
Dalam waktu sebulan, akhirnya Xue Yunlei telah menerobos menjadi seorang pendekar diranah Immortal tahap awal.
Akan tetapi karena energi dari batu permata berwarna merah yang sebelumnya diberikan oleh Raja peri penguasa danau masih sangat besar, sehingga Xue Yunlei melanjutkan untuk meningkatkan basis kultivasinya ke tahap menengah pendekar immortal.
Hanya membutuhkan waktu lima belas hari saja baginya untuk naik ke tahap menengah sebagai pendekar immortal.
Hasil tersebut membuat Xue Yunlei merasa sangat senang, sebab kekuatan sejatinya sedikit lagi akan setara dengan kekuatan Xue Zhao.
"Sepertinya saat ini aku harus segera menemui ratu peri untuk berpamitan." Gumam Xue Yunlei dan segera bergegas pergi dari tempatnya berkultivasi.
Beberapa saat kemudian, Xue Yunlei pun terdiam dan mulai berpikir.
"Sepertinya aku bisa merasakan aura kehadiran Xiao Lin Meng ditempat ini...apakah ini hanya perasaanku saja?"
"Aku ingin mencoba mengikuti sumber aura Xiao Lin Meng, jika benar ia berada disini, itu berarti telah terjadi sesuatu dengannya." Pikir Xue Yunlei dan segera melesat menuju kearah sumber aura yang dia rasakan.
Hanya dalam hitungan beberapa detik saja, Xue Yunlei akhirnya bisa menemukan dimana Xiao Lin Meng berada.
Tidak hanya Xiao Lin Meng, namun Xue Yunlei juga melihat ada Xiao Ning Lan dan Rui Lianjin yang sedang berkultivasi beberapa ratus meter dari tempat dimana dirinya berdiri.
"Mengapa ada nona Xiao Ning Lan juga disini? Apakah memang telah terjadi sesuatu dengan mereka?" Xue Yunlei membantin.
Namun karena mereka saat itu sedang berkultivasi, sehingga Xue Yunlei tidak ingin mengganggu mereka dan langsung menuju ke istana bangsa peri penguasa Hutan Ilusi.
Semua peri yang melihat kehadiran Xue Yunlei langsung terkejut dan menyambutnya dengan sikap hormat.
"Huaxianzi, apa yang telah terjadi dengan Xiao Lin Meng dan Xiao Ning Lan?"
"Mengapa mereka telah berada di tempat ini?"
"Penguasa, nona Xiao Ning Lan telah diserang oleh nona Bao Meng Ling karena ingin mencari keberadaan penguasa putri."
Huaxianzi terus menceritakan apa yang telah terjadi saat berada di kota Chingli sehingga ketiga sosok itu dibawa mereka ke markas mereka.
Mendengar cerita Huaxianzi, Xue Yunlei pun langsung berpikir bagaimana cara Bao Meng Ling bisa meningkatkan basis kultivasinya secepat itu.
"Apakah nona Bao Meng Ling menggunakan teknik terlarang untuk bisa meningkatkan basis kultivasinya?"
"Siapa yang telah memberikan teknik itu kepadanya? Apakah Ju Yuanpei yang memberikan teknik itu kepadanya?"
"Jika demikian, itu bisa memberikan dampak yang sangat buruk jika dia kembali meningkatkan basis kultivasinya...apa lagi saat ini dia telah bekerjasama dengan Roh Dewa itu."
"Aku harus segera menghentikannya." Pikir Xue Yunlei dengan wajah yang cemas.
"Aku akan pergi melihat keadaan anggota organisasi Awan Merah, itu karena Bao Meng Ling juga mengetahui keberadaan mereka." Ucap Xue Yunlei.
"Penguasa, sebelumnya aku telah pergi menemui mereka dan menyuruh semuanya untuk menghentikan aktivitas mereka dengan membawa nama organisasi Awan Merah."
Huaxianzi terus memberitahukan apa yang telah dia lakukan terhadap anggota organisasi Awan Merah yang berada di desa Tiejia.
