
Jung Kook dan Jin selesai mengganti baju syuting mereka dengan baju sehari-hari.
"Aku ikut juga," ucap Yoon Gi.
"Oppa nggak syuting?" Hana bertanya.
"Syutingnya lanjut lagi nanti malam. Jadi sekarang waktu senggang."
Mereka berlima berkeliling Daejanggeum Park.
"Ah ... Capekkknya ..." Hana mulai mengeluh.
Jin yang mendengarnya langsung jongkok. Ia menepuk bahunya, sebagai isyarat agar Hana menaikinya.
Ini sungguhan?
Jin oppa mau gendong aku?
Eomma harus beli lotre hari ini, Ki.
"Naik."
Hana hendak naik ke punggung Jin tapi saat Hana mendekat, Kiki sudah berlari dan langsung menaiki punggung Jin terlebih dahulu.
"Capekkk ..." Kiki menirukan ucapan ibunya.
Jung Kook yang melihatnya ~
Nice, Ki ...
Cuma appa yang boleh gendong eomma.
Sedangkan Hana ~
Ki ...
Eomma iri sama Kiki.
Dulu Kiki dipangku Jin oppa.
Sekarang Kiki digendong.
"Noona ..." Jung Kook mulai jongkok.
Hana hendak menaiki punggung Jung Kook tapi sudah keduluan lagi dengan Yoon Gi.
"Oppa ~"
"Aku capek. Sudah syuting dari kemarin." Yoon Gi mengalungkan lengannya di leher Jung Kook.
Kemarin Yoon Gi syuting sebagai raja. Belum lagi dua hari sebelumnya ia harus berlatih menggunakan pedang.
Jung Kook terpaksa menggendong Yoon Gi. Tapi setelah beberapa langkah, Yoon Gi minta turun.
Hana berjalan di samping Jin yang sedang menggendong Kiki. Saat ini mereka berjalan di jalan yang terdapat foto aktor dan aktris yang berukuran besar yang pernah syuting di Daejanggeum Park. Ada Kim Soo Hyun, ada Jung Il Woo juga YoonA.
"Oppa nanti harus syuting di drama atau film di sini. Supaya ada foto oppa di sini."
"Nanti aku pertimbangkan. Aku masih belum ditawari drama Saeguk."
"Oppa ... Kiki berat?"
"Nggak. Ia ringan." Tapi peluh sudah menetes di pelipisnya.
Kiki akhirnya turun.
Kiki berjalan menuju foto Yoo Seung Hoo .
"Kiki mau difoto?" Hana mengeluarkan ponselnya dan mulai memotret Kiki.
"Dulu Seung Hoo samchon juga mulai dari aktor cilik."
"Kiki mau syuting film?" Jin bertanya.
"Drama, oppa. Sama Min Hyuk oppa."
"Kapan tayang di TV?"
"Belum syuting. Tadi pagi baru reading ""
"Kalau belum syuting, ada kemungkinan terjadi pergantian pemeran. Terkadang ada yang harus keluar."
"Karena apa oppa?*
"Kadang ada aktor yang lebih bagus atau rekomendasi dari pihak atas. Tapi semoga Kiki nggak diganti. Atau terkadang malah kita sudah capek-capek syuting, adegannya malah dipotong."
"Iya. Ini jadi debut Kiki di layar kaca."
"Oppa ... Kapan MVnya tayang?' Hana bertanya ke Yoon Gi.
"Tanggal xxx. Dua bulan lagi "
Matahari mulai terbenam. Mereka kembali lagi ke lokasi syuting.
Hana, Jung Kook dan Kiki menonton dari samping.
Malam ini Yoon Gi syuting dengan tangan terikat dan mata tertutup kain. Di sekelilingnya ada tiang api.
"Oppa ... Hati-hati." Hana sedikit berteriak. Ia takut Yoon Gi menyenggol tiang api. Tapi untunglah syuting berjalan lancar.
Untuk scene berikutnya Yoon Gi syuting di depan istana. Kedua tangan Yoon Gi diikat dengan tali. Algojo hendak memotong lehernya tetapi batal dan malah memberi Yoon Gi pistol untuk membunuh sang Raja.
Syuting pun selesai.
"Terima kasih atas bantuannya."
"Terima kasih atas bantuannya." Seluruh staff dan pemeran di MV saling berterima kasih.
Yoon Gi menuju ke ruang make up untuk menghapus riasannya.
"MV nya cuma 3 menit tapi syutingnya sampai dua hari. Oppa pasti capek."
"Banget. Tapi namanya cari uang nggak ada yang mudah. Lihat tanganku." Yoon Gi menunjukkan tangannya yang lecet karena berlatih pedang.
"Kenapa ini, oppa?"
"Dua hari sebelum syuting aku ngebut belajar menggunakan pedang."
"Tapi oppa ... No pain no gain."
"Kamu sudah bisa bahasa Inggris?"
"Hyung ... Cuma itu bahasa Inggris yang Noona hafal," celetuk Jung Kook.