PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 146. Rencana Zou Wenli


Mendengar perkataan Ling Jue, Xue Yunlei masih tetap tenang dan tidak memberikan tanggapan.


"Tuan Xue, seluruh kekuatan klan Xue tidak akan bisa untuk bertatap muka dengan salah satu tetua tingkat rendah apa lagi dengan ketua partai Qing Ceng".


" Jadi aku mengingatkan tuan Xue agar menjadi penonton saja disaat para pendekar dari perguruan ilmu bela diri dan sekte-sekte besar hendak menyamperi markas partai Qing Ceng ".


" Karena basis kultivasi yang kalian miliki hanya setara dengan anggota senior di partai Qing Ceng ". Tutup Ling Jue.


Karena Xue Yunlei tidak bisa pagi menahan amarahnya saat direndahkan, pemuda itu pun langsung menanggapi.


" Sepertinya dikota Rong Cheng ini, seorang pendekar suci tahap awal sudah bisa menyombongkan dirinya, aku merasa sangat terkesan dengan sikapmu itu".


Perkataan Xue Yunlei itu langsung membuat wajah Ling Jue dalam waktu singkat berubah menjadi merah padam karena merasa tersinggung.


"Sepertinya tuan merasa tersinggung dengan perkataanku barusan, apakah perkataanku lebih buruk dari perkataan tuan sebelumnya? ". Tanya Xue Yunlei seakan terus memprovokasi pria tua itu.


" Apakah tuan ingin membuat masalah dikota ini? ". Tanya Ling Jue dengan nada suara yang penuh amarah.


Zou Wenli langsung mengangkat salah satu tangannya untuk menenangkan Ling Jue dan kemudian angkat bicara.


" Tuan Xue, mohon maaf atas ketidaknyamanan yang telah engkau dan para bawahanmu rasakan dikota ini, akan tetapi ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada setiap orang yang datang ke kota Rong Cheng ini, sebab karena telah terjadi pembunuhan di salah satu penginapan sehingga kami melakukan pemeriksaan untuk menangkap pelakunya ".


" Untuk itu, kiranya tuan Xue bisa memaklumi tindakan kami ini".


"Cepat lepaskan mereka! ". Perintah Zou Wenli kepada para prajurit yang menangkap keempat peri tersebut.


" Terima kasih atas kebaikan hati tuan, senang bisa bertemu dengan tuan. Jika aku tidak salah menebak, apakah tuan adalah penguasa kota Rong Cheng ini? ". Balas Xue Yunlei yang ditutup dengan pertanyaan.


" Iya, aku Zou Wenli penguasa kota Rong Cheng ini ". Ucapnya memperkenalkan dirinya.


" Xue Yunlei merasa sangat terhormat karena telah bertemu dengan penguasa Zou Wenli ". Balas Xue Yunlei yang juga memperkenalkan dirinya sambil menangkupkan kedua tangannya.


" Hmm, Xue Yunlei! Sepertinya aku pernah mendengar nama itu!? ". Ling Jue membantin.


" Tuan, itu tidak mungkin, namaku ini tidak banyak orang yang mengetahuinya, sebab klan Xue itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan partai Qing Ceng ". Ucap Xue Yunlei sedikit menyindir Ling Jue.


Namun tindakannya itu membuat Zou Wenli dan seluruh yang ada di tempat itu merasa sangat terkejut.


Yang lebih terkejut lagi adalah Ling Jue, dia tidak menyangka jika Xue Yunlei bisa mengetahui apa yang dia pikirkan.


Hal itu juga sekaligus membuat kesombongannya hilang dalam sekejap.


Untuk mencairkan situasi, Zou Wenli pun langsung berkata untuk merubah topik pembicaraan.


"Tuan Xue, menurut apa yang aku dengar, anda masih mencari keenam bawahanmu yang lainnya, apakah itu benar? ". Tanya Zou Wenli.


" Iya, itu memang benar ". Jawab Xue Yunlei singkat.


" Bagaimana jika aku membantumu untuk mencarikannya? ". Zou Wenli menawarkan.


" Tidak perlu tuan, biar aku saja yang akan mencari mereka, agar urusanku tidak mengganggu apa yang tuan kerjakan saat ini ". Ucap Xue Yunlei menolak tawaran Zou Wenli.


"Menurutku itu tidak mengganggu apa yang aku lakukan saat ini". Balas Zou Wenli.


" Hamba menghadap penguasa! ". Ucap seorang prajurit sambil memberi hormat.


" Cepat katakan ada informasi apa? ". Balas Zou Wenli.


" Penguasa, kami menemukan ada enam orang wanita yang tidak bisa menunjukkan identitas mereka ". Jawab prajurit itu.


" Cepat, bawa mereka kesini! Jangan berlaku kasar kepada mereka ". Perintah Zou Wenli.


" Baik penguasa, hamba mohon pamit undur diri". Ucap prajurit itu sembil kembali bergegas melakukan apa yang diperintahkan oleh Zou Wenli.


"Sepertinya keenam bawahan tuan Xue sudah bisa ditemukan". Ucap Zou Wenli sambil tersenyum.


Beberapa saat kemudian, akhirnya rombongan pasukan itu pun tiba sambil membawa keenam wanita cantik.


" Tuan Xue, apakah mereka itu adalah bawahanmu? ". Tanya Zou Wenli.


