PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 274. Menyembunyikan


Tidak hanya Bao Meng Ling dan Feng Ya saja yang telah melihat kedatangan kelompok Xue Yunlei, melainkan para pendekar suku Hushi telah melihat juga kedatangan kelompok tersebut.


Begitu juga dengan Ming Chuan dan Hong Ye. Mereka berdua kini telah melihat sosok Xue Yunlei yang sudah berdiri di luar dinding formasi pelindung milik suku Hushi itu.


"Saudara Cui Zhiyu, itulah pemuda yang bernama Xue Yunlei. Dan kelompok itulah yang mengejar kelompok nona Bao Meng Ling." Tutur Ming Chuan memberitahukan.


"Cepat panggil ketua dan para leluhur!" Perintah Cui Zhiyu setelah Ming Chuan memberitahukan jika sosok pemuda yang berada di luar dinding formasi pelindung itu adalah Xue Yunlei.


Salah satu pendekar langit segera melesat pergi untuk menuju ke aula utama markas suku Hushi timur itu.


Sedangkan diluar dinding formasi pelindung, kini Xue Yunlei sedang mencari titik lemah dari formasi pelindung tersebut agar dia bisa menghancurkannya.


"Mengapa formasi pelindung ini tidak sama persis dengan formasi pelindung waktu lalu? Apakah mereka telah meningkatkannya?" Xue Yunlei membantin sambil terus mencari titik lemah dari formasi pelindung itu.


"Penguasa, sepertinya formasi pelindung ini adalah gabungan formasi pelindung suku Hushi dan juga bangsa peri ras padang gurun ini." Ucap Huaxianzi.


"Ohhh, jadi seperti itu? Apakah kau bisa menemukan titik lemah dari formasi pelindung milik bangsa peri itu?" Xue Yunlei menanggapi dan lanjut bertanya.


"Aku akan mencobanya." Ucap Huaxianzi dan langsung menyelidiki letak titik lemah dari formasi pelindung itu.


Begitu juga dengan Xue Yunlei, dirinya juga terus melanjutkan pencariannya itu.


Didalam formasi pelindung.


Setelah salah satu pendekar telah memberitahukan kedatangan Xue Yunlei dengan kelompoknya, Huanglong bersama enam leluhur dan Ruo Shui kini dengan cepat telah berada di tempat dimana Bao Meng Ling dan delapan sosok lainnya berada.


"Nona Bao, cepat kau bawa tuan muda Xue Zhao untuk bersembunyi di dalam aula utama markas kami." Ucap Huanglong.


"Cui Zhiyu, cepat kau antarkan mereka ke tempat yang aman di markas kita ini." Perintah Huanglong yang juga adalah ayahnya.


"Baik leluhur...ayo nona Bao." Ucap Cui Zhiyu.


"Kalian bantu mereka berdua untuk memindahkan rekan-rekannya." Tutur Cui Zhiyu kepada anggota suku Hushi.


"Leluhur, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Ruo Shui.


"Kita akan menyambut mereka dengan ramah, karena tujuan mereka adalah untuk mencari keberadaan kelompok nona Bao Meng." Jawab Huanglong.


Setelah kelompok Xue Zhao telah bersembunyi serta aura keberadaan mereka telah hilang, akhirnya Huanglong pun segera membuka formasi pelindung untuk menyambut kelompok Xue Yunlei.


Sedangkan Xue Yunlei dan yang lainnya langsung waspada saat melihat formasi pelindung dihadapan mereka telah terbuka.


Terlihat puluhan pria sepuh dan ratusan pendekar suku Hushi kini berjalan untuk menyambut kedatangan kelompok Xue Yunlei.


"Selamat datang di markas suku Hushi timur ini. Apakah ada yang bisa kami bantu?" Ucap Huanglong menyambut Xue Yunlei dan yang lainnya.


"Terima kasih atas keramahannya...senior, perkenalkan, saya Xue Yunlei dan berasal dari kota Yin...sebenarnya saat ini kami tanpa sengaja bisa menemukan tempat ini...untuk itu, mohon maafkan kami jika telah mengganggu ketenangan senior sekalian." Ucap Xue Yunlei ramah meskipun dirinya telah mengingat beberapa wajah yang sebelumnya pernah menyerang dirinya dan juga Xiangwei.


"Anak muda! Sepertinya wajahmu itu tidak asing bagiku, apakah kau pernah kesini sebelumnya?" Tanya seorang pendekar agung.


Huanglong segera menatap Xue Yunlei dan pendekar tersebut bergantian untuk bisa memahami maksud dari perkataan bawahannya tersebut.


"Tuan muda Xue, apa benar yang dia katakan itu?" Tanya Huanglong.


"Aku baru untuk yang pertama kalinya datang ke wilayah ini, itu juga karena kami saat ini sedang mengejar sekelompok pendekar yang telah menyerang bangsa mereka dan inti jiwa mereka akan dujadikan sumber daya mereka." Xue Yunlei langsung terbuka.


"Apakah pemuda ini terlalu jujur? Ataukah pemuda ini terlalu percaya diri dengan kekuatan yang mereka miliki? Bagaimana mungkin dia begitu terbuka dengan masalah seserius itu!?" Pikir Huanglong setelah mendengar perkataan Xue Yunlei.


