Pernikahan Rahasia Anak SMA

Pernikahan Rahasia Anak SMA
gosip


Waktu jam istirahat telah tiba, Shesa dan ketiga sahabatnya sedang makan di_kantin sekolah, tiba-tiba ada beberapa siswa yang sedang membicarakan tentang bu Siska, yang menjadi trending topik sedang makan malam di cafe bersama Vano, saat di Cafe Siska berhasil mengambil foto dirinya dan Vano sedang berduaan.


"Hei lihat ini kan bu Siska sama pak Vano"


"Masa sih! Eh iya ...wah mereka mesra sekali ya"


"Hmm...bu Siska dan pak Vano cocok kalau jadi sepasang kekasih"


"Iya...betul"


riuh suara teman-teman Shesa membicarakan tentang guru Siska dan Vano.


Shesa yang mendengarkan hal


itu langsung menghampiri mereka.


"Siapa yang kalian bicarakan tadi?" tanya Shesa penasaran


"Kamu nggak lihat sosmed hari ini? Lihat tuh di akun sosmednya bu Siska, pak Vano sedang berdua dengan bu Siska" seru teman Shesa.


"Coba lihat!" pinta Shesa yang merasa tidak percaya, setelah Shesa melihat foto itu, wajahnya, berubah menjadi serius.


"Apa yang mereka lakukan berdua?" gumamnya dalam hati


Yak berselang lama bu Siska lewat di depan mereka yang sedang berkerumun membicarakan tentang dirinya dan Vano.


"Ada apa ini? Kenapa kalian berkerumun seperti ini! " tanya Siska sambil menyilangkan kedua tangannya tangan.


"Ini kami lihat foto bu Siska bersama pak Vano" seru salah seorang siswa


"Ohh...itu....kalian dengar ya, jangan coba-coba berani dengan perintahku, karena aku dan Vano dalam waktu dekat akan segera menikah" seru Siska berbangga dengan kebohongannya.


"Siapapun yang berani menentang perintahku, atau melakukan hal-hal yang mesum, maka bersiaplah untuk keluar dari sekolah ini" seru Siska sambil menatap tajam ke arah Shesa, lantas berlalu begitu saja meninggalkan mereka.


"Bu Siska kenapa Sha? Dia sakit ya?" bisik Monic sambil tertawa kecil.


"Mana aku tahu, ngelantur kali!" jawab Shesa sambil tersenyum geli.


"Ya ampun...bu Siska ketahuan ya kalau dia tuh naksir sama suamimu, hati-hati loh Sha, bu Siska itu masih single, cantik, seksi, pintar, apalagi dia temannya pak Vano, bisa-bisa pak Vano di goda loh sama dia" seru Monic berbisik. Shesa terdiam mendengar ucapan Monic.


"Memang pesona pak Vano tuh nggak bisa diragukan lagi, pasti beruntung banget wanita yang menikah dengan pak Vano" seru Mita


"Masa sih...aku nggak percaya! " sahut Shesa


"kalau kamu sih nggak bakal dilirik sama pak Vano, kamu terlalu jutek sama dia" sindir Nabila.


Shesa hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Nabila, tak berselang lama Romi datang menghampiri Shesa.


"Shesa!" sapa Romi


"Ah iya, ada apa Rom?" jawab Shesa pelan


"Kamu punya waktu nggak?" tanya Romi


"Memangnya kenapa? " balas Shesa


"Aku mau mengajakmu makan malam" ajak Romi


"Sori aku nggak bisa, malam ini aku mau ke rumah sakit jenguk papa, Iya jenguk papa" sahut Shesa berbohong untuk menghindari ajakan Romi untuk menemaninya makan malam.


"Papamu sakit?" tanya Romi terkejut


"Iya...jantungnya kambuh" jawab Shesa


"Aku turut bersedih Sha! ya udah kalau kamu nggak bisa" seru Romi kecewa


"Ya udah Rom, aku pergi dulu...bye"pamit Shesa


Romi mengangguk pelan, sembari berkata dalam hatinya.


"Jangan-jangan yang dibilang mas Exel bener, Shesa tidak menyukaiku, dia selalu menghindariku" gumam Romi dalam hati.


*


*.z


"Ddrrrttttttt" tampaknya ponsel Shesa berdering, panggilan dari Vano.


"Kamu tumben nelpon" serunya dalam hati sembari melihat layar ponselnya, lantas Shesa mengangkat teleponnya segera.


