
Semua tampak hadir menyaksikan pernikahan Romi dan Laura, Laura terlihat cantik dengan gaun putih yang membalut tubuhnya, dengan aksesoris tiara di atas kepala, memberi kesan seperti seorang ratu.
Pengantin pria mulai duduk di depan penghulu, sementara Laura mulai berjalan menghampiri mempelai pria nya.
Romi sangat terkejut melihat kehadiran Laura yang begitu mempesona, gadis yang terbiasa berpenampilan sederhana itu, kini berubah bak seorang bidadari, begitu cantik dan anggun.
Laura tersenyum kepada Romi, tak dipungkiri Romi begitu suka sekali memandang wajah calon istrinya, hingga tidak ia sadari Romi tak bisa melepaskan pandangannya dari wajah Laura.
Penghulu mulai berkata kepada Romi, namun Romi masih belum memperhatikan penghulu yang tengah berbicara kepadanya.
"Apakah calon mempelai pria sudah siap?" tanya penghulu, namun Romi tidak mendengarkannya, kemudian penghulu menanyakan lagi, hingga 3 kali panggilan Romi masih fokus pada wajah Laura.
Tiba-tiba saja Excel menyikut tangan Romi sedikit keras, agar dang adik terbangun dari lamunannya.
"Eh..elu dipanggil penghulu" seru Excel dengan sikutannya yang membuat Romi terkesiap.
"Oh...iya..maaf" jawab Romi gugup.
"Rupanya calon pengantin kita sudah tidak sabar lagi" seru penghulu sembari tersenyum.
Seketika Romi menjadi malu kepada Laura, Ia tersenyum mencoba merilekskan dirinya menghadapi ijab kabul yang akan segera ia ucapkan.
"Baiklah, kalau begitu kita mulai, mas Romi silahkan jabat tangan saya" seru penghulu kepada Romi. Dan Romi segera mengikuti perintah penghulu itu.
"Romi Alvaro bin Andreas, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Laura Anastasya binti Wijaya dengan mas kawin emas seberat seratus gram dan uang tunai sebesar seratus juta rupiah dibayar tunai"
"Saya terima nikah dan kawinnya Laura Anastasya binti Wijaya dengan mas kawin emas seberat seratus gram dan uang tunai sebesar seratus juta rupiah dibayar tunai"(hayo lo...kira-kira reader bakal nggibahin lagi nggak ya tentang mas kawin babang Romi 😁)
"Bagaimana para saksi? sah?" seru penghulu
"Saaaaaahhhh" jawab seluruh saksi dan tamu undangan yang hadir dalam penyaksian ijab kabul Romi dan Laura.
Dengan satu tarikan Romi berhasil menjadikan Laura sebagai istrinya. Tampak Romi menghela nafasnya dengan lega seolah rasanya plong setelah ijab kabul itu ia ucapkan.
Laura terlihat tersenyum bahagia, kini ia bukan lagi berstatus sebagai seorang gadis, tapi kini telah berubah menjadi seorang istri.
Setelah doa di aminkan bersama, Romi dengan perlahan meraih tangan Laura yang kini telah sah menjadi istri nya, Romi mencium nya dengan mesra, sehingga yang hadir ikut merasakan kebahagiaan mereka berdua.
Dan tentu saja momen ini membuat Vano mengingat saat dirinya mengucapkan ijab kabul setahun yang lalu. Dirinya senyum-senyum sendiri saat melihat Romi dan Laura yang tampak bahagia.
Tingkah Vano Sontak membuat Shesa terkejut.
"Kamu kenapa sayang? senyum-senyum sendiri?" tanya Shesa sembari menatap wajah suaminya yang ikut bahagia melihat Romi dan Laura.
"Lihatlah mereka berdua sangat bahagia, seperti kita dulu, benar kan?" seru Vano sambil mengingatkan Shesa akan hari pernikahan mereka.
"Nggak, itu nggak benar" jawab Shesa sembari mengerucutkanbibirnya. Sontak hal itu membuat Vano menoleh kearah istrinya.
"Apa maksudmu?" tanya Vano sembari mengerutkan dahinya.
"Romi dan Laura awalnya sama-sama suka, lah kita sama-sama gedhek " ucap Shesa mengingat awal-awal mereka menikah yang dipenuhi dengan drama kolosal. (perang melulu 😁)
Vano menyunggingkan senyumnya, Ia juga merasa aneh, kenapa dirinya bisa jatuh hati dengan gadis yang selalu membuatnya kesal dan marah.
