
Jung Kook melihat ada restoran ayam yang baru buka. Ia menepikan mobilnya.
"Noona ... Aku mampir bentar. Mau beliin Kiki ayam. Tadi ia mimpi makan ayam. Noona tunggu di mobil aja."
Hana menunggu di mobil. Menjaga Kiki. Sedangkan Jung Kook masuk ke dalam resto ayam.
"Satu kotak ayam." Jung Kook memesan di depan kasir. Jung Kook membayar pesanannya.
Ayam pun disiapkan. Pelayan memberikan satu kotak ayam ke Jung Kook. Kemudian Jung Kook menuju ke mobil. Hana mengambil tempat di tengah, di sebelah Kiki. Ia tahu Kiki akan terbangun bila mencium aroma ayam goreng. Sebetulnya Kiki sudah bisa makan sendiri tetapi akan belepotan dan mengotori baju dan baby seatnya. Jadi, Hana harus menyuapinya.
Jung Kook mengambil satu potong paha ayam dan melahapnya.
"Eomma ..." Mata Kiki perlahan terbuka.
"Chicken ..." Kiki mencium aroma ayam.
Hana mengambil daging ayam dan memberikannya ke Kiki. Hana juga ikut makan.
...🌼🌼🌼...
Pesan masuk di ponsel Jung Kook dari Yoon Gi.
Yoon Gi :
Jung Kook :
Yoon Gi :
"Noona ... Yoon Gi Hyung minta aku datang ke tempatnya."
"Ke rumahnya?"
"Bukan. Ke tempat lain. Daejanggeum Park. Noona mau ikut?"
"Di Yongin? Aku ikut aja."
Jung Kook melajukan mobilnya ke alamat yang disuruh Yoon Gi. Butuh setengah jam lebih untuk sampai di sana.
Jung Kook sangat berutang budi ke Yoon Gi. Sehingga bila Yoon Gi butuh bantuannya, ia sebisa mungkin membantunya.
Jung Kook menelpon Yoon Gi ketika ia sampai di tempat yang dimaksud.
"Hyung ... Aku sudah sampai."
"Bentar. Aku ke sana." Yoon Gi menjemput Jung Kook.
"Hyung ... Ada apa?" Jung Kook masih bingung. Melihat tempat ia berdiri saat ini. Ada gedung seperti jaman dulu. Ada pasar jaman dulu.
Apa kita mau tour?
"Oppa ... Wajahmu kenapa?" Hana menyentuh wajah Yoon Gi. Ia cemas melihat luka sayat di wajah sebelah kanan Yoon Gi.
"Ini cuma riasan aja. Nggak usah kawatir. Ikut aku."
Sesampainya di suatu ruangan.
"Pakai baju ini." Yoon Gi memberinya satu set pakaian.
Baju jaman dulu?
Jung Kook masih belum mengerti. Tapi ia tetap memakainya. Setelahnya Jung Kook disuruh duduk oleh stylish. Rambutnya akan ditata.
"Hana?" Seseorang memanggil Hana.
Hana menoleh ~ Siapa?
Hana tidak mengenali pria yang memanggilnya. Pria itu memakai pakaian jaman dulu dengan kumis dan jenggot. Hana tidak terlalu suka dengan pria berkumis dan berjenggot.
"Ini aku. Jin. Kim Seok Jin." Pria itu memperkenalkan diri.
"Kim Seok Jin?"
"Kita pernah ketemu di rumah Yoon Gi."
Hana masih bingung.
"Suamimu pernah jadi guide buat lagu yang diciptain Yoon Gi buat aku."
Setahu Hana, Jung Kook hanya pernah sekali menjadi guide. Lagu untuk Jin, aktor dan penyanyi favoritnya.
"Jin oppa!?"
"Iya. Nggak kelihatan seperti aku, ya?"
"Iya. Oppa ngapain di sini?"
"Aku dan Jung Kook jadi cameo di MV Yoon Gi. Bukan Yoon Gi tapi Agust D." Jin menjelaskan.
"MV?"
"Yoon Gi merilis lagu baru. Sekarang kita syuting video klipnya."
Stylish selesai menata rambut Jung Kook.
"Sebentar lagi kalian keluar. Syuting mau dimulai," ucap staff.
Jung Kook dan Seok Jin keluar dari ruangan dan menuju ke tempat syuting.
"Nanti kalian berjalan dari sini. Bertabrakan dengan Agust D. Trus pura-pura kelahi. Agust D ada di depan kalian. Nanti kalian ikut ngerap sama-sama August D."
"Ok. Latihan."
Jung Kook dan Seok Jin mulai berjalan. Mereka bertabrakan dengan Yoon Gi. Kemudian berkelahi. Lalu ikut ngerap.
"Ok. Kita mulai syutingnya."
Kamera menyala.
Jung Kook dan Seok Jin berjalan berlawanan arah dengan Yoon Gi. Mereka bertabrakan. Jung Kook dan Seok Jin berkelahi. Lalu mereka ikut ngerap.
"Daechwita ... Daechwita ..." Suara rap Agust D terdengar.
Kiki yang melihat proses syuting mulai menganggukkan kepalanya mengikuti musik.