PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 116. Bertemu Lagi Dengan Liu Jing


Keesokan harinya saat matahari baru saja menyinari dunia, Xue Bang bersama tetua Shong Jun sudah berada di kediaman Xue Yunlei.


Mereka pun segera memasuki kediaman Xue Yunlei dan duduk bersama dengan pemuda itu untuk meminta petunjuk.


Tidak lama kemudian, Shang Mingmei bersama tetua Ni Yang pun tiba.


Keduanya segera bergabung dengan tiga orang lainnya.


Selama seminggu keempat anggota sekte Tongtian itu terus menerus mendapatkan petunjuk dari Xue Yunlei.


Tidak hanya itu saja, Xue Yunlei juga memberikan sumber daya kepada Xue Bang dan Shang Mingmei untuk digunakan dalam menerobos untuk menjadi pendekar langit.


Akhirnya Xue Yunlei pun berpamitan dengan tetua Xue Han serta para tetua lainnya untuk mengantarkan Bao Meng Ling ke kota Shenmu.


Xue Yunlei juga berpamitan dengan Xue Bang dan juga Shang Mingmei sebelum dirinya meninggalkan kota Yin.


Setelah Xue Yunlei, Bao Meng Ling serta Huaxianzi meninggalkan kota Yin, keempat anggota sekte Tongtian itu pun segera kembali ke sekte mereka.


Mereka bertiga segera pergi dengan menunggang kuda agar bisa tiba lebih cepat.


Sedangkan jika mereka tiba di kota Kolan, Xue Yunlei dan Huaxianzi akan pergi mengunjungi markas bangsa peri yang ada di Hutan Ilusi untuk meminta bantuan ratu peri Shuhou.


Xue Yunlei sendiri ingin meminta sembilan orang peri untuk menemani mereka menuju ke markas partai Qing Ceng yang berada di kota Rong Cheng.


Hal itu untuk meminta klarifikasi tentang penyerangan yang dilakukan oleh mereka didesa tempat tinggal penyelamat Xue Yunlei yang berada di dekat kota Shenmu.


Hanya membutuhkan waktu dua jam saja ketiganya telah tiba di kota Luyukou dimana kota itu dikuasai oleh keluarga Liu.


Tuan muda kota Luyukou ini juga telah menyinggung Xue Yunlei serta keluarga bangsawan Xiao dan membuat terbunuhnya kedua orang tua Xiao Lin Meng dan Xiao Ning Lan.


Saat memasuki kota Luyukou, mereka bertiga pun melewati pemeriksaan di gerbang kota.


Xue Yunlei segera menunjukkan pelat tanda pengenal Organisasi Awan Merah kepada penjaga kota Luyukou.


"Organisasi Awan Merah? Organisasi apa ini? Mengapa aku baru mengetahuinya? ". Tutur komandan pasukan penjaga gerbang kota Luyukou.


" Tuan, Organisasi kami ini berpusat di kota Yenan, untuk kedepannya pasti anda akan sering mendengar nama organisasi kami ini". Xue Yunlei menjelaskan.


"Oh, jadi seperti itu? Tetapi jika dilihat dari pelat tanda pengenal yang kamu miliki, apakah kamu adalah pemimpinnya? ". Tanya komandan itu lagi.


" Benar tuan, aku adalah ketua Organisasi Awan Merah, tuan muda Liu Jing sangat mengenal diriku, untuk itu aku juga ingin bertemu dengannya ". Terang Xue Yunlei.


" Oh, jadi tuan muda Liu Jing sangat mengenal dirimu? Baiklah, silahkan tuan melanjutkan perjalanannya. Dan mohon maaf karena sudah mengganggu perjalanan tuan ". Ucap komandan tersebut.


Xue Yunlei pun segera melanjutkan perjalanan untuk memasuki kota Luyukou.


" Hmm, dia tidak berpikir bahwa aku tidak lama lagi akan menjadi malaikat pencabut nyawa tuan muda Liu Jing ". Pikir Xue Yunlei sambil tersenyum sinis.


Mereka bertiga segera menuju ke restoran dimana Xue Yunlei pernah bertemu dengan Liu Jing.


Saat Xue Yunlei memasuki restoran tersebut dirinya langsung bisa melihat Liu Jing yang saat itu sedang duduk mengganggu seorang wanita cantik.


" Sepertinya kita sangat berjodoh sehingga bisa bertemu lagi ". Pikir Xue Yunlei.


Pemuda itu kini langsung menuju ke resepsionis untuk menanyakan dimana letak kamar kecil restoran tersebut.


Setelah diberitahukan oleh resepsionis, Xue Yunlei segera menyuruh Huaxianzi dan Bao Meng Ling untuk memilih tempat untuk mereka duduk.


Xue Yunlei pun segera pergi ke kamar kecil untuk mengganti penampilannya dengan menggunakan pakaian serta jubah yang bermotif seperti awan merah.


Tindakannya itu agar dirinya tidak bisa dikenali oleh Liu Jing.


Beberapa saat kemudian akhirnya Xue Yunlei kembali dengan penampilan yang berbeda, sehingga merasa bebas untuk bergerak.


Saat pemuda itu tiba, kini ditempat dimana Huaxianzi dan Bao Meng Ling duduk terlihat sudah ada seorang pria yang sedang berbicara dengan kedua wanita cantik itu.


"Sepertinya Liu Jing ini sangat menyebalkan, aku akan membuatmu membayar setiap perbuatan yang telah kamu lakukan terhadap keluarga bangsawan Xiao". Pikir Xue Yunlei sambil mendekati tempat dimana kedua wanita yang bersama dengannya.