Terlihat Shesa yang sedikit marah.
"Kalau begitu udah sana kejar lagi wanita-wanita itu, bodo amat lah...bla...bla...bla" Shesa mengomeli suaminya sembari memalingkan wajahnya, Vano terkekeh saat melihat ekspresi istrinya yang membuat ia semakin gemas.
Shesa melihat Vano malah tertawa, dan itu membuat Shesa semakin kesal.
"Hm...dasar laki-laki, awas saja nanti malam nggak aku kasih jatah kamu...hm" ucap Shesa kesal. Vano yang mendengarkan ancaman istrinya langsung merangkul Shesa dan meminta maaf.
"Hmm...jangan dong sayang, gitu ajah marah, maafin aku ya, aku cuma bercanda, mana mungkin aku melirik wanita -wanita di luar sana, sementara istriku sudah sangat sempurna bagi diriku, berkat dirimu hidupku lebih berwarna, kau adalah wanita yang sudah membuat hati seorang Vano tunduk, kamu sudah melengkapi keluarga ku dengan membawa mama pulang, dan yang paling bahagia adalah kehadiran baby Ray diantara kita, sungguh engkau adalah wanita yang terhebat, yang tercantik dan yang teristimewa dalam hatiku"
Ucapan Vano membuat Shesa serasa di awang-awang, ekspresi wajah yang awalnya tampak kesal, kini telah berubah dengan wajah yang berseri dan terlihat sumingah.
"Hmm...kamu sih, suka sekali membuatku kesal" balas Shesa sembari mencubit perut suaminya.
"Awww...sakit Sayang" rintih Vano sembari mengusap-usap perutnya.
Tiba-tiba rintihan Vano terdengar oleh Excel yang sedang berada di depan mereka.
"Kamu kenapa bro? nyengir gitu?" tanya Excel penasaran.
"Hah...nggak, itu tadi ada semut yang gigit perutku, sakit banget kayak cubitan kepiting" seru Vano dengan ekspresi menyengir.
Shesa memutar bola mata nya yang indah, benar-benar suaminya suka sekali mengerjainya.
********
Sementara itu seorang wanita yang tengah berbadan dua, terlihat ikut senang melihat potret Laura dan Romi yang sudah sah menjadi menjadi pasangan suami istri.
"Selamat Laura, tante ikut senang melihatmu menikah dengan Romi, semoga pernikahan kalian bahagia sampai akhir hayat nanti"
Siska melihat potret pernikahan Laura dari seorang kerabatnya yang menghadiri pernikahan Laura, kini Siska tengah hamil, Ia sudah hidup bahagia bersama Jack Mattilda, seorang pengusaha dari LA yang menikahi Siska beberapa bulan yang lalu.
Mereka berdua tinggal di sebuah rumah mewah dan hidup bahagia disana, bayang-bayang tentang dendam masa lalu kini sudah Siska lupakan, bersama Jack Mattilda, Siska berubah menjadi sosok yang lebih beriman, Ia mulai merubah penampilannya yang dulu terlihat glamour dan terbuka, sekarang penampilan Siska lebih memcerminkan hamba Tuhan yang beriman.
...TAMAT...
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
...Sungguh kisah yang luar biasa, berawal dari perjodohan, persahabatan, pengkhianatan, keharuan, kemesraan, rasa ingin tertawa,sedih , marah...semua sudah author sajikan dalam satu novel ini....
...Mohon maaf bila ada kesalahan nama dan tempat, karakter atau tokoh yang sama dengan karya author, harapan author semoga novel ini bisa menghibur reader semua, mohon maaf juga bila ada adegan yang kurang berkenan, semua itu tak lepas hanya sebatas ke HALUan author saja....
...Ambil positifnya buang negatifnya🙏...
...Sambil menunggu bab bonus dari othor, silahkan kalian mampir di novel author yang lainnya...😊...
...Dukungan kalian adalah segalanya...
...TERIMAKASIH 🙏❤❤❤...
...Untuk lanjutan kisah Vano dan Shesa, kalian bisa cuss langsung sequel kedua, yang mengisahkan tentang anak-anak Vano dan Shesa yang berjudul TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK...so guys silahkan mampir😊...