"Senior, apakah aku boleh bertanya?" Ucap Xue Yunlei.


"Silahkan...apa yang ingin tuan muda tanyakan?" Balas Huanglong.


Huanglong segera membalikkan tubuhnya dan langsung berkata sambil menatap seluruh bawahannya.


"Apakah ada diantara kalian yang pernah melihat sekelompok pendekar yang dalam keadaan terluka memasuki wilayah ini?"


"Kami tidak pernah melihat ada kelompok pendekar yang sedang terluka memasuki wilayah kami ini." Jawab mereka serentak.


"Senior, aku merasa sangat tersanjung setelah mendengar jawaban mereka...benar-benar sangat kompak." Xue Yunlei menanggapi.


"Apakah itu pertanda jika mereka sedang berusaha untuk melindungi sekelompok pendekar yang aku kejar itu?" Lanjut Xue Yunlei.


"Lancang! Leluhur kami menyambut kalian semua dengan sangat ramah, tetapi balasannya seperti itu!? Benar-benar tidak punya perasaan." Teriak seorang pendekar spiritual.


"Tuan muda Xue, mengapa anda berkata seperti itu? Apakah tuan muda Xue sedang menuduh bawahanku?" Sambung Huanglong.


"Senior, memang usiaku masih sangat muda, akan tetapi dengan sikap semua bawahanmu seperti itu, sehingga aku tidak ingin lagi untuk menunjukkan sikap yang baik juga kepada kalian."


"Jika mereka tidak pernah melihat kemunculan sekelompok pendekar di wilayah ini, sudah pasti jawabannya tidak akan sekompak itu."


"Jadi, jika senior merasa aku telah menunjukkan sikap yang tidak baik, silahkan saja, apa yang ingin senior lakukan?" Tutup Xue Yunlei.


"Awalnya aku sangat bersimpati dengan sikapmu itu...namun karena kau telah menunjukkan sikap arogan mu itu, sehingga aku juga tidak akan menahan diri untuk bersikap tidak baik kepada kalian." Huanglong menanggapi.


"Ohhh...sepertinya suku Hushi memang sering bersikap licik terhadap setiap orang yang datang ke wilayah ini...sikap kalian itu membuatku bisa mengingat lagi peristiwa beberapa tahun yang lalu saat aku bersama dengan seorang wanita diserang oleh kalian." Sambil menatap tajam kearah Huanglong dan ratusan anggota suku Hushi.


Sedangkan Ming Chuan dan Hong Ye kini sedang bersembunyi agar tidak terlihat oleh Xue Yunlei.


Itu karena Ming Chuan berpikir bahwa basis kultivasi Xue Yunlei sudah tidak lagi sama dengan basis kultivasinya saat mereka pernah bertemu.


Jika kekuatan Xue Yunlei serendah itu, mana mungkin bisa melukai seorang pendekar diranah immortal.


Itulah yang menjadi pertimbangan Ming Chuan dan Hong Ye untuk tetap bersembunyi.


"Semakin dibiarkan, semakin besar mulutmu itu, aku akan membungkam kesombonganmu itu." Tutur Huanglong dan segera menyerang Xue Yunlei diikuti oleh enam sosok yang lainnya.


Sedangkan para pendekar diranah pendekar dewa surgawi ke bawah, semuanya segera me jauh dan menutup kembali formasi pelindung untuk melindungi mereka.


Huaxianzi tidak membiarkan Huanglong menyakiti ataupun menyentuh tubuh Xue Yunlei, jenderal peri itu segera menyambut serangan Huanglong.


Sedangkan pedang pusaka milik Xue Yunlei kini sudah berada di genggamannya dan menyambut serangan seorang pendekar diranah immortal puncak serta seorang pendekar diranah saint puncak.


Sedangkan Yao Laohu, Langren dan Gai Bian masing-masing menghadapi seorang pendekar diranah saint.


Kelopak bunga besar langsung meledak dihadapan Huanglong dan membuat pria sepuh itu terdorong ke belakang serta membentur dinding formasi pelindung.


Dinding formasi pelindung itu langsung berdengung saat di tabrak tubuh Huanglong.


"Hmmmptt...ternyata kekuatan peri ini sudah setara dengan kekuatan seorang pendekar diranah Xian...aku harus lebih berhati-hati lagi untuk menghadapinya." Gumam Huanglong dan segera mengerahkan kekuatannya.


Sebuah senjata berbentuk pedang kini telah berada di genggamannya dan segera melepaskan beberapa tebasan kearah Huaxianzi.


Huaxianzi melepaskan serangan untuk bisa membendung serangan tersebut dengan ratusan kelopak bunga.


Slllaaasss...slllaaasss...slllaaasss


Setiap tebasan yang berbentuk energi yang dilepaskan oleh Huanglong, dapat membelah setiap kelompak bunga yang dilepaskan oleh Huaxianzi tanpa terjadi ledakan sedikitpun.


Hingga akhirnya energi tebasan pedang Huanglong itu meluncur deras kearah tubuh Huaxianzi.


~Bersambung~