Setelah tiba, Xue Yunlei langsung duduk di samping Bao Meng Ling. Hal itu membuat Liu Jing sangat terkejut dan merasa seperti mengenal ciri-ciri Xue Yunlei.


"Sepertinya aku pernah bertemu denganmu, tetapi aku lupa dimana kita pernah bertemu". Ucap Liu Jing.


" Benar, kita memang pernah bertemu sebelumnya dan pertemuan itu sangat membekas didalam ingatanku". Balas Xue Yunlei santai.


"Oh, jadi ternyata benar kita pernah bertemu, tetapi jika aku boleh tau, dimana tempat saat kita bertemu sebelumnya!? ". Balas Liu Jing dan balik bertanya.


" Beberapa tahun yang lalu, kita pernah bertemu sebelumnya direstoran ini dan yang aku ingat, anda merasa sangat jengkel dengan seorang gadis remaja ". Jawab Xue Yunlei.


Mendengar penjelasan dari Xue Yunlei, Liu Jing langsung mencoba untuk mengingat kembali situasi yang dikatakan oleh sosok yang menggunakan topeng tersebut.


Setelah beberapa saat kemudian, Liu Jing tidak bisa mengingat situasi yang digambarkan oleh Xue Yunlei, sebab ada begitu banyak gadis yang membuatnya sangat jengkel.


"Sepertinya aku tidak bisa mengingat apa yang tuan jelaskan. Jika aku boleh tau, siapa nama tuan? ". Ucap Liu Jing dan langsung bertanya kepada Xue Yunlei.


" Sepertinya ingatan tuan muda Liu Jing sangat buruk, sehingga bisa melupakan gadis yang sangat menjengkelkan itu dan telah menyuruh bawahanmu untuk menangkapnya ". Ujar Xue Yunlei dengan nada suara yang mulai bergetar menahan kemarahan didalam hatinya.


Liu Jing langsung merasa terkejut saat mendengar namanya disebut serta penjelasan Xue Yunlei. Pria itu kini langsung bisa mengingat akan perbuatannya itu.


" Sial, apakah sosok ini adalah remaja pria yang saat itu bersama dengan keluarga bangsawan Xiao!? ". Pikir Liu Jing.


" Sepertinya tuan muda Liu Jing telah mengingat kembali siapa gadis yang telah membuatmu sangat jengkel ". Ujar Xue Yunlei.


" Brengsek, apakah kamu tidak takut jika aku juga akan melakukan hal itu kepadamu bersama kedua wanita cantik ini!? ". Ancaman yang dikeluarkan oleh Liu Jing.


" Ha...ha...ha...ha...ha, apakah kamu tidak tidak berpikir bahwa saat ini aku datang untuk mencabut nyawamu!? ". Balas Xue Yunlei sambil mengeluarkan aura intimidasi untuk menekan Liu Jing.


Tubuh pria itu langsung tersungkur ke lantai karena tidak sanggup menerima aura intimidasi dari Xue Yunlei.


Tidak seperti sebelumnya, saat ini Xue Yunlei hanya menekan Liu Jing, sehingga Bao Meng Ling tidak terkena imbasnya.


Melihat tubuh Liu Jing telah tersungkur di lantai, para bawahannya segera mendekati mereka dan berteriak.


"Tuan muda! Apa yang telah terjadi? ".


" Hei! Siapa yang melakukan hal ini kepada tuan muda kami!? ". Tanya seorang pendekar.


" Aku yang melakukannya, kenapa? ". Jawab Xue Yunlei menantang.


" Panggil pasukan penjaga keamanan kota untuk menangkap mereka". Perintah salah satu pendekar.


Seorang pendekar segera pergi dari restoran itu untuk memanggil pasukan yang dimaksudkan.


Xue Yunlei hanya tersenyum menanggapi tindakan mereka.


Pemuda itu segera mendekati Liu Jing dan langsung menendang pria itu hingga keluar dari restoran tersebut.


Buk


"Akhh". Suara kesakitan yang keluar dari mulut Liu Jing.


Tubuh putra dari penguasa kota Luyukou itu langsung tergeletak di jalan utama kota dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan cairan berwarna merah telah terlihat keluar dari mulutnya.


Seorang pendekar yang menjadi bawahan Liu Jing segera menyerang Xue Yunlei dengan pedangnya.


"Brengsek, aku akan membunuhmu! Hiaaatt". Teriak pendekar itu yang langsung melesat dengan pedang ditangannya.


Dengan santai Xue Yunlei hanya mengangkat tangan kanannyanya dan segera melepaskan energi qi miliknya untuk menghantam tubuh pendekar tersebut.


Hanya dengan satu serangan saja, tubuh pendekar itu langsung terdorong jauh dan keluar juga dari dalam restoran itu dengan tubuh yang sudah terluka parah dan tidak sadarkan diri.


Orang - orang yang melihat kejadian itu langsung berkerumun untuk melihat tubuh kedua orang yang kini telah tergetak tak berdaya ditengah jalan utama kota Luyukou.


Xue Yunlei pun segera keluar dari restoran untuk mendekati tubuh kedua orang tersebut.


Saat Xue Yunlei tiba di dekat tubuh Liu Jing, pemuda itu segera membalikkan tubuh putra penguasa kota itu dengan kakinya.


"Apakah kamu merasa sangat berkuasa di kota Luyukou ini, sehingga bisa dengan sesuka hatimu melakukan perbuatan yang buruk!? ". Ujar Xue Yunlei.


" Berhenti! Siapa kamu yang telah berani melukai putraku!? ". Teriak seorang pria tua yang datang bersama dengan ratusan pasukan.


~Bersambung~