
Pagi hari ...
Hana membuat kopi hangat untuk Jung Kook dan Yoon Gi.
Hana mendengar lagu baru ciptaan Yoon Gi. Suara guidenya sepertinya tidak asing.
Suara Jung Kook?
Hana melihat ke Jung Kook.
"Kookie ... Itu suaramu, kan?" Hana bertanya.
Jung Kook menganggukkan kepalanya.
"Kau akan jadi penyanyi?" Hana bertanya lagi. Walaupun ia senang kalau Jung Kook bisa berganti profesi tapi menjadi penyanyi akan membuat Jung Kook mempunyai banyak fans wanita. Hana takut Jung Kook akan tertarik dengan wanita lain.
"Bukan ... Aku hanya jadi guide aja untuk penyanyi aslinya."
"Oppa ... Siapa yang akan jadi penyanyi aslinya?" Hana bertanya ke Yoon Gi.
"Ting ... Tong ..." Bel pintu berbunyi.
"Penyanyi aslinya datang," ucap Yoon Gi.
Hana membuka pintu. Ada seorang pria yang mengenakan masker dan topi. Hana mempersilahkan pria itu masuk.
Sepertinya pria ini nggak asing.
Saat pria itu masuk ke dalam rumah dan membuka masker serta topinya. Lalu duduk di sofa.
JIN OPPA ... ~ Hana sangat terkejut.
"Kookie ... Itu Jin oppa, kan?" Hana tidak percaya dengan apa yang ia lihat.
Hana mencubit lengan Jung Kook ~ Aku nggak mimpi, kan?
Jung Kook mengusap-usap lengannya ~ Sakit ...
Hana langsung masuk kamar. Membongkar kopernya.
Kenapa baju yang aku bawa cuma piyama?
Aku malu ketemu Jin oppa kalau cuma pake piyama.
Jung Kook masuk ke dalam kamar. Ia menyerahkan sebuah kantong.
"Kookie ... Aku lagi sibuk. Nanti aja" Hana masih melihat isi kopernya.
"Noona buka dulu."
Hana membuka isi kantong itu. Isinya dress casual. Hana langsung memakainya.
Kookie ... Jadi kau tahu kalau Jin oppa mau datang.
Tapi Hana tidak mau ribut dengan Jung Kook saat ini. Ia langsung mengoles BB cream di wajahnya dan lipstick di bibirnya.
Aku harus terlihat cantik di depan Jin oppa.
Hana keluar dari kamar dan menuju ke dapur. Membuatkan kopi hangat untuk Jin oppa tersayang.
Hana juga menyiapkan camilan.
Terdengar suara nyanyian Jin.
Wah ... Suara malaikat ~ Hana jatuh cinta dengan suara Jin.
"Oppa ... Silakan diminum" Hana menyerahkan minuman dan camilan untuk Jin.
Konser ini. Konser VVVVVIP.
Jin berlatih lagu ciptaan Yoon Gi. Yoon Gi membenarkan sedikit.
"Yang jadi guide siapa?" Jin bertanya.
"Dia." Yoon Gi menunjuk Jung Kook.
"Lain kali kita harus duet," kata Jin sambil tersenyum. Ia mengajak Jung Kook untuk duet.
"Kalau diijinkan." Jung Kook meminta persetujuan Hana.
"Aku ijinkan. Kalau sama Jin oppa, aku ijinkan nyanyi duet" ~ Karena aku jadi bisa ketemu Jin oppa lagi.
Mata Hana terus menatap Jin. Melupakan keadaan sekitarnya. Ia seperti berada di surga saat ini.
"Eomma ..." Kiki memanggil Hana. Tapi Hana tidak bisa mendengarnya.
Jung Kook melihat Kiki ~ Eomma nggak bakal denger, Ki. Eomma cuma bisa lihat Jin Hyung aja sekarang.
Jung Kook mengajak Kiki ke kamar mandi. Mengganti popoknya.
Kiki yang sudah lega berlari ke ruang tamu. Ia ingin dipangku Jin. Jin memangkunya.
Hana yang melihatnya ~ Ki ... Eomma juga pengen bisa dipangku Jin oppa.
"Namanya siapa?" Jin menanyakan nama Kiki.
"Kiki" Kiki menjawab.
"Jin oppa" Kiki memanggil Jin. Ia sudah sering melihat foto Jin dan mendengar ibunya memanggil pria yang memangkunya dengan "Jin oppa".
"Kiki ini laki-laki atau perempuan?" Jin bertanya ke Yoon Gi.
"Laki-laki," jawab Hana cepat.
"Jin samchon." Jin membenarkan Kiki.
"Jin ... samgyupsal" Kiki hanya mengingat nama makanan.
"Kiki suka makan?"
Kiki menganggukkan kepalanya.
"Samchon juga suka makan. Nanti kapan-kapan kita makan bareng"
Ki ... Kita diajak makan bareng Jin oppa ~ Hana sangat senang.
Setelah beberapa lama Jin pulang.
...🌼🌼🌼...
"Kookie ... Kenapa kau nggak bilang kalau Jin oppa bakal datang? Kalau aku tahu Jin oppa datang, dari pagi aku bisa siap-siap"
"Yoon Gi Hyung yang bilang jangan bilang Noona. Katanya Noona bakal heboh. Aku nurut aja." Jung Kook tahu betul apa yang akan dilakukan Hana bila Hana tahu Jin akan datang.
Hana bakal ke salon. Creambath. Facial. Terus nggak bisa tidur semalaman karena membayangkan akan bertemu Jin.
"Oppa ... Kapan Jin oppa rekaman?" Hana bertanya ke Yoon Gi.
"Kau mau lihat Jin Hyung rekaman?" Yoon Gi bertanya sesuatu yang sudah pasti jawabannya.
"Tentu saja. Apa aku boleh lihat?" Hana menunjukkan puppy eyesnya.
"Tanggalnya masih belum pasti. Menyesuaikan dengan jadwal Jin Hyung."