" Iya tuan, mereka memang adalah bawahanku ". Jawab Xue Yunlei membenarkan.


Duxianzi yang melihat kedatangan Huaxianzi dan yang lainnya langsung memberitahukan kepada mereka identitas Xue Yunlei melalui kekuatan jiwanya.


Tindakan tersebut tidak bisa diketahui oleh orang lain selain oleh bangsa mereka.


Xue Yunlei juga tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh Duxianzi.


Mendapatkan informasi dari adik keempatnya, Huaxianzi dan yang lainnya tetap tenang dan tidak menunjukkan sikap yang mencurigakan.


Setelah sudah berhadapan dengan Xue Yunlei, Zou Wenli pun langsung berkata.


" Siapa pemimpin kalian diantara kedua orang ini ? ". Tanya Zou Wenli.


" Oh...sepertinya dia mencurigai diriku, jika seperti itu pemikiranmu, jangan salahkan aku jika kota ini akan mengalami suatu kehancuran yang sangat besar". Pikir Xue Yunlei.


Huaxianzi bersama lima peri lainnya secara bersamaan langsung menunjuk kearah Xue Yunlei.


"Ternyata apa yang tuan Xue katakan adalah benar adanya, silahkan lepaskan mereka untuk bergabung dengan tuan Xue Yunlei". Perintah Zou Wenli.


Para prajurit yang baru saja tiba itu segera membiarkan keenam wanita yang mereka tangkap untuk bergabung dengan Xue Yunlei.


Setelah Huaxianzi dan yang lainnya telah berdiri di dekat Xue Yunlei, Zou Wenli pun lanjut berkata.


"Sepertinya saat ini aku sudah tidak ragu lagi untuk menangkap kalian semua". Ucap Zou Wenli sambil memberikan isyarat.


Empat orang pendekar spiritual langsung muncul dan berdiri di keempat titik yang berbeda seperti formasi mengepung kelompok Xue Yunlei.


"Tuan Zou Wenli, mengapa anda melakukan hal ini? ". Tanya Zhuan Zhu saat sebuah dinding transparan menyelimuti area dimana tempat mereka berdiri.


" Mungkin anda baru saja bertemu dengannya sekaligus orang yang merubah wajahnya agar tidak bisa kami kenali".


"Tetapi terlepas dari hal itu, kami sudah mencurigai wanita-wanita yang tidak bisa menunjukkan identitas mereka, sebab pemilik penginapan di mana telah terjadi pembunuhan telah memberitahukan jika kamar dimana pembunuh itu tempati, telah menyewa dua buah kamar yang lain untuk ditempati oleh sepuluh orang wanita-wanita cantik ".


" Sehingga aku menunjukkan sikap bersahabat agar rencanaku bisa berhasil untuk menangkap kalian semua ". Tutup Zou Wenli.


" Tuan Zou Wenli, sepertinya anda begitu yakin dengan kekuatan yang anda miliki ".


" Akan tetapi anda tidak mengetahui alasannya mengapa pendekar Xue selalu menghindar untuk berurusan dengan kalian ".


" Jika dia tidak berpikir tentang rencananya semula, pasti kota Rong Cheng ini sudah mengalami kehancuran yang besar sebelumnya karena tindakan kalian sendiri ".


" Untuk itu, sebelum terlambat, sebaiknya anda menarik kembali tindakanmu ini, agar tidak membuat masalah yang lebih serius lagi". Tutup Zhuan Zhu mengingatkan.


"Ha...ha...ha...ha...ha...anda tidak perlu menceramahi diriku dan menakut-nakuti diriku, sebab kalian tidak bisa keluar dari formasi mantra milik keempat pelindung kota Rong Cheng ini". Balas Zou Wenli sambil tertawa penuh kemenangan.


" Puih...!!! Ingin mengurung diriku dengan formasi rendahan seperti ini? Kau benar-benar terlalu naif". Ucap Xue Yunlei sambil melakukan gerakan tangan untuk menghancurkan formasi mantra milik keempat pelindung kota Rong Cheng.


Hanya dalam waktu singkat, dinding formasi aray yang menyelimuti area tempat dimana Xue Yunlei dan yang lainnya berdiri langsung hancur.


Mata Zou Wenli, Ling Jue dan keempat pelindung kota Rong Cheng beserta seluruh pasukan yang ada langsung terbelalak saat formasi aray itu hancur.


"Tidak! Itu tidak mungkin, seorang pendekar dewa sekalipun tidak bisa mematahkan formasi aray itu". Zou Wenli membantin.


" Jika berbicara tentang formasi aray, aku akan menunjukkan kepada kalian ". Ucap Xue Yunlei sambil menciptakan formasi aray miliknya untuk menutupi seluruh area tersebut.


Dengan leluasa Xue Yunlei bersama sepuluh peri dan Zhuan Zhu melesat keluar dari dalam formasi yang dia ciptakan, sehingga didalam formasi aray itu kini hanya tersisa Zou Wenli, Ling Jue dan keempat pelindung kota beserta seluruh pasukan yang ada.


" Silahkan kalian patahkan formasi aray milikku itu, jika kalian berhasil mematahkannya, aku akan mengampuni kalian ". Ucap Xue Yunlei yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Xue Yunlei pun langsung melepaskan penyamarannya karena sudah tidak berguna lagi.


~Bersambung~