"Huaxianzi, terima kasih karena kau mengetahui apa yang aku pikirkan."
"Dimana Zhuan Zhu? Mengapa aku tidak melihatnya?" Tanya Xue Yunlei.
"Pendekar Zhuan Zhu saat ini sedang berkultivasi agar bisa menerobos menjadi pendekar diranah saint." Jawab Huaxianzi.
Setelah mendengar jawaban dari Huaxianzi, Xue Yunlei pun segera menarik kembali benang sutra emas miliknya yang dia berikan sebelum dirinya berkultivasi.
Setelah itu, Xue Yunlei segera mengajak Huaxianzi dan kedua raja siluman yaitu Yao Laohu dan Langren untuk pergi ke kota Yungho dan menemui Ju Yuanpei.
Sedangkan Gai Bian, tetap tinggal di markas bangsa peri untuk menunggu Zhuan Zhu sekalian untuk menjaga tempat itu.
"Ratu Shuhou, kami pamit undur diri...aku titipkan mereka kepada mu." Ucap Xue Yunlei.
"Gai Bian, sebelum aku kembali, kau harus tetap berada disini untuk menjaga mereka." Lanjut Xue Yunlei.
"Baik! Aku akan menjalankan tanggung jawab itu dengan sebaik mungkin." Balas Gai Bian.
"Aku percaya dengan kemampuan mu itu." Ucap Xue Yunlei menanggapi perkataan Gai Bian.
Sebelum mereka berempat pergi, Xue Yunlei kembali menghentikan langkah kakinya dan berpikir.
"Jika Gai Bian dan ratu Shuhou tidak memiliki benang sutra emas, pasti mereka akan dengan sangat mudah dikalahkan oleh kelompok Xue Zhao jika datang menyerang mereka, sebaiknya aku memberikan sedikit benang sutra emas kepada mereka berdua."
"Ada apa penguasa? Apa yang sedang penguasa pikirkan?" Tanya Huaxianzi heran melihat sikap Xue Yunlei.
Pemuda itu tidak menjawabnya, namun segera memberikan sedikit benang sutra emas kepada Gai Bian dan Shuhou.
"Terima kasih penguasa!" Ucap keduanya serentak setelah menerima benang sutra emas dari Xue Yunlei.
Mereka berempat segera melesat untuk keluar dari dunia bangsa peri dan menuju ke formasi pelindung dan kembali memperkokoh formasi itu.
Setelah selesai, mereka berempat pun langsung menghilang dari tempat itu untuk menuju ke kota Yungho.
Hanya dalam beberapa detik saja, keempatnya kini sudah berada di sebuah hutan yang terletak di luar tembok kota Yungho.
"Ayo kita masuk." Ajak Xue Yunlei.
Mereka berempat segera berjalan untuk memasuki kota Yungho dan seperti biasanya mereka melewati pemeriksaan saat melewati gerbang utama kota itu.
Namun karena para prajurit yang berjaga sangat mengenali atribut yang digunakan oleh Xue Yunlei, sehingga mereka berempat langsung disambut dengan hormat dan segera dipersilahkan untuk masuk.
Mereka berempat terus melangkah menuju ke balai kota Yungho untuk bisa bertemu dengan Ju Yuanpei.
Penampilan Xue Yunlei yang menggunakan topeng serta jubah bermotif awan merah itu menarik perhatian banyak orang.
Dengan cepat informasi kedatangan Xue Yunlei langsung diketahui oleh Ju Yuanpei.
Pria sepuh yang adalah penguasa kota Yungho itu segera menyambut kedatangan Xue Yunlei dan tiga sosok lainnya.
"Ju Yuanpei memberi hormat kepada tuan muda Xue Yunlei!" Ucapnya menyambut kedatangan Xue Yunlei dan diikuti oleh dua pendekar sepuh yang juga merupakan pelindung kota Yungho serta petinggi kota itu.
