas.
"Apa Kiki ngambil makanan temannya? Apa Kiki berkelahi?" tanya Hana sesaat setelah ia berada di ruang pengurus.
"Tidak. Kiki tidak nakal. Yang saya hendak katakan adalah guru balet yang terkadang mengajar di sini, ingin Kiki mengikuti les balet. Ia melihat Kiki berbakat dalam bidang balet."
Pengurus itu lalu memperlihatkan Kiki yang memakai kaos tanpa lengan dan celana ketat. Seminggu sekali di daycare, mereka mendatangkan guru balet untuk mengajari anak-anak.
Hana bisa melihat dari video itu. Kiki tampak serius melakukan gerakan-gerakan yang diajarkan guru baletnya. Sesekali kaos yang ia kenakan tertarik ke atas dan memperlihatkan pusar Kiki.
Kiki terlihat sangat lentur. Ia juga mampu melakukan split.
"Guru baletnya sangat ingin Kiki belajar balet lebih sering. Kiki punya potensi untuk menjadi penari balet."
"Saya harus mendiskusikannya dengan suami saya. Seperti yang Anda tahu, suami saya seorang petarung. Saya tidak yakin ia akan mengijinkan Kiki belajar balet. Apa Anda bisa mengirim video itu ke saya?"
Pengurus itu mengirim video Kiki belajar balet ke ponsel Hana. Hana tidak mempersalahkan seorang pria belajar balet. Jika Kiki memang ingin menjadi penari balet, ia akan mendukungnya. Kecuali jika Kiki ingin melakukan hal yang salah, ia akan melarangnya.
Saat di rumah, Hana menyalakan TV dan membuka YouTube. Ia memutar pertunjukkan balet. Kiki dan Seon Ho melihatnya. Lalu mengikuti gerakannya. Bukan gerakan yang lancar tapi Kiki cukup bagus melakukannya.
Apa karena Kiki sering berlatih menendang?
Jadi, ia mudah melakukan gerakan tari.
Park Jin Young, pendiri JYP entertainment pernah mengatakan Yuna Itzy yang pemain hoky, tariannya berkembang pesat karena sering menggunakan tubuh bagian bawahnya.
Jung Kook pulang. Hana memberitahu Jung Kook.
"Kiki mau belajar balet?" Hana menunjuk TV yang sedang memperlihatkan penari balet.
Kiki menganggukkan kepalanya.
Hana lalu mendaftarkan Kiki di sekolah balet. Sepulang dari daycare, Hana mengajak Kiki belajar balet. Seminggu dua kali. Senin dan Kamis. Hanya ada Kiki bocah lelaki yang belajar balet, yang lainnya perempuan. Membuat Kiki jadi yang paling tampan.
Hana dan Seon Ho melihat Kiki dari pintu yang terbuat dari kaca. Kiki menirukan gerakan gurunya.
Apa Kiki benar-benar berbakat?
Aku melihat Kiki biasa-biasa saja menarinya.
Selesai belajar Hana mengajak Kiki dan Seon Ho makan di pizza D. Sebagai model iklannya, Kiki mendapat banyak voucher makan pizza D. Jadi, Hana bisa mengirit pengeluaran membeli pizza.
Mama Seon Ho datang ke restoran pizza D. Tadi Hana memberitahunya untuk menjemput Seon Ho di sana dan mentraktirnya makan pizza. Mungkin lebih tepatnya Kiki yang mentraktir mereka.
Hana melihat poster Kiki dan Min Hyuk di luar dan dalam resto.
Ki ...
Eomma pengen Kiki bisa syuting iklan lagi.
Kalau bisa iklan susu bubuk, iklan tisu basah, iklan sabun mandi, iklan apa aja boleh.
Biar pengeluaran rumah kita jadi sedikit berkurang.
Hemat mode on.