Oh My Baby

Oh My Baby
sweet memories


Di apartemen Yoon Gi ...


Yoon Gi menyesap kopi yang baru saja ia buat. Ia menatap ke arah dinding kaca di rumahnya. Menatap awan di langit.


Seandainya aku mengetahui kebenarannya lebih cepat ...


Seandainya Hana menemukan mama kandungnya lebih cepat ...


Ingatannya kembali masa lalunya bersama Hana saat mereka masih menjalin kasih.


"Oppa ... Susah sekali menjadi pacar oppa." Hana protes.


"Kenapa?" Yoon Gi tidak mengerti.


"Kita itu sudah jadian. Tapi kalau nggak di rumah oppa, di rumahku. Kapan kita jalan-jalan? Aku bosan."


"Mau coba yang lain?" Smirk muncul di bibir Yoon Gi.


"Oppa ... Belum boleh. Aku masih 15 tahun."


"Tinggal menunggu dua tahun lagi."


"Oppa nggak berpikir yang aneh-aneh, kan?"


"Maksudmu?"


"Dua tahun lagi itu aku 17 tahun. Oppa nggak akan ngajak begituan, kan?"


"Begituan?"


Hana melihat ke kiri dan ke kanan. Memastikan tidak ada orang di sekitar mereka.


"Sxx." Hana berbisik ke telinga Yoon Gi. Ia takut didengar orang tuanya.


"Kau mau sekarang?" Yoon Gi hanya bercanda. Tentu saja ia tak akan melakukannya.


"Oppa ... Aku belum siap. Katanya sakit. Apa benar?" Jantung Hana mulai berdegup lebih cepat.


"Mau coba?" Yoon Gi mulai mendekati Hana. Jantungnya juga ikut berdetak dengan cepat.


"Oppa ... Kita saja belum pernah ciuman. Masa langsung?"


Yoon Gi mulai mendekat dan mendekat. Hana menutup matanya. Jarak bibir mereka tinggal 15 cm ... 10 cm ... 5 cm lagi.


"Ehm ..." Ibu angkat Hana datang. Kehadirannya mengagetkan Hana dan Yoon Gi. Mereka langsung menghadap ke arah yang berlawanan. Hana ke kiri dan Yoon Gi ke kanan.


Yoon Gi jadi sedikit kebingungan. Situasinya jadi canggung. Ia tak ingin dipandang jelek oleh orang tua Hana. Ibu Hana menaruh camilan dan teh hangat yang ia bawa di kamar Hana.


Ibu Hana kemudian beranjak dari kamar Hana.


Muka Hana dan Yoon Gi sama-sama merahnya.


"Hana ... Aku akan menunggu sampai kita menikah."


"Oppa yakin akan menikah denganku? Kita bisa saja putus. Lalu jatuh cinta dengan yang lain. Menikah dengan yang lain. Punya anak dengan yang lain."


"Kau tak ingin menikah denganku?" Yoon bertanya. Walau ia sebenarnya sudah tahu jawabannya.


Aku mau menikah dengan oppa.


Sangat mau.


Hidup bersama dengan oppa.


Punya anak-anak yang mirip oppa.


Yoon Gi menyentuh tangan kiri Hana. Mengangkat tangan kiri Hana. Menaruh cincin bayangan di jari manis Hana.


"Aku belum punya uang sekarang. Tapi kalau aku sudah punya uang, aku akan belikan yang asli."


Ini proposal?


Yoon Gi oppa melamarku?


Hana melihat jari manisnya.


"Oppa ... Ini berlian, kan?" Hana menginginkan cincin berlian. Memberi petunjuk ke Yoon Gi cincin seperti apa yang ia inginkan.


Hana mengangkat tangan kirinya dan melihat jari manisnya. Walaupun hanya cincin bayangan tetapi bagi Hana cincin itu seperti sudah benar-benar ada di jarinya. Tanda ia setuju menjadi istri Yoon Gi.


Hana ...


Aku akan bekerja keras.


Aku pasti bisa membelikanmu cincin berlian seperti yang kau inginkan.


Flashback end.


Yoon Gi berjalan menuju nakas di sebelah tempat tidurnya. Mengambil kotak kecil berwarna merah. Ia membukanya. Kotak kecil itu berisi cincin berlian. Cincin yang Hana inginkan.


Akhirnya ...


Kesempatan untuk memasangkanmu ke pemilik sebenarnya sudah datang.