
Kini ingatan Xue Yunlei telah pulih kembali, setelah siuman pemuda segera menatap sekelilingnya.
Dia mendapati Cang Cong, Xu Lim, Ping Yin, Shu Yiran, Cang Hai dan juga seorang murid Xu Lim.
Ingatan terakhir masih dimilikinya, sehingga Xue Yunlei tetap mengenali keempat orang yang berdiri di sampingnya.
Sedangkan kedua sosok lainnya tidak dikenali karena saat itu Xue Yunlei sedang mengalami kesakitan yang sangat hebat, sehingga dirinya tidak mengetahui siapa kedua sosok tersebut.
"Tuan Cong, nona Yin, nona Yiran dan juga tuan muda Hai, terima kasih karena telah merawat diriku".
" Terima kasih juga buat tuan berdua yang mungkin juga telah mengobati penyakit yang aku derita".
Tuan muda Xiong tidak perlu sesungkan itu, kami sebagai sesama manusia, sudah sepantasnya untuk saling membantu ". Ujar Cang Cong.
" Iya tuan muda Xiong, aku juga hanya sedikit memberikan bantuan, selebihnya itu adalah usaha dan perjuangan dari tuan muda sendiri ". Sambung Xu Lim.
" Tuan muda Xiong, apakah anda telah mengingat kembali semua kenangan masa lalumu? ". Tanya Ping Yin penasaran.
Xue Yunlei hanya menganggukkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh wanita tersebut.
" Sebenarnya kamu berasal dari mana? Dan siapa nama kamu? ". Tanya Cang Hai penasaran.
" Saat ini, semua itu tidak penting lagi bagiku, biarkan aku tetap menjadi Fengmi Xiong sesuai dengan nama yang diberikan oleh nona Tang Rong ". Jawab Xue Yunlei.
" Tuan Cang Cong, ijinkan aku untuk tetap tinggal di kediamanmu, sebab aku harus mengembalikan terlebih dahulu energi qi milikku yang telah banyak terkuras ". Xue Yunlei memohon kepada Cang Cong.
" Aku dengan senang hati mengijinkanmu untuk tinggal di kediamanku, karena itu juga yang aku harapkan ". Jawab Cang Cong.
" Terima kasih atas kebaikan tuan Cong, aku akan berusaha untuk membayar kebaikan yang selama ini tuan berikan kepadaku ". Ujar Xue Yunlei lagi.
" Hmm, jika demikian, sepertinya aku memiliki cara untuk bisa mendapatkan nona Shu Yiran, aku akan memintanya untuk menjauhi nona Shu Yiran sebagai bagian dari bayaran yang dia maksudkan itu ". Gumam Cang Hai sambil tersenyum penuh kemenangan.
" Hai'er, ada apa denganmu? Mengapa kamu senyum - senyum sendiri? Apakah ada sebuah lelucon ". Tanya Cang Cong heran.
" Ti.. Tidak, aku hanya merasa senang karena ayah mengijinkannya untuk tetap tinggal di kediaman kita ". Jawab Cang Hai dengan berdusta untuk menyembunyikan apa yang sebenarnya dia pikirkan.
Sesaat kemudian, akhirnya mereka pun berpamitan dengan Xu Lim dan meningggalkan balai pengobatan untuk kembali ke kediaman keluarga Cang.
" Tuan muda Xiong, bagaimana jika kita minum teh terlebih dahulu!? ". Cang Cong memberikan tawaran kepada Xue Yunlei.
" Baiklah, itu adalah hal yang menarik yang tidak bisa aku tolak". Jawab Xue Yunlei dan kemudian segera mengikuti Cang Cong.
Setelah selesai, akhirnya Xue Yunlei pun segera kembali ke tempat yang selama ini dia tempati bersama dengan Ping Yin.
Ping Yin terus mengikuti Xue Yunlei dari belakang, karena wanita itu berpikir dirinya adalah seorang pelayan bagi pemuda didepannya.
Xue Yunlei yang mengetahui bahwa Ping Yin terus mengikuti dirinya segera berpaling dan menatap ke arah wanita muda itu.
"Mengapa kamu berjalan di belakangku? Ayo berjalan di sampingKu". Ucap Xue Yunlei.
Ping Yin dengan malu - malu mempercepat langkahnya agar bisa berjalan di samping Xue Yunlei.
Mereka berdua pun segera memasuki bangunan rumah sederhana yang awalnya memang telah ditempati oleh keduanya.
" Nona Ping Yin, silakan duduk ada yang ingin aku bicarakan denganmu ". Ucap Xue Yunlei.
Ping Yin tidak berkata-kata, wanita itu segera melakukan apa yang diperintahkan oleh Xue Yunlei.
" Nona Ping Yin, melihat basis kultivasi yang kau miliki, ada baiknya kau segera meningkatkannya". Ucap Xue Yunlei sambil mengambil sesuatu dari cincin penyimpanan miliknya.
