Oh My Baby

Oh My Baby
curahan hati


Kookie ... Kenapa kau meminta maaf lagi?


Aku sudah memaafkanmu dari dulu. Kejadian Kiki memang membuat hidupku jadi jungkir balik. Hubunganku dan Nam Joon oppa jadi berantakan. Tapi semua itu takdir yang harus aku terima. Aku harus menjalaninya.


Kau juga sudah bekerja keras demi diriku dan Kiki. Bukankah sudah sering aku katakan semua itu sudah masa lalu. Kalau kita terus mengingatnya, kita akan selalu jalan di tempat. Sudah saatnya kita berjalan lagi. Melangkahkan kaki kita menuju ke arah yang ingin kita tuju.


Kiki memang tidak kita rencanakan. Tapi ia rencana Tuhan untuk kita. Kiki yang menyatukan kita. Tak pernah terlintas di pikiranku untuk menikah denganmu. Bagiku kau itu akan selalu menjadi adik kesayanganku.


Sekarang aku berstatus sebagai istrimu. Aku sudah menjadi ibu untuk anakmu dan anak-anak kita kelak.


Bersabarlah denganku. Aku akan berusaha menghilangkan rasa cinta ke Nam Joon oppa yang masih tersisa.


Akh ... Aku capek. Aku mau tidur.


Hana pun tertidur. Mengistirahatkan badannya.


Jung Kook tidak pergi ke tempat training. Ia berlatih di rumah hari ini. Ia harus menjaga Hana. Terutama Kiki. Tak mungkin ia meninggalkan Kiki dengan Hana saat kondisi Hana sedang sakit. Dan perlu dicatat sakitnya Hana juga karena dirinya.


Jung Kook berolahraga di rumah. Ia sedang mempersiapkan dirinya untuk bertanding lagi.


Noona ... Aku itu bodoh, ya. Sudah jelas-jelas kau bilang "Kookie ... Aku mencintaimu" tapi aku selalu meragukannya. Selalu curiga padamu karena aku takut kau akan meninggalkan diriku.


Pasti kau banyak menahan perasaanmu agar aku tak terbebani.


Noona ... Aku beruntung bisa mendapatkan cinta darimu. Cinta wanita ke seorang pria.


Noona ... Aku juga beruntung bisa memiliki Kiki. Tapi akhir-akhir ini ia cerewet. Malah tadi ia sudah bisa mengejekku. Bagaimana kalau kosakatanya tambah banyak? Aku bakal diejek Kiki terus. Awas, Ki. Appa bakal ejek Kiki balik.


Jung Kook mulai push up. Satu kali, sepuluh kali, seratus kali.


"Appa lapal" Kiki meminta makan.


"Appa juga lapar. Kita pesan makan aja. Kiki mau apa?"


"Jung Kook memesan kimbap untuk dirinya dan Kiki juga bubur untuk Hana"


Makanan datang. Jung Kook memberi Kiki kimbap. Ia juga membangunkan Hana untuk makan bubur.


Hana bangun dan memakan bubur. Setelahnya ia meminum obat dan tidur lagi.


Noona ... Cepat sembuh. Proyek kita membuat adik Kiki harus segera terealisasi.


Jung Kook memakan kimbap. Ia melihat Kiki yang celemotan. Pipi gembul Kiki penuh nasi dari kimbap.


Ki ... Bikin gemes appa aja.


Jung Kook membersihkan pipi Kiki dengan tisu.


"Appa ... Akh ..." Kiki menyodorkan kimbap ke mulut ayahnya.


Jung Kook memakannya.


Kiki selalu bisa bikin appa gemes liatnya. Appa jadi nggak sabar pingin punya anak lagi. Sama eomma tentunya. Cuma eomma yang boleh lahirin anak untuk appa.


Kiki mau adik berapa? Sepuluh, kan? Apa Noona sanggup lahirin sepuluh anak lagi? Sampai umur berapa Noona selesai lahirin adik-adik Kiki? Sekarang umur Noona 24 tahun. Kalau kami produksi satu anak tiap tahun berarti umur 34 tahun, Noona selesai lahiran.


Sepuluh itu terlalu banyak, ya. Tapi kan membantu menambah populasi. Katanya sekarang populasi semakin menurun karena tingkat pernikahan yang rendah dan banyak yang menjalani hidup single dan tidak mau direpoti dengan urusan pernikahan dan keluarga.


Tapi menikah itu enak, lho. Ada yang perhatiin. Ada yang temanin. Terutama saat malam ... Yang paling susah saat kerja untuk dapetin uang untuk kebutuhan keluarga.


Noona ... Bertahanlah denganku.


Aku akan berusaha untuk menjadi suami yang pantas untukmu serta ayah yang baik dan bertanggung jawab untuk anak-anak kita.