
Lisa menatap ruangan lusuh yang kini ia tinggali, dua orang dihadapannya kini nampak memandangnya dengan jijik.
Aura negatif sangat kental menyeruak dalam ruangan dengan pintu berjeruji besi tersebut. Dengan seragam orange yang bertuliskan tahanan, disinilah ia sekarang, mungkin ini akan menjadi tempat tinggal barunya beberapa tahun kedepan.
Entah mengapa apa yang ia lakukan seakan tidak berguna, segala bukti mengarah padanya sebagai pelaku penganiayaan Selena Asyifa.
Ia tidak bisa mengelak, apa lagi berdebat membela dirinya, semuanya sungguh akan sia-sia. Entah bagaimana caranya, bagai sebuah sinetron yang sedang ditayangkan bukti yang didapat kepolisian begitu jelas memperlihatkan apa yang ia lakukan terhadap Selena Asyifa pagi kemarin.
Bukti itu bukan dari rekaman cctv, atau bukan seperti vidio amatir saat mungkin ada orang yang menjadi saksi kejadian tersebut.
Bukti dari kepolisian itu bahkan bagaikan sebuah film, sungguh sangat sempurna tatanan kameranya.
"Tampang cantik kek lo gini, bisa-bisanya kriminal" ucap Putri salah satu dari kedua tahanan yang satu ruangan dengannya.
"Cuma gara-gara idola lagi, gak ngotak banget tau nggak lo" ucap Dena menambahkan.
"Enaknya kita apain nih Put ?"
"Sikat lah kuy"
Kedua wanita yang juga berstatus tahanan itu pun mulai mendekati Lisa, mereka ingin memberikan salam perkenalan untuk penghuni baru ruangan mereka.
"Maa mau apa kalian ?" Tanya Lisa yang kini sudah sangat ketakutan.
Tubuh Putri dan Dena yang bagaikan preman, besar dan bertato, nampak seram untuk ukuran seorang wanita.
Keduanya menyeringai melihat wajah ketakutan Lisa. Mereka semakin gencar untuk meneruskan aksinya.
Putri dengan sigap menjambak rambut Lisa, ia dengan keras terus menjambak hingga terlihat kulit kepala Lisa yang tampak sedikit terangkat.
Lisa sungguh merasakan sakit luar biasa, namun tidak berhenti disitu saja, Dena melayangkan pukulan pada wajah dan perutnya, hingga membuat Lisa terpental.
"Cukuplah untuk salam perkenalan" ucap Putri.
"Yah untuk lo yang masuk kesini karena kasus penganiayaan, mungkin akan lebih baiknya lo mengenal lebih jauh apa itu penganiayaan"
"Hahaha, bagaimana ? Sakit bukan !"
Keduanya tertawa puas.
Lisa saat ini menyendiri duduk di pojok ruangan, ia melihat sekelilingnya, benarkah ruangan ini akan menjadi saksi hidupnya, sungguh menyedihkan sekali.
Papa, mama, bawa Lisa pulang
Lisa menangis saat mengingat kedua orang tuanya, andai saja ia tidak terbakar api cemburu saat melihat kedekatan Jason dengan Selena, mungkin ia tidak akan berakhir disini.
Setidaknya ia hanya cukup menunggu maaf dari papanya, setelahnya semua akan baik-baik saja. Keluarga mereka akan kembali berkumpul seperti sedia kala.
Ia bahkan tidak sanggup untuk memberi tahu kedua orang tuanya perihal apa yang tengah ia alami, ia takut papanya semakin membencinya.
Andai saja ia tidak gelap mata saat itu, yah saat ini Lisa hanya bisa berandai-andai.
Padahal tanpa ia sadari lagi-lagi ia sedang viral menghebohkan publik saat ini, berita tertangkapnya Lisa Imanuella Syarif menjadi trending topic di jagat maya.
Banyak yang mengutuk dirinya, dan banyak juga yang puas dengan memuji hasil kerja kepolisian yang telah mengusut tuntas kasus penganiayaan Selena Asyifa.
Kini Selena Asyifa bisa bernafas lega, itu yang ada dipikiran para masyarakat negeri ini.
Oh tentu saja tidak bagi Selena Asyifa, walaupun ia setuju tentang berita penangkapan pelaku penganiayaannya itu, namun tidak bisa dipungkiri ia benar-benar hancur saat ini. Bukannya bisa bernafas lega, kini ia malah seakan seperti berhenti bernafas.
Malam tadi ia tidak bisa memejamkan matanya barang sebentar, apa yang ia alami bagaikan diluar nalar.
Yang ia lakukan kini tidak lebih dari sekedar hanya bisa menangis dan terus menangis, memikirkan bagaimana nasib ia kedepannya, kariernya, orang tuanya, katakan selamat tinggal untuk hidup normalnya. Bayang-bayang Jason yang menakutkan masih memenuhi otaknya.
Ia mengelus bekas jahitan diperutnya, dan kembali menangis, menumpahkan segala pahitnya yang ia alami.
Bersambung...
*
*
*
***Hai readers, jangan lupa dukung karya ini dengan selalu like, koment, dan vote yaahh.
Happy reading*** !!!