
Mereka pun akhirnya tiba di wilayah kota Jicheng. Karena berlari tanpa henti sehingga kecepatan berlari ketiga raja siluman itu kini mulai menurun.
Xue Yunlei yang mengetahui hal itu segera berkata "Sebaiknya kita beristirahat sejenak untuk mengembalikan kekuatan kalian bertiga yang telah terkuras banyak."
"Penguasa, bagaimana jika mereka bisa mengejar kita? Kita bisa mendapatkan masalah yang sangat serius." Balas Yao Laohu.
"Sudahlah, kau tidak perlu memikirkan hal itu, jika aku sebelumnya bisa lolos, pasti aku bisa melakukan hal itu lagi." Ucap Xue Yunlei meyakinkan.
"Baik penguasa." Balas Yao Laohu lagi.
"Ayo cari tempat yang aman dan nyaman untuk kita beristirahat." Perintah Xue Yunlei.
"Bagaimana jika kita beristirahat di kota Jicheng saja." Yao Laohu menawarkan.
"Sepertinya mereka akan berpikir kita pasti akan beristirahat di kota Jicheng, untuk itu menurutku kita tidak perlu memasuki kota Jicheng." Xue Yunlei menanggapi.
"Carilah sebuah pegunungan yang berada jauh dari kota Jicheng agar kita bisa beristirahat disitu." Xue Yunlei mengarahkan kepada Yao Laohu.
"Baik penguasa." Balas Yao Laohu sambil berlari menuju ke tempat yang Xue Yunlei maksudkan.
Mereka pun bergerak kearah utara dari kota Jicheng dan menemukan sebuah pegunungan yang sangat tepat untuk beristirahat.
Saat mereka melakukan perjalanan, Xue Yunlei menghilangkan jejak aura mereka agar tidak bisa ditemukan oleh Raja Iblis dan yang lainnya, sebab menurut Xue Yunlei Bai San dan para pendekar yang berasal dari suku bar-bar pasti tidak lagi akan mengejar mereka.
Sehingga memungkinkan besar hanya Raja Iblis dan para bawahannya yang pasti memiliki niat untuk mengejar mereka.
"Penguasa, sepertinya tempat ini sangat tepat untuk kita gunakan beristirahat." Ucap Yao Laohu yang sudah berhenti berlari.
Dua raja siluman yang lainnya ikut berhenti juga setelah melihat Yao Laohu berhenti.
"Kalian bertiga beristirahatlah terlebih dahulu untuk mengembalikan tenaga kalian...jika tenaga kalian telah sepenuhnya pulih, kita akan kembali melanjutkan perjalanan kita." Ucap Xue Yunlei.
"Baik penguasa." Balas tiga raja siluman itu.
Xue Yunlei segera melompat turun dan diikuti juga oleh Huaxianzi serta Zhuan Zhu.
Huaxianzi dan Zhuan Zhu segera berjalan mendekati Xue Yunlei dan peri itu langsung bertanya "Penguasa, sebenarnya apa yang telah terjadi?."
Zhuan Zhu juga menganggukkan kepalanya menyetujui pertanyaan Huaxianzi karena merasa penasaran dengan apa yang telah terjadi sehingga Xue Yunlei bisa lepas dari pendekar yang mengejar mereka.
"Sebenarnya saat aku ingin menghadang mereka, yang tiba lebih dulu adalah leluhur dari suku bar-bar dan diikuti oleh Raja Iblis."
Xue Yunlei pun terus menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi. Huaxianzi dan Zhuan Zhu mendengar dengan seksama cerita pemuda itu.
Keduanya tidak henti-hentinya dibuat kagum oleh pemuda itu karena bisa lolos dari dua pendekar yang sudah memiliki basis kultivasi diranah saint.
"Itulah yang aku alami sebelumnya...tetapi karena aku merasa tidak percaya dengan raja Iblis itu, sehingga aku memerintahkan untuk kembali berlari secepat mungkin untuk bisa meloloskan diri dari mereka." Tutup Xue Yunlei.
"Penguasa, sepertinya jika kau telah memiliki kultivasi sebagai pendekar dewa surgawi puncak, anda bisa mengalahkan raja Iblis itu."
"Itu mungkin bisa aku lakukan dengan bantuan pedang pusaka milikku, karena jika aku bisa meminjam kekuatannya, pasti kultivasi ku akan meningkat lagi." Balas Xue Yunlei.
"Aku berharap beberapa tahun kedepan aku bisa meningkatkan basis kultivasi ku lagi...jika tidak, pasti aku tidak bisa mengalahkan seorang pendekar diranah saint dan tetap hanya bisa untuk berlari seperti ini." Ucap Xue Yunlei.
"Tetapi untuk sementara ini aku harus menyelesaikan terlebih dahulu urusan ku untuk membalaskan dendam Xiangwei."
"Penguasa, sepertinya untuk membalaskan dendam kakak pertama, harus dipikirkan dengan matang, sebab kekuatan para pendekar yang berada di wilayah barat sama seperti kekuatan para pendekar yang berada di wilayah timur." Ucap Huaxianzi mengingatkan.