"Tuan muda Xue, senang bisa bertemu lagi denganmu...aku tidak menyangka jika kau bisa menyempatkan diri untuk berkunjung lagi di kota Yungho ini." Lanjut Ju Yuanpei.
"Sudahlah, tidak perlu berbasa-basi lagi, ada hal penting yang ingin aku tanyakan kepadamu." Balas Xue Yunlei.
"Tuan muda Xue, ayo kita masuk untuk membicarakan hal itu." Ucap Ju Yuanpei mempersilahkan.
"Kalian kembali ke aula utama untuk menungguku disana, sebab aku akan menemani tuan muda Xue." Perintah Ju Yuanpei kepada seluruh petinggi kota Yungho.
Mereka pun melakukan apa yang Ju Yuanpei perintahkan itu.
Sedangkan dirinya bersama dengan dua pelindung kota dan Xue Yunlei beserta tiga sosok lainnya segera memasuki ruang kerja Ju Yuanpei untuk melanjutkan pembicaraan mereka.
"Tuan muda Xue, hal apa yang ingin anda tanyakan kepadaku?" Tanya Ju Yuanpei setelah mereka sudah berada di dalam ruang kerjanya.
"Aku ingin bertanya kepadamu, apakah nona Bao Meng Ling pernah datang ke sini dalam waktu dekat ini?" Tanya Xue Yunlei.
"Tidak, selain datang bersama dengan tuan muda Xue, nona Bao Meng Ling sekali pun tidak pernah datang kesini." Jawab Ju Yuanpei jujur.
"Hmmm...jika demikian, apakah selain dirimu, masih adakah orang yang menguasai teknik terlarang yang kau berikan waktu lalu kepadaku?" Lanjut Xue Yunlei bertanya.
Ju Yuanpei sedikit terdiam dan mulai berpikir setelah mendengar pertanyaan Xue Yunlei mengenai teknik terlarang yang dia miliki.
"Tuan muda Xue, memang masih ada satu orang lagi yang menguasai teknik itu. Akan tetapi aku tidak mengetahui saat ini dimana keberadaannya." Jawab Ju Yuanpei.
"Siapa orang itu?" Dengan cepat Xue Yunlei kembali bertanya.
"Dia adalah saudara seperguruan ku yang bernama Feng Ya." Jawab Ju Yuanpei.
"Feng Ya!? Jadi dia itu adalah saudara seperguruan mu?" Tutur Xue Yunlei merasa terkejut.
"Apakah tuan muda Xue Yunlei mengenalinya? Dimana saat ini dia berada?" Tanya Ju Yuanpei.
"Sepertinya dia akan menjadi musuhku." Ucap Xue Yunlei yang tidak menjawab pertanyaan Ju Yuanpei.
"Kenapa bisa seperti itu?" Tanya Ju Yuanpei lagi.
"Itu karena dia telah mengajarkan teknik tersebut kepada Bao Meng Ling." Jawab Xue Yunlei.
"Mengapa bisa seperti itu? Bagaimana mereka berdua bisa bertemu?" Ju Yuanpei kembali melontarkan pertanyaan.
"Feng Ya selama ini telah menjadi pelindung kota Shenmu, dimana penguasa kota itu adalah ayah Bao Meng Ling." Jawab Xue Yunlei lagi.
"Dan belum lama ini, mereka berdua telah mencoba untuk membunuh seorang kerabatku, untuk itu aku akan membunuh mereka berdua jika bertemu nanti."
"Aku pikir kau yang memberikan teknik terlarang itu kepada nona Bao Meng Ling, ternyata dugaanku sangat keliru."
"Tetapi jika dugaanku itu benar, sudah bisa dipastikan jika aku akan membunuhmu." Tutur Xue Yunlei.
"Tuan muda Xue, aku tidak mungkin melakukan hal itu, apa lagi nona Bao Meng Ling tidak mengetahui teknik tersebut...jadi tolong tuan muda tidak menyalahkan diriku." Ujar Ju Yuanpei.
~Bersambung~