Oh My Baby

Oh My Baby
lollipop


Air mata mengalir dari mata Hana.


"Kookie ... Maafkan aku ..." Hana tahu Jung Kook sangat mengharapkan adanya kehadiran adik Kiki.


Jung Kook menghampiri Hana yang masih berdiri di pintu kamar mandi.


"Noona ... Tidak ada yang perlu dimaafkan" Jari-jari Jung Kook menghapus air mata Hana.


"Aku masih bisa menunggu beberapa hari lagi sampai Noona benar-benar bersih"


"Honeymoon kita di Gangwondo jadi sia-sia"


Jung Kook tahu keinginannya untuk punya anak lagi membebani Hana "Noona ... Kita hanya bisa berusaha. Okay. Jangan menangis lagi"


Jung Kook memeluk Hana.


...🌼🌼🌼...


Kiki bangun dari tidurnya. Jung Kook memberi Kiki susu botol.


"Ki ... Ayo mandi. Kiki ada pemotretan hari ini" ajak Hana.


"Mansae ..."


Kiki mengangkat kedua tangannya ke atas. Hana memandikan Kiki.


"Noona ... Biar aku aja yang temani Kiki. Noona di rumah aja"


"Aku sudah sehat, kok"


"Nggak pa pa. Noona istirahat dulu. Aku juga lagi nggak ada kerjaan apa-apa"


Jung Kook mengantar Kiki ke tempat pemotretan. Kali ini Kiki diminta untuk berpose imut. Jung Kook memberi contoh.


Kiki meniru Jung Kook.


Ki ... Bikin gemes appa aja.


Di sela-sela pemotretan. Kiki bermain dengan model cilik lainnya. Kiki yang paling muda cukup populer di kalangan model cilik karena keimutannya.


"Ki ... Ini ... " salah seorang model cilik memberi Kiki lollipop.


"Gomawo ..." Kiki berterima kasih.


"Appa ... " Kiki menyodorkan lollipop ke ayahnya dengan maksud untuk minta dibukakan. Tapi malah Jung Kook yang memakannya.



"Mian ... Appa kira lollipopnya buat appa" Jung Kook menaruh lollipop bekasnya ke mulut Kiki.


Kiki berhenti menangis dan lanjut bermain bersama model cilik lainnya sambil menunggu pemotretan model cilik lainnya.


Sedangkan ibu model cilik lainnya menanyakan keadaan Hana.


"Hana tidak menemani Kiki?"


"Noona di rumah. Ia baru saja sembuh"


Mereka pun berbasa-basi. Walaupun Jung Kook tidak terlalu menyukainya tapi ia harus melakukannya untuk memperluas networking. Karena banyak info yang bisa ia dapat. Tentang anak, tentang pemotretan atau tentang job untuk Kiki bahkan gosip terkini.


Kiki melanjutkan pemotretan lagi. Hari sudah siang saat Kiki selesai.


Jung Kook mengajak Kiki mampir ke swalayan. Membeli barang yang sudah dipesan Hana. Jung Kook membuka catatan belanjaan dari Hana.


Popok Kiki, susu Kiki, camilan Kiki, minyak goreng, mi instan, pasta gigi dan masih banyak kebutuhan rumah tangga lainnya.


Jung Kook menaruh Kiki di dudukan anak di troli. Ia mendorong troli menuju tempat-tempat barang yang hendak ia beli.


Trolinya melewati rak susu pisang. Jung Kook mengambil dua dan menaruhnya di troli.


Barang yang Kiki suka dan terjangkau oleh tangannya, ia masukkan ke dalam troli. Saat Kiki tidak melihat, Jung Kook menaruh barang tadi ke rak yang seharusnya.


Ki ... Nanti eomma ngomel kalau kita belanjanya nggak sesuai daftar.


Jung Kook memutar balik troli saat ia melihat counter mainan di depannya. Tubuhnya berusaha menghalangi pandangan Kiki agar tidak melihat mainan.


Mainan Kiki sudah cukup banyak.


Tapi Kiki selalu mau beli lagi dan lagi.


Namanya juga anak kecil.


"Appa ..." Kiki menunjuk ke arah counter mainan.


"Ki ... Sudah siang. Eomma pasti lapar. Kita harus cepat pulang" Jung Kook beralasan. Kiki hanya mau menurut bila nama ibunya disebut-sebut.


Jung Kook mengarahkan trolinya ke counter makanan, mencicipi sample makanan dan membeli beberapa menu makanan untuk makan siang mereka.


Makanan di supermarket itu memang lezat.