Xue Yunlei langsung terdiam setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Huaxianzi. Setelah beberapa saat kemudian Xue Yunlei pun berkata "Sepertinya kau sedang menasihati ku agar meningkatkan terlebih dahulu basis kultivasi ku sebelum membalaskan dendam Xiangwei."
"Apa yang kau pikirkan itu memang benar adanya...sepertinya aku harus meningkatkan terlebih dahulu basis kultivasi ku sebelum pergi membalaskan dendam Xiangwei." Ucap Xue Yunlei.
***
"Saudara Zhi, mengapa kita harus ikut mengantri? Lebih baik kita masuk saja dan membunuh mereka jika menghalangi jalan kita." Ucap Dui Buqi.
"Saudara Dui, kita tidak bisa bertindak seperti itu, sebab kita akan menimbulkan permasalahan yang baru dan tujuan kita yang sebenarnya tidak akan bisa kita selesaikan, sebab akan terganggu dengan tindakan kita sendiri." Balas Zhi Yi.
"Saudara Zhi, menurutku kita memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dari mereka, jadi apa yang harus kita takutkan dari mereka?." Lanjut Dui Buqi.
"Saudara Dui, apa yang kau katakan itu memang benar adanya, tetapi kekuatan serta kemampuan kita pasti ada batasnya." Balas Zhi Yi
"Jika kemampuan kita sudah terkuras oleh pendekar lain dan sosok yang menjadi incaran kita itu menampakkan dirinya, apakah kita sanggup untuk mengalahkan dirinya?." Balas Zhi Yi.
"Yang perlu kau ingat adalah, pemuda itu saja bisa melewati kemampuan leluhur kita, jadi apakah kita mampu untuk mengalahkan dirinya jika energi kita sudah terkuras?."
Mendengarkan apa yang Zhi Yi katakan membuat Dui Buqi tidak bisa lagi berkata-kata untuk membantahnya.
"Saudara Dui, sepertinya apa yang dikatakan oleh saudara Zhi Yi benar adanya...sebab jika kita selalu menggunakan energi qi milik kita untuk sesuatu yang tidak penting itu akan sangat merugikan bagi kita."
"Untuk itu kita harus bersikap yang baik agar kita tidak akan mendapatkan masalah dan menggunakan energi qi yang kita miliki." Tutup Tie Xiao.
Akhirnya mereka bertiga melalui pemeriksaan saat memasuki kota Jicheng.
Namun setelah melihat lencana atau tanda pengenal yang ditunjukkan oleh Zhi Yi, prajurit itu pun segera mempersilahkan tiga orang itu untuk memasuki kota Jicheng.
Hal itu karena sekte gunung kepala putih sangat ditakuti di wilayah bagian timur yang tidak jauh dari kota Jicheng.
"Apakah kalian melihat ada seorang pemuda memasuki kota ini sendiri?."
"Tidak tuan, yang aku ketahui setiap yang masuk di kota Jicheng ini adalah rombongan para pedagang."
"Oh...jadi seperti itu yah? Terima kasih atas informasinya."
"Sepertinya mereka tidak memasuki kota Jicheng ini." Lanjut Zhi Yi memberitahukan kepada dua orang pendekar dewa lainnya.
"Jika menurut saudara Zhi mereka tidak memasuki kota Jicheng ini, kira-kira dimana mereka saat ini?." Tanya Dui Buqi.
Zhi Yi pun segera menatap ke arah pegunungan yang berada di sebelah utara kota Jicheng tanpa mengeluarkan satu kata pun.
"Apakah menurut apa yang saudara Zhi Yi pikirkan pemuda itu berada di hutan itu?." Tanya Dui Buqi menebak.
"Hmmmphh...sepertinya memang demikian, sebab kemampuannya itu pasti memiliki batasan untuk bisa berlari." Ucap Zhi Yi.
"Jika saudara Zhi Yi berpikir seperti itu, ayo kita pergi ke pegunungan itu untuk mengecek apakah pemuda itu beristirahat di hutan itu atau tidak."
"Ayo kita pergi." Ajak Zhi Yi.
Mereka bertiga akhirnya segera pergi untuk memastikan apa yang dipikirkan oleh Zhi Yi agar bisa menangkap Xue Yunlei.
Para prajurit yang berjaga di gerbang kota Jicheng merasa bingung dengan sikap ketiga pendekar sekte aliran hitam itu, sebab mereka bertiga tidak melanjutkan perjalanan untuk memasuki kota Jicheng.
Dalam sekejap mata ketiga pendekar itu langsung menghilang dari pandangan mata para prajurit.
"Sepertinya mereka memiliki basis kultivasi yang jauh berada di atas kita, sebab aku tidak bisa melihat pergerakan mereka." Ucap seorang prajurit.
"Untung saja kita tidak menyinggung mereka, jika kita menyinggung mereka, pasti saat ini kita sudah tidak bisa lagi melihat dunia ini." Lanjut prajurit itu.
Dalam beberapa menit kemudian, akhirnya Zhi Yi dan dua pendekar dewa lainnya kini sudah memasuki hutan dimana Xue Yunlei dan yang lainnya berada.
Ketiga pendekar dewa itu mulai menyisir secara perlahan seluruh wilayah hutan tersebut dan akhirnya bisa menemukan posisi dimana Xue Yunlei dan yang lainnya berada.
~Bersambung~