"Halo...iya ada apa?." sapa Shesa


"Halo sayang! Aku kangen banget hari ini, aku ingin pulang secepatnya supaya bisa segera memelukmu" ucap Vano dari telepon


"Halah gombal, kamu suka sekali merayuku, emm...aku ingin menanyakan sesuatu padamu" seru Shesa serius


"Katakan sayang! Ada apa? Hmm!" tanya Vano


Shesa memutar bola matanya yang bulat


"Ah....nggak jadi" seru Shesa


Vano diam sejenak


"Kamu lagi main rahasia-rahasiaan ya! Awas saja aku hukum nanti" jawab Vano


"Shesa...." seru Mita


"Em... udah dulu ya, ada teman-teman, aku tutup dulu" ucap Shesa.


"Hm...baiklah tunggu aku nanti malam!" goda Vano


"Iihhh...apaan sih, udah ah...daaa muach!" seru Shesa sambil menutup ponselnya.


Vano terkekeh telah berhasil menggoda istri kecilnya itu. Tiba-tiba sekretaris Jim datang dihadapannya.


"Pak ini dokumen yang anda cari!" seru Sekretaris Jim sambil menyodorkan beberapa dokumen kepada Vano.


"Baiklah, terima kasih Sekretaris Jimmy, bagaimana apa kamu sudah menemukan orang yang aku butuhkan" tanya Vano pada Sekretaris Jimmy.


"Sudah pak, Tapi dia seorang perempuan, mungkin besok ia datang untuk interview" seru Sekretaris Jimmy


"baiklah" jawab Vano singkat


Vano memeriksa beberapa dokumen yang baru saja diterimanya, keningnya sedikit berkerut melihat isi dokumen itu.


"Excel....." gumam Vano dengan tatapan tajam.


"Jadi selama ini Excel yang sudah mencoba menghancurkan perusahaan papa Dewa...ini tidak bisa dibiarkan" seru Vano sambil mengepalkan tangannya.


*


*


*


*


"Hai...ada apa kalian memanggilku" seru Shesa pada ketiga temannya.


"Sha! Main ke rumahmu yuk...udah lama loh kita nggak ngumpul bareng" seru Mita.


"Hah....main ke 6rumahku, emm...gini papaku sedang dirawat, jadi maaf banget aku nggak bisa" jawab Shesa pelan


"Papamu sakit, ya ampun Sha maafin kita, aku ikut sedih " sahut Nabila


"Iya nggak papa!" Shesa tersenyum


"Tapi...kapan-kapan boleh dong kita main " seru Mita.


"Ya...ya...boleh dong, kenapa nggak" jawab Shesa terbata, mengingat dirinya sekarang tidak tinggal lagi bersama Anggi dan Dewa tapi bersama Vano.


"Oh iya Sha, aku mau nanya sesuatu sama kamu!" seru Nabila


"Tapi kamu jangan marah ya!" sambung Nabila


"Hmmm...aku dapat info ini dari tante aku sih, katanya kamu udah nikah ya?" tanya Nabila


"Haa ya ampun Nabila kamu dapat info darimana? Itu nggak bener, itu cuma gosip" jawab Shesa sedikit memaksa mimik mukanya


"Tante aku pernah bilang gitu sih, ah tapi aku juga nggak percaya gitu aja sih" tukas Nabila


"Ending nggak usah percaya, itu cuma gosip" jelas Shesa


"Makanya aku tanya langsung sama kamu, baner apa nggak?" jawab Nabila


"Sekarang udah tahu jawabannya kan? itu semua bohong...hm?" jawab Shesa yang terpaksa membohongi Nabila, Monic menatap Shesa yang terlihat senang.


"Kriiinnnngggg"


Bel pulang sekolah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar kelas, Shesa berjalan keluar menyusuri koridor sekolah, disusul Monic dari belakang.


"Shesa...." panggil Monic


"Kenapa sih kamu mesti berbohong sama mereka?" tanya Monic


"Cukup kamu saja yang tahu Monic, suatu saat nanti mereka pasti aku beritahu yang sebenarnya, tapi tidak untuk sekarang" jawab Shesa.


"Hm....kamu tuh pandai banget loh Sha menyembunyikan sesuatu segede ini, kalau aku udah nggak sanggup, mending nggak sekolah ikut suami aja, apalagi suami kayak pak Vano, ya nggak bakalan nolak aku" goda Monic.


"Kamu tuh...bisa ajah" seru keep Shesa sambil tersipu malu.


"Nona muda, mari saya antar pulang" Mario datang menghampiri kedatangan Bar


"Mario...baiklah" jawab Shes


"aku pulang dulu ya Mon ...bye" seru Shesa


"Iya...bye!" jawab Monic


Mobil mewah itu kemudian melaju di sepanjang jalan depan sekolah Shesa.


"Shesa beruntung banget punya suami kayak pak Vano" gumam Monic sambil tersenyum tipis.


BERSAMBUNG


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