Oh My Baby

Oh My Baby
flashback


Jangan-jangan ...


Jangan-jangan ...


Noona hamil?


Flashback setelah kejadian Kiki.


Hana hanya bisa menangis dan menangis di kamarnya.


Kookie ...


Kau tega.


Sungguh tega.


Hana merasa sakit hati dengan perbuatan bejat Jung Kook.


Hana memandangi foto Nam Joon dan dirinya di meja kamarnya.


Oppa ...


Aku sudah tak suci lagi.


Apa oppa masih mau menerimaku?


Air mata Hana jatuh lagi. Hana menangis dan menangis. Seandainya ia bisa mengulang waktu. Ia akan berupaya kejadian itu tidak terjadi padanya.


Hana jadi sering menangis. Ia juga selalu mengunci pintu kamarnya walaupun sebelumnya ia jarang menguncinya.


Tentu saja kejadian itu membuatnya jadi extra waspada. Ia tak ingin kejadian itu terulang lagi.


Di meja makan ...


Tak ada lagi pertengkaran memperebutkan lauk terakhir antara Hana dan Jung Kook. Hana mengalah.


Ibu mereka jadi kuatir dengan Hana.


"Kookie ... Apa Hana ada masalah? Ibu lihat akhir-akhir ini ia sering di kamar. Ia juga terlihat lesu. Matanya juga selalu terlihat merah dan bengkak. Apa ia ada masalah?" Ibu bertanya ke Jung Kook


Hubungan Hana dan Jung Kook cukup dekat sebagai kakak dan adik sebelum kejadian itu. Biasanya Hana pergi ke kamar Jung Kook untuk bermain bersama. Begitu juga sebaliknya.


Aku ...


Aku penyebab Noona jadi seperti itu.


"Mungkin ... Ibu tanya langsung aja ke Noona."


Ibu pun bertanya ke Hana.


"Hana ... Ibu lihat akhir-akhir ini kau terlihat lesu. Apa ada masalah dengan Nam Joon? Atau di tempat kerja mungkin? Cerita sama ibu." Ibu Hana sangat jarang melihat Hana tidak bergairah. Biasanya selalu saja ada keributan antara Hana dan Jung Kook sebagai saudara. Walaupun tak lama kemudian mereka berbaikan kembali.


"Aku ..." Hana ingin bercerita yang sebenarnya ke ibu angkatnya yang merupakan ibu kandung Jung Kook.


Tidak ...


Aku harus simpan rahasia ini sampai mati.


Ibu tak boleh tahu.


Nam Joon Oppa apalagi.


Jangan sampai Nam Joon oppa tahu.


Ibu merasa lega ~ Untunglah tidak ada apa-apa.


"Ibu kira ada apa. Ibu kuatir. Jangan sering-sering begadang. Tidak baik buat kesehatan." Ibu menasehati Hana.


"Baik, Bu."


Hana terus berusaha melupakan kejadian itu. Tapi kejadian itu selalu terbayang. Semuanya sudah jadi tak sama lagi seperti dulu.


Saat di meja makan ...


Hana mengambil nasi lagi. Entah kenapa ia masih merasa lapar walaupun sudah memakan satu mangkuk nasi berserta lauk.


Ibu dan ayah Hana hanya berpandangan. Pemandangan yang tidak biasa. Tapi tidak masalah bagi mereka karena mereka ingin Hana bertubuh sedikit lebih gemuk karena saat itu tubuh Hana terbilang kurus.


Di lain hari ...


Ibu melihat jam.


"Kookie ... Kau bisa bangunkan Hana. Ia mau berangkat kerja, kan?" Sudah pukul 10 pagi sedangkan Hana harus bekerja pukul 11.


"Akhir-akhir ini ia selalu bangun siang dan terlambat sarapan. Apa ia masih sering begadang nonton drama?" Ibu Hana bertanya ke Jung Kook.


"Mungkin." Jung Kook menjawab singkat. Ia berjalan menuju ke kamar Hana.


Jung Kook mengetuk pintu kamar Hana karena Hana menguncinya. Padahal biasanya Jung Kook langsung masuk dan menggelitiki Hana agar cepat bangun.


"Tok ... Tok ..." Jung Kook mengetuk pintu kamar Hana.


"Noona ... Sudah jam 10. Noona harus kerja, kan?" Jung Kook mengingatkan Hana.


Hana perlahan-lahan terbangun. Akhir-akhir ini tubuhnya terasa berat.


Apa karena aku banyak makan?


Karena stress?


Hana pun berangkat kerja.


Saat di tempat kerjalah akhirnya ia tahu. Apa penyebab ia jadi suka makan dan tidur lebih lama.


"Hana ... Haidmu sudah membaik?" Hye Ri, teman kerja part time Hana bertanya.


Hana menyadari ia belum mendapat tamu merahnya bulan lalu dan bulan ini.


Saat mencoba test pack ada dua garis di sana. Hana mencoba meyakinkan dirinya bahwa hasil test pack salah. Saat periksa di dokter, hasilnya ia positif hamil. Bukan anak Nam Joon, kekasihnya karena mereka belum pernah melakukannya. Tapi anak Jung Kook, adik angkatnya.


Flashback end.


Jangan-jangan ...


Jangan-jangan ...


Noona hamil?


Tapi nggak mungkin.


Kami sudah extra hati-hati saat melakukannya karena Noona mau minum lagi.


Jung Kook akhirnya selesai masak untuk yang kedua kalinya.


"Noona ... Burger toastnya sudah jadi."