Ping Yin langsung terkejut saat melihat apa yang dilakukan oleh Xue Yunlei.
Hal itu karena cincin penyimpanan milik Xue Yunlei tidak terlihat olehnya selama dia bersama dengan pemuda itu.
"Nona Yin! ". Panggil Xue Yunlei menyadarkan Ping Yin yang masih terdiam karena apa yang baru saja dia lihat.
" I.. Iya tuan, ada apa? ". Jawab Ping Yin dengan terkejut.
" Apa yang membuatmu bingung seperti itu? ". Tanya Xue Yunlei.
" Ti... Tidak tuan, aku hanya merasa tidak memahami dari mana asal benda ditangan tuan itu ". Jawab Ping Yin sambil tersipu malu dan tidak berani menatap wajah Xue Yunlei.
" Sudahlah, tidak perlu kamu memikirkan hal itu, ambillah batu roh ini untuk meningkatkan basis kultivasimu". Ujar Xue Yunlei sambil menyerahkan benda itu kepada Ping Yin.
Wanita muda itu segera menerima batu roh milik seekor siluman yang telah berusia lima ratus tahun.
"Jika kamu bisa menyerap energi dari batu roh itu, kemungkinan besar basis kultivasimu akan naik ke tahap puncak seorang pendekar raja". Xue Yunlei memberitahukan kepada wanita yang berusia 24 tahun itu.
Tidak hanya itu saja, akan tetapi Xue Yunlei juga memberikan petunjuk kepada wanita itu untuk bisa menerobos menjadi seorang pendekar langit serta menyerahkan beberapa pil untuk membantu Ping Yin saat mau melakukan meditasi agar bisa menerobos menjadi seorang pendekar langit.
Terima kasih tuan karena sudah sangat berbaik hati kepadaku ". Ucap Ping Yin sambil menangkupkan tangannya.
" Sudahlah, jangan sungkan seperti itu, karena aku memberikan semua itu bukan secara cuma - cuma, melainkan itu adalah bayaran karena kamu sudah mengurus diriku selama ini". Ujar Xue Yunlei menanggapi apa yang dilakukan oleh Ping Yin.
"Baiklah, nona Yin saat ini sudah boleh pergi dan secepatnya menyerap batu roh yang telah aku berikan itu".
" Aku juga akan bermeditasi untuk menyerap sumber daya agar bisa mengembalikan sebagian energi qi milikku ". Tutup Xue Yunlei.
" Tuan, ijinkan aku untuk menjaga meditasimu agar tidak diganggu oleh siapa pun ". Ucap Ping Yin.
" Sudahlah, menurutku ditempat ini, tidak ada yang akan mendatangi kita, sehingga meditasiku tidak akan terganggu ". Balas Xue Yunlei.
" Baiklah, kalau begitu aku pamit undur diri untuk menyerap energi yang dimiliki oleh batu roh ini ". Tutur Ping Yin dan segera pergi menuju ke tempat yang tepat untuk menyerap energi benda tersebut.
Xue Yunlei juga langsung bermeditasi dan mulai menyerap sumber daya yang dia miliki untuk mengembalikan sebagian energi qi miliknya yang hilang.
Setelah seminggu berlalu, Xue Yunlei telah selesai mengembalikan energi qi miliknya yang hilang.
Kini energi qi miliknya sudah setara dengan energi qi yang dimiliki oleh seorang pendekar petapa tingkat puncak.
Sedangkan Ping Yin kini sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar raja tingkat puncak.
Mereka berdua segera meninggalkan kediaman yang mereka tempati dan keluar untuk jalan - jalan menikmati pemandangan di kota Boguan.
Di kota Boguan kini mulai terlihat sangat ramai karena para bangsawan dari setiap kota yang berdekatan dengan kota itu mulai berdatangan untuk menyaksikan kompetisi para pendekar muda yang berada di perguruan Mi Huang.
"Tuan, sepertinya Perguruan Mi Huang akan segera mengadakan kompetisi untuk mencari jenius muda yang akan mengikuti kompetisi besar di Ibu kota negara Xin".
" Apakah tuan muda merasa tertarik untuk menonton pertunjukan tersebut? ".
" Baiklah, ayo kita pergi untuk melihatnya ". Balas Xue Yunlei dan segera melangkah untuk menuju ke markas Perguruan Mi Huang.
" Nona Yin, silakan masuk". Sambut seorang pendekar muda yang bertugas di gerbang Perguruan Mi Huang.
"Tuan muda, ayo masuk". Ajak Ping Yin.
Xue Yunlei pun segera melangkah mengikuti Ping Yin dari belakang.
Melihat hal itu, wanita tersebut segera memperlambat langkah kakinya untuk menunggu Xue Yunlei agar mereka berdua bisa jalan berbarengan.
~